Surat Direktur Jenderal Pajak Nomor: S-1818/PJ.51/1997
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR S-1818/PJ.51/1997 TENTANG
RUMUS BESARNYA SUBSIDI PPNBM
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| |||
|
Memenuhi permintaan Saudara dalam kesempatan rapat pada tanggal 18 Juni 1997 perihal seperti pada pokok surat, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:
| |||
|
1.
|
Besarnya jumlah subsidi PPnBM untuk kendaraan bermotor (Mobnas) dipengaruhi oleh besarnya tarif Bea Masuk, tarif PPnBM, dan kandungan lokal yang dimiliki oleh kendaraan bermotor tersebut.
| ||
|
2.
|
Tarif PPnBM untuk kendaraan bermotor prosentasenya bervariasi antara 20% hingga 35% yang dihitung dengan Dasar Pengenaan Pajak (DPP). Yang dimaksud DPP adalah jumlah Harga Jual atau Penggantian atau Nilai Impor yang dipakai sebagai dasar untuk menghitung pajak yang terutang.
| ||
|
|
Komponen-komponen untuk menghitung besarnya PPnBM adalah berasal dari penjumlahan Nilai Impor (CIP), Bea Masuk, dan biaya-biaya lainnya.
| ||
|
3.
|
Apabila variabel lainnya konstan, maka penghitungan besarnya subsidi PPnBM dapat dilakukan sebagai berikut:
| ||
|
|
Bila diumpamakan jumlah subsidi Bea Masuk sebesar "T", maka besarnya subsidi PPnBM karena adanya subsidi Bea Masuk adalah:
| ||
|
|
a.
|
-
|
Bila tarif PPnBM 20%, maka 20/130 x "T"
|
|
|
|
-
|
Bila tarif PPnBM 35%, maka 35/145 x "T"
|
|
|
b.
|
Angka 130 atau 145 berasal dari:
| |
|
|
|
-
|
Dasar Pengenaan Pajak = 100%
|
|
|
|
-
|
PPN = 10%
|
|
|
|
-
|
PPnBM (20% atau 35%) = 20%
|
|
|
|
-
|
Jumlah koefisien = 130%
|
|
|
Contoh:
Misalnya Harga Jual kendaraan bermotor oleh Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) Rp 50 juta inklusif PPN dan PPnBM sedang tarif PPnBM-nya 35%, maka PPnBM dihitung sebagai berikut:
| ||
|
|
35/145 x Rp50 Juta = Rp 12.068.965,-
| ||
|
|
Perlu kami tambahkan bahwa PPnBM dikenakan satu kali pada level penyerahan ATPM atau pada waktu impor (untuk CBU).
| ||
|
|
| ||
|
Demikian untuk dimaklumi.
| |||
|
27 Juni 1997
DIREKTUR PAJAK PERTAMBAHAN NILAI
DAN PAJAK TIDAK LANGSUNG LAINNYA
ttd.
SAROYO ATMOSUDARMO | |||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.