Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-16/PJ.53/2002
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE-16/PJ.53/2002 TENTANG
KERTAS METERAI
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| |
|
Berdasarkan Pasal 7 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai diatur bahwa Bea Meterai atas dokumen dilunasi dengan cara:
| |
|
a.
|
menggunakan Benda Meterai;
|
|
b.
|
menggunakan cara lain yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan;
|
|
| |
|
Benda Meterai yang digunakan untuk pelunasan Bea Meterai selama ini adalah meterai tempel dan kertas meterai. Sehubungan dengan tingginya biaya untuk pencetakan kertas meterai dan rendahnya permintaan masyarakat atas kertas meterai, Direktorat Jenderal Pajak secara bertahap mengurangi pencetakan kertas meterai.
| |
|
| |
|
Sehubungan dengan hal-hal tersebut di atas, dengan ini diinstruksikan kepada Saudara agar mensosialisasikan kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang masyarakatnya terbiasa menggunakan kertas meterai untuk pelunasan Bea Meterai, agar menggantikan pelunasan Bea Meterainya dengan menggunakan meterai tempel.
| |
|
| |
|
Demikian untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
| |
|
| |
|
11 Juni 2003
DIREKTUR JENDERAL,
ttd.
HADI POERNOMO
| |
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.