Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-79/PJ.6/1991
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE-79/PJ.6/1991 TENTANG
PELAKSANAAN TINDAK LANJUT PENAGIHAN AKTIF
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| |
|
| |
|
Diberitahukan bahwa pada tanggal 28 Oktober 1991 yang lalu telah dilaksanakan penyitaan terhadap harta milik Wajib Pajak yang melalaikan kewajibannya untuk melunasi utang PBB nya.
| |
|
| |
|
Untuk lebih jelasnya bersama ini disampaikan pers release tentang penyitaan tersebut yang dimuat pada Harian "Suara Karya".
| |
|
| |
|
Sehubungan dengan hal tersebut diminta perhatian Saudara hal-hal sebagai berikut:
| |
|
| |
|
1.
|
Bagi KP PBB yang sudah melaksanakan SISTEP agar mempersiapkan tindakan penagihan aktif untuk Wajib Pajak-Wajib Pajak yang melalaikan kewajiban pembayaran PBB nya.
|
|
|
|
|
2.
|
Bagi KP PBB yang belum melaksanakan SISTEP tetapi administrasi penagihan/pembayaran PBB nya sudah baik, sehingga dapat diketahui Wajib Pajak-Wajib Pajak yang belum melunasi PBB nya setelah saat/waktu Jatuh Tempo agar dipersiapkan pula tindakan penagihan aktif.
|
|
|
|
|
3.
|
Untuk pertama kalinya tindakan penagihan aktif tersebut agar dilaksanakan terhadap Wajib Pajak-Wajib Pajak dengan ketetapan PBB Rp1.000.000,- atau lebih.
|
|
|
|
|
4.
|
Adapun tindakan penagihan aktif tersebut agar berpedoman pada ketentuan-ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor 14/PJ.6/1990 tanggal 21 Februari 1990 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-12/PJ.6/1991 tanggal 31 Januari 1991.
Sebelum Saudara melaksanakan tindakan penagihan aktif hendaknya administrasi tunggakan harus terlebih dahulu dirapikan dan selalu mengecek data dengan Bank mengenai kemungkinan Wajib Pajak telah membayar.
|
|
|
|
|
5.
|
Tindakan tersebut di atas dimaksudkan agar pelaksanaan Undang-Undang No. 12 tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan dilaksanakan secara penuh serta dalam upaya meningkatkan kesadaran Wajib Pajak dalam memenuhi kewajibannya.
|
|
|
|
|
Demikian untuk dilaksanakan seperlunya.
| |
|
| |
|
1 November 1991
A.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAK
DIREKTUR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN
ttd.
Drs. KARSONO SURJOWIBOWO | |
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.