Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-38/PJ/2012
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE-38/PJ/2012 TENTANG
PENYAMPAIAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 82/PMK.03/2012 TENTANG KRITERIA DAN/ATAU RINCIAN JASA YANG DISEDIAKAN OLEH PEMERINTAH DALAM RANGKA MENJALANKAN PEMERINTAHAN SECARA UMUM YANG TIDAK DIKENAI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| |||
|
|
| ||
|
A.
|
Umum | ||
|
|
Sehubungan dengan telah diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 82/PMK.03/2012 tentang Kriteria dan/atau Rincian Jasa yang Disediakan oleh Pemerintah dalam rangka Menjalankan Pemerintahan secara Umum yang Tidak Dikenai Pajak Pertambahan Nilai, dengan ini perlu disampaikan penegasan atas pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan tersebut.
| ||
|
B.
|
Maksud dan Tujuan | ||
|
|
1.
|
Maksud
| |
|
|
|
Ketentuan ini dibuat agar dapat digunakan sebagai acuan dalam menentukan jenis jasa yang disediakan oleh Pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum, yang tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai.
| |
|
|
2.
|
Tujuan
| |
|
|
|
a.
|
Agar tercapai keseragaman dan pemahaman yang sama dalam melaksanakan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 82/PMK.03/2012.
|
|
|
|
b.
|
Memberikan penjelasan mengenai jenis jasa yang disediakan oleh Pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum, yang tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai
|
|
C.
|
Ruang Lingkup | ||
|
|
Ketentuan ini mengatur penjelasan lebih lanjut jenis jasa yang disediakan oleh Pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum yang tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai.
| ||
|
D.
|
Dasar | ||
|
|
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 82/PMK.03/2012 tentang Kriteria dan/atau Rincian Jasa yang Disediakan oleh Pemerintah dalam rangka Menjalankan Pemerintahan secara Umum yang Tidak Dikenai Pajak Pertambahan Nilai.
| ||
|
E.
|
Materi | ||
|
|
1.
|
Atas penyerahan jasa yang disediakan oleh Pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai.
| |
|
|
2.
|
Jasa yang disediakan oleh Pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum tersebut merupakan:
| |
|
|
|
a.
|
jasa sehubungan dengan kegiatan pelayanan yang hanya dapat dilakukan oleh Pemerintah sesuai kewenangannya berdasarkan peraturan perundang-undangan, dan
|
|
|
|
b.
|
jasa tersebut tidak dapat disediakan oleh bentuk usaha lain.
|
|
|
3.
|
Termasuk dalam pengertian jasa yang disediakan oleh Pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum adalah:
| |
|
|
|
a.
|
Pemberian Izin Mendirikan Bangunan;
|
|
|
|
b.
|
Pemberian Izin Usaha Perdagangan;
|
|
|
|
c.
|
Pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak;
|
|
|
|
d.
|
Pembuatan Kartu Tanda Penduduk;
|
|
|
|
e.
|
Pemberian Hak Paten;
|
|
|
|
f.
|
Pemberian Merk;
|
|
|
|
g.
|
Pemberian Hak Cipta;
|
|
|
|
h.
|
Pembuatan akta kelahiran;
|
|
|
|
i.
|
Pembuatan akta nikah; dan
|
|
|
|
j.
|
Pemberian visa.
|
|
|
4.
|
Apabila terdapat jasa yang disediakan oleh Pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum di luar angka 3 di atas, dan memenuhi jenis jasa pada angka 2, maka atas penyerahan nya tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai sesuai peraturan perundang-undangan.
| |
|
|
5.
|
Apabila Pemerintah melakukan penyerahan jasa selain jasa pada angka 3 dan 4, maka atas penyerahan jasa tersebut dikenai Pajak Pertambahan Nilai sesuai peraturan perundang-undangan.
| |
|
|
|
|
|
|
Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak ini berlaku sejak tanggal ditetapkan
| |||
|
Demikian untuk diketahui dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta disebarluaskan dalam wilayah kerja Saudara masing-masing.
| |||
|
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 3 Agustus 2012 DIREKTUR JENDERAL, ttd A. Fuad Rahmany | |||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.