Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor: 1 Tahun 2026
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
SURAT EDARAN MAHKAMAH AGUNG
NOMOR 1 TAHUN 2026
NOMOR 1 TAHUN 2026
TENTANG
PEDOMAN IMPLEMENTASI KUHP 2023 DAN KUHAP 2025
|
|
|
|
|
|
|
Sehubungan dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, Mahkamah Agung memandang perlu memberikan petunjuk dalam rangka:
| ||||
|
|
|
|
|
|
|
1.
|
menjaga kesatuan dan konsistensi penerapan KUHP 2023 dan KUHAP 2025 dalam praktik peradilan perkara pidana atau jinayat;
| |||
|
2.
|
memastikan kelancaran penyelenggaraan peradilan dan menghindari terjadinya multitafsir terhadap norma yang diatur dalam KUHP 2023 dan KUHAP 2025;
| |||
|
3.
|
menjadikan seluruh hasil pembahasan kelompok kerja implementasi KUHP 2023 dan KUHAP 2025 sebagai lampiran yang tidak dapat dipisahkan dan diberlakukan sebagai pedoman dalam penanganan perkara pidana atau jinayat.
| |||
|
|
|
|
|
|
|
Demikian untuk diperhatikan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
| ||||
|
|
|
|
|
|
|
Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 2 Januari 2026
KETUA MAHKAMAH AGUNG
REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
SUNARTO
| ||||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.