Peraturan Pemerintah Nomor: 82 Tahun 2007

Perubahan dan Kondisi Terakhir Tidak Berlaku karena Diganti/Dicabut
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 82 TAHUN 2007
 
TENTANG
 
PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 75 TAHUN 2005 TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
 
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
 
 

Menimbang

a.
bahwa adanya teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik yang digunakan untuk memberikan jasa pelayanan penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik yang harus ditetapkan sebagai penerimaan negara bukan pajak, perlu mengubah Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2005 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2005 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia;
b.
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 2 ayat (2) dan ayat (3) serta Pasal 3 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2005 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia;
 
 

Mengingat

1.
Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
2.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3687);
3.
Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1997 tentang Jenis dan Penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3694) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 1998 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1997 tentang Jenis dan Penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1998 Nomor 85, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3760);
4.
Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2005 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 161, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4589) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2005 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4705);
 
 
MEMUTUSKAN:

Menetapkan

PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 75 TAHUN 2005 TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA.
 

Pasal I

Ketentuan dalam lampiran angka IV mengenai Surat Perjalanan Republik Indonesia dari Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2005 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 161, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4589) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2005 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4705), diubah dengan menambah 1 (satu) nomor yakni nomor 16, sehingga keseluruhan lampiran angka IV berbunyi sebagai berikut:
 
JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK
SATUAN
TARIF
IV.
Surat Perjalanan Republik Indonesia:
 
 
 
1.
Paspor biasa 48 halaman untuk WNI perorangan.
per buku
Rp
200.000,00
 
2.
Paspor biasa 24 halaman untuk WNI perorangan.
per buku
Rp
50.000,00
 
3.
Paspor RI untuk orang asing perorangan.
per buku
Rp
500.000,00
 
4.
Surat perjalanan laksana paspor untuk WNI perorangan.
perbuku
Rp
40.000,00
 
5.
Surat perjalanan laksana paspor untuk WNI dua orang atau lebih.
per buku
Rp
50.000,00
 
6.
Surat perjalanan laksana paspor untuk asing perorangan.
per buku
Rp
100.000,00
 
7.
Surat perjalanan laksana paspor untuk orang asing dua orang atau lebih.
per buku
Rp
150.000,00
 
8.
Perubahan surat perjalanan laksana paspor untuk WNI dari SPLP perorangan menjadi SPLP keluarga dua orang atau lebih.
per buku
Rp
30.000,00
 
9.
Perubahan surat perjalanan laksana paspor untuk orang asing dari SPLP perorangan menjadi SPLP keluarga dua orang atau lebih.
per buku
Rp
40.000,00
 
10.
Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena kelalaian.
per buku
Rp
100.000,00
 
11.
Paspor biasa 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena kelalaian.
per buku
Rp
400.000,00
 
12.
Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam.
per buku
Rp
50.000,00
 
13.
Paspor biasa 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam.
per buku
Rp
200.000,00
 
14.
Pas lintas batas perorangan.
per buku
Rp
10.000,00
 
15.
Pas lintas batas keluarga.
per buku
Rp
15.000,00
 
16.
Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik.
per buku
Rp
55.000,00
JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK
SATUAN
TARIF
IV.
Surat Perjalanan Republik Indonesia:
 
 
 
1.
Paspor biasa 48 halaman untuk WNI perorangan.
per buku
Rp
200.000,00
 
2.
Paspor biasa 24 halaman untuk WNI perorangan.
per buku
Rp
50.000,00
 
3.
Paspor RI untuk orang asing perorangan.
per buku
Rp
500.000,00
 
4.
Surat perjalanan laksana paspor untuk WNI perorangan.
perbuku
Rp
40.000,00
 
5.
Surat perjalanan laksana paspor untuk WNI dua orang atau lebih.
per buku
Rp
50.000,00
 
6.
Surat perjalanan laksana paspor untuk asing perorangan.
per buku
Rp
100.000,00
 
7.
Surat perjalanan laksana paspor untuk orang asing dua orang atau lebih.
per buku
Rp
150.000,00
 
8.
Perubahan surat perjalanan laksana paspor untuk WNI dari SPLP perorangan menjadi SPLP keluarga dua orang atau lebih.
per buku
Rp
30.000,00
 
9.
Perubahan surat perjalanan laksana paspor untuk orang asing dari SPLP perorangan menjadi SPLP keluarga dua orang atau lebih.
per buku
Rp
40.000,00
 
10.
Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena kelalaian.
per buku
Rp
100.000,00
 
11.
Paspor biasa 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena kelalaian.
per buku
Rp
400.000,00
 
12.
Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam.
per buku
Rp
50.000,00
 
13.
Paspor biasa 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam.
per buku
Rp
200.000,00
 
14.
Pas lintas batas perorangan.
per buku
Rp
10.000,00
 
15.
Pas lintas batas keluarga.
per buku
Rp
15.000,00
 
16.
Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik.
per buku
Rp
55.000,00
JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK
SATUAN
TARIF
IV.
Surat Perjalanan Republik Indonesia:
 
 
 
1.
Paspor biasa 48 halaman untuk WNI perorangan.
per buku
Rp
200.000,00
 
2.
Paspor biasa 24 halaman untuk WNI perorangan.
per buku
Rp
50.000,00
 
3.
Paspor RI untuk orang asing perorangan.
per buku
Rp
500.000,00
 
4.
Surat perjalanan laksana paspor untuk WNI perorangan.
perbuku
Rp
40.000,00
 
5.
Surat perjalanan laksana paspor untuk WNI dua orang atau lebih.
per buku
Rp
50.000,00
 
6.
Surat perjalanan laksana paspor untuk asing perorangan.
per buku
Rp
100.000,00
 
7.
Surat perjalanan laksana paspor untuk orang asing dua orang atau lebih.
per buku
Rp
150.000,00
 
8.
Perubahan surat perjalanan laksana paspor untuk WNI dari SPLP perorangan menjadi SPLP keluarga dua orang atau lebih.
per buku
Rp
30.000,00
 
9.
Perubahan surat perjalanan laksana paspor untuk orang asing dari SPLP perorangan menjadi SPLP keluarga dua orang atau lebih.
per buku
Rp
40.000,00
 
10.
Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena kelalaian.
per buku
Rp
100.000,00
 
11.
Paspor biasa 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena kelalaian.
per buku
Rp
400.000,00
 
12.
Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam.
per buku
Rp
50.000,00
 
13.
Paspor biasa 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam.
per buku
Rp
200.000,00
 
14.
Pas lintas batas perorangan.
per buku
Rp
10.000,00
 
15.
Pas lintas batas keluarga.
per buku
Rp
15.000,00
 
16.
Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik.
per buku
Rp
55.000,00
 

Pasal II

Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal 2 Januari 2008.
 
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.
 
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 28 Desember 2007
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd
DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
 
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 28 Desember 2007
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
ttd
ANDI MATTALATTA
 
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2007 NOMOR 171
 

PENJELASAN

ATAS
 
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 82 TAHUN 2007
 
TENTANG
 
PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 75 TAHUN 2005 TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
 
 
I.
UMUM
 
Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat mengenai jasa keimigrasian agar kualitas dokumen Surat Perjalanan Republik Indonesia memenuhi standar internasional sebagaimana direkomendasikan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO) serta meningkatkan kualitas pengamanannya maka perlu penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik. Oleh karena itu, Pemerintah perlu mengatur dan menetapkan jenis dan tarif atas jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik sebagai jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, dengan mengubah Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2005 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2005 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.
 
 
II.
PASAL DEMI PASAL
 
Pasal I
Cukup jelas.
Pasal II
Cukup jelas.
 
 
TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4799
Background
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.