Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 35/KMK.01/2014
Perubahan dan Kondisi Terakhir Tidak Berlaku karena Diganti/Dicabut
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 35/KMK.01/2014 TENTANG
PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 187/KMK.01/2010 TENTANG STANDAR PROSEDUR OPERASI (STANDARD OPERATING PROCEDURE) LAYANAN UNGGULAN KEMENTERIAN KEUANGAN
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
| ||||||
Menimbang | ||||||
|
a.
|
bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas dan menjamin kepastian pelayanan publik Kementerian Keuangan sesuai dengan tugas dan fungsi serta asas-asas tata kelola pemerintahan yang baik, perlu melakukan perubahan terhadap Standar Operasional Prosedur Layanan Unggulan Kementerian Keuangan sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 187/KMK.01/2010 tentang Standar Prosedur Operasi (Standard Operating Procedure) Layanan Unggulan Kementerian Keuangan;
| |||||
|
b.
|
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Keputusan Menteri Keuangan tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Keuangan Nomor 187/KMK.01/2010 Tentang Standar Prosedur Operasi (Standard Operating Procedure) Layanan Unggulan Kementerian Keuangan;
| |||||
|
|
| |||||
Mengingat | ||||||
|
1.
|
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
| |||||
|
2.
|
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.01/2006 tentang Pedoman Penyusunan Standar Prosedur Operasi (Standard Operating Procedures) Di Lingkungan Departemen Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PM.1/2007;
| |||||
|
3.
|
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 187/KMK.01/2010 tentang Standar Prosedur Operasi (Standard Operating Procedure) Layanan Unggulan Kementerian Keuangan;
| |||||
|
4.
|
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 347/KMK.01/2012 tentang Standar Penyusunan Layanan Unggulan (Quick Wins) Di Lingkungan Kementerian Keuangan;
| |||||
|
|
| |||||
|
MEMUTUSKAN:
| ||||||
Menetapkan | ||||||
|
KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 187 /KMK.01/2010 TENTANG STANDAR PROSEDUR OPERASI (STANDARD OPERATING PROCEDURE) LAYANAN UNGGULAN KEMENTERIAN KEUANGAN.
| ||||||
|
| ||||||
Pasal I | ||||||
|
Beberapa ketentuan dan lampiran dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 187/KMK.01/2010 tentang Standar Prosedur Operasi (Standard Operating Procedure) Layanan Unggulan Kementerian Keuangan, diubah sebagai berikut:
| ||||||
|
1.
|
Ketentuan Diktum KEEMPAT diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
| |||||
|
|
KEEMPAT
|
:
|
Jenis SOP Layanan Unggulan terdiri dari pelayanan di bidang:
| |||
|
|
|
|
|
a.
|
anggaran;
|
|
|
|
|
|
|
b.
|
perpajakan;
|
|
|
|
|
|
|
c.
|
kepabeanan dan cukai;
|
|
|
|
|
|
|
d.
|
perbendaharaan;
|
|
|
|
|
|
|
e.
|
kekayaan negara dan lelang;
|
|
|
|
|
|
|
f.
|
perimbangan keuangan;
|
|
|
|
|
|
|
g.
|
pengelolaan utang;
|
|
|
|
|
|
|
h.
|
kesekretariatan;
|
|
|
|
|
|
|
i.
|
pengaduan masyarakat; dan
|
|
|
|
|
|
|
j.
|
pendidikan dan pelatihan keuangan.
|
|
|
2.
|
Lampiran V, Lampiran VI, dan Lampiran VII diubah sehingga menjadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran I, Lampiran II, dan Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.
| |||||
|
3.
|
Lampiran VIII dihapus.
| |||||
|
|
| |||||
Pasal II | ||||||
|
Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
| ||||||
|
Salinan Keputusan Menteri ini disampaikan kepada:
| ||||||
|
1.
|
Wakil Menteri Keuangan I;
| |||||
|
2.
|
Wakil Menteri Keuangan II;
| |||||
|
3.
|
Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, para Direktur Jenderal, dan para Kepala Badan di lingkungan Kementerian Keuangan;
| |||||
|
4.
|
Para Staf Ahli Menteri Keuangan;
| |||||
|
5.
|
Para Kepala Biro, para Inspektur, para Sekretaris Direktorat Jenderal/Badan, para Direktur, dan para Kepala Pusat di lingkungan Kementerian Keuangan.
| |||||
|
|
| |||||
|
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 3 Februari 2014 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd.
MUHAMAD CHATIB BASRI | ||||||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.