Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-195/PJ./2002
Diralat
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE-195/PJ./2002 TENTANG
PENGOLAHAN DATA PENERIMAAN, SURAT PEMBERITAHUAN PERUBAHAN NAMA DAN/ATAU KODE KPP, PERMINTAAN RELOKASI ULANG DATA MASTER FILE WAJIB PAJAK DAN PENUNJUKAN UNIT PENERIMA SSP LEMBAR KE-2
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| |||||||
|
Sehubungan telah dilaksanakannya pemecahan data Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan sebagai tindak lanjut dari rangkaian Surat Edaran Seri Reorg-01 sampai dengan Reorg-09 (terutama yang berkaitan dengan aspek Informasi Perpajakan), dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:
| |||||||
|
I.
|
Pengolahan Data Penerimaan.
| ||||||
|
|
1.
|
Pemrosesan SSP lembar ke-2 yang diterima dengan pengantar DA.08.01 sampai dengan tanggal 31 Desember 2001, mulai dari kegiatan perekaman sampai dengan pencetakan Laporan Penerimaan Pajak menjadi tanggung jawab KPP Lama.
| |||||
|
|
2.
|
Pemrosesan SSP lembar ke-2 yang diterima dengan pengantar DA.08.01 mulai tanggal 01 Januari 2002, dilakukan sebagai berikut:
| |||||
|
|
|
2.1.
|
Dalam hal KPKN mengirimkan SSP lembar ke-2 (milik KPP lama dan KPP Baru) ke KPP Lama, maka KPP Lama harus:
| ||||
|
|
|
|
a.
|
merekam perekam seluruh SSP lembar ke-2 sesuai prosedur yang berlaku;
| |||
|
|
|
|
b.
|
mencetak Daftar Nominatif SSP lembar ke-2 baik milik KKP Lama maupun KPP Baru;
| |||
|
|
|
|
c.
|
melakukan sortasi fisik (memisahkan) SSP lembar ke-2 sesuai dengan daftar nominatif tersebut pada butir b;
| |||
|
|
|
|
d.
|
menyerahkan daftar nominatif serta fisik SSP lembar ke-2 milik KPP Baru ke KPP baru;
| |||
|
|
|
|
e.
|
merekam data Mutasi Pajak baik Pemindahbukuan maupun SPMKP Yang Telah Diuangkan yang sudah ditandatangani oleh masing-masing KPP;
| |||
|
|
|
|
f.
|
mencetak Laporan Penerimaan Pajak untuk KPP Lama dan KPP Baru, untuk ditandatangani oleh masing-masing KPP.
| |||
|
|
|
2.2.
|
Dalam hal KPKN mengirimkan SSP lembar ke-2 ke masing-masing KPP (KPP lama dan KPP Baru), maka:
| ||||
|
|
|
|
a.
|
seluruh kegiatan mulai dari perekaman SSP lembar ke-2 sampai dengan pencetakan Laporan Penerimaan Pajak, dilakukan oleh masing-masing KPP;
| |||
|
|
|
|
b.
|
untuk mendapatkan laporan penerimaan yang sesungguhnya, KPP Baru menginformasikan ke Direktur Informasi Perpajakan u.p. Subdit PSAI untuk melakukan rekonsiliasi data SSP lembar ke-2 yang sudah direkam oleh KPP Lama sejak Januari 2002 sampai dengan saat KPP Baru mulai merekam SSP lembar ke-2;
| |||
|
|
|
|
c.
|
rekonsiliasi data SSP lembar ke-2 dimaksud akan dilakukan secara on-line dari Kantor Pusat atau dengan kunjungan langsung ke KPP yang bersangkutan dalam hal tidak ada jaringan komunikasi secara langsung.
| |||
|
II.
|
Surat Pemberitahuan perubahan nama KPP dan atau kode KPP.
| ||||||
|
|
Mengingat masih adanya keraguan sebagai KPP dalam pengiriman Surat Pemberitahuan tentang perubahan nama KPP dan/atau kode KPP, maka kepada KPP yang belum mengirimkan pemberitahuan kepada WP, agar:
| ||||||
|
|
1.
|
KPP yang hanya berubah nama KPP-nya saja, segera mengirimkan pemberitahuan perubahan nama KPP tersebut sesuai dengan contoh pada lampiran 1 Surat Edaran Dirjen Pajak ini;
| |||||
|
|
2.
|
KPP yang berubah Nama dan Kode KPP, segera mengirimkan pemberitahuan perubahan tersebut sesuai dengan contoh pada lampiran 2 dan lampiran 3 Surat Edaran Dirjen Pajak ini;
| |||||
|
|
3.
|
Surat Pemberitahuan pada butir 1 dan 2 di atas diselesaikan paling lambat tanggal 1 Mei 2002, dengan masa berlaku mulai tanggal 1 Mei 2002.
| |||||
|
III.
|
Permintaan relokasi (penempatan kembali) data Master File Wajib Pajak.
| ||||||
|
|
Permintaan untuk relokasi data Master File Wajib Pajak Pasca Pemecahan data KPP dengan alasan kekeliruan dalam mencantumkan Kode Wilayah, dapat dilaksanakan oleh Direktorat Informasi Perpajakan, dengan ketentuan:
| ||||||
|
|
1.
|
KPP Lama dan KPP Baru melakukan koordinasi dan verifikasi tentang data Master File WP yang akan di-relokasi-kan;
| |||||
|
|
2.
|
KPP Lama dan KPP Baru menandatangani Berita Acara relokasi data Master File WP;
| |||||
|
|
3.
|
Kantor Wilayah atasan KPP yang bersangkutan, memberikan persetujuan tentang pelaksanaan relokasi data Master File WP;
| |||||
|
|
4.
|
Berita Acara relokasi data Master File WP agar disampaikan ke Direktorat Informasi Perpajakan.
| |||||
|
IV.
|
Penunjukan unit penerima SPP lembar ke-2 dan dokumen ikutannya.
| ||||||
|
|
Sementara belum ada pengaturan dari Kantor Pusat, Kantor Wilayah DJP agar segera mengirimkan daftar nama dan alamat KPP di wilayahnya ke KPKN untuk keperluan pengiriman SSP lembar ke-2.
Apabila masih ditemukan permasalahan lain dalam pengoperasikan SIP, KPP agar menyampaikan permasalahan tersebut ke Kantor Pusat Ditjen Pajak u.p. Direktorat Informasi Perpajakan.
| ||||||
|
| |||||||
|
Demikian untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
| |||||||
|
| |||||||
|
15 April 2002
DIREKTUR JENDERAL,
ttd
HADI POERNOMO
| |||||||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.