Surat Direktur Jenderal Pajak Nomor: S-172/PJ.5.1/1991
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR S-172/PJ.5.1/1991 TENTANG
PPN ATAS JASA BANDARA
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| ||
|
| ||
|
Sehubungan dengan surat Saudara Nomor XXX tanggal 6 Nopember 1990 perihal tersebut pada pokok surat, dengan ini dijelaskan bahwa jasa-jasa pelabuhan udara yang digunakan oleh Perwakilan Perusahaan Penerbangan Asing berupa:
| ||
|
1.
|
Jasa Persewaan ruangan yang digunakan sebagai:
| |
|
|
a.
|
Kantor Pimpinan/Staf Perwakilan di lingkungan Bandara.
|
|
|
b.
|
Executive Lounge penumpang.
|
|
|
c.
|
Gudang spare parts, terutang PPN.
|
|
2.
|
Jasa penyewaan tanah/lahan yang digunakan sebagai lokasi penempatan pesawat udara untuk jalur penerbangan international dikecualikan dari pengenaan PPN.
| |
|
3.
|
Namun demikian jasa penyewaan tanah/lahan yang digunakan sebagai lokasi penempatan peralatan dan kendaraan (bukan pesawat udara) tetap terutang PPN.
| |
|
4.
|
Pas Bandar Udara untuk tanda pengenal keluar masuk Bandara terutang PPN.
| |
|
5.
|
Jasa penyewaan telepon extention yang digunakan oleh Perwakilan Penerbangan Asing dalam menjalankan kegiatannya di Bandara, terutang PPN.
| |
|
|
| |
|
Demikian penjelasan kami untuk menjadi maklum.
| ||
|
| ||
|
30 Januari 1991
DIREKTUR JENDERAL PAJAK
ttd.
DRS. MAR'IE MUHAMMAD | ||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.