Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-04/PJ.71/1992
Sudah Tidak Berlaku karena Diganti/Dicabut
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE-04/PJ.71/1992 TENTANG
PENERBITAN DAN PENGISIAN LP2/DKHP (SERI PEMERIKSAAN - 75)
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| |||
|
|
| ||
|
Dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-43/PJ.71/1989 tanggal 30 September 1989 (Seri Pemeriksaan 62) telah diatur tentang penerbitan, penyaluran dan pengisian LP2/DKHP.
| |||
|
| |||
|
Mengingat bahwa atas setiap pemeriksaan yang dilakukan harus meliputi semua jenis pajak yang menjadi kewajiban dari Wajib Pajak, maka LP2/DKHP yang diatur dalam surat edaran tersebut sudah tidak sesuai lagi karena hanya menyangkut jenis pajak PPh Pasal 25/29 saja, sehingga perlu dilakukan pengaturan mengenai LP2/DKHP yang dapat melaporkan hasil pemeriksaan atas semua jenis pajak yang diperiksa.
| |||
|
| |||
|
Hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai LP2/DKHP yang baru ini adalah sebagai berikut:
| |||
|
1.
|
Bentuk dan Isi LP2/DKHP.
| ||
|
|
Bentuk LP2/DKHP yang baru ini adalah sama dengan bentuk LP2/DKHP yang lama, hanya mengenai isinya diadakan beberapa perubahan, penambahan dan pengurangan, yaitu mengenai:
| ||
|
|
1.1.
|
Unsur LP2/DKHP yang dilakukan perubahan adalah:
| |
|
|
|
-
|
Kriteria pemilihan SPT
|
|
|
|
-
|
Nomor pengawasan pemeriksaan SPT
|
|
|
|
-
|
Pajak terhutang menurut SPT
|
|
|
|
-
|
Pajak terhutang menurut Pemeriksaan
|
|
|
|
-
|
Jumlah jam pemeriksaan
|
|
|
|
-
|
Kode penyelesaian
|
|
|
1.2.
|
Unsur LP2/DKHP yang dikurangi adalah:
| |
|
|
|
-
|
Kadaluwarsa
|
|
|
|
-
|
Golongan PGPS Pemeriksa
|
|
|
|
-
|
Pendidikan Teknis Pemeriksa
|
|
|
1.3.
|
Unsur LP2/DKHP yang ditambah:
| |
|
|
|
-
|
Laporan Keuangan, diperiksa/tidak diperiksa Akuntan Publik dan Pernyataan Akuntan.
|
|
|
Penjelasan secara rinci mengenai perubahan-perubahan/penambahan tersebut adalah sebagaimana diuraikan pada lampiran Surat Edaran ini.
| ||
|
| |||
|
2.
|
Pengiriman LP2/DKHP.
| ||
|
|
Lembar pertama dari setiap formulir LP2/DKHP yang diterbitkan oleh Pusat PDIP tanpa kecuali setelah diisi lengkap sesuai dengan petunjuk pengisian, harus dikirimkan kembali ke Direktorat Pemeriksaan Pajak selambat-lambatnya tanggal 10 bulan berikutnya dengan menggunakan surat pengantar seperti contoh pada lampiran.
Apabila dalam suatu bulan tidak ada formulir LP2/DKHP yang dikirim ke Direktorat Pemeriksaan Pajak, surat pengantar tetap dikirimkan dan diberikan penjelasan bahwa LP2/DKHP yang dikirim pada bulan yang bersangkutan adalah nihil.
| ||
|
| |||
|
Demikian untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
| |||
|
| |||
|
20 April 1992
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
ttd
MAR'IE MUHAMMAD | |||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.