Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor: KEP-424/PJ.4/1985
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR KEP-424/PJ.4/1985 TENTANG
TATA CARA PENERBITAN SURAT PERINTAH MEMBAYAR KEMBALI PAJAK DIREKTUR JENDERAL PAJAK, | ||
|
|
|
|
|
|
|
|
Menimbang | ||
|
a.
|
bahwa untuk memberikan kemudahan dan kepastian hukum serta meningkatkan pelayanan masyarakat dalam pembayaran kembali kelebihan pajak untuk segala jenis pajak negara, dipandang perlu adanya pengaturan mengenai tata cara penerbitan SPMKP;
| |
|
b.
|
bahwa oleh karena itu dipandang perlu untuk mengatur hal tersebut di atas dengan Keputusan Direktur Jenderal Pajak;
| |
|
|
|
|
Mengingat | ||
|
1.
|
Pasal 11 ayat (4) Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (Lembaran Negara Tahun 1983 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Nomor 362);
| |
|
2.
|
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 950/KMK.04/1983 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Keputusan Kelebihan Pembayaran Pajak, Perhitungan dan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak;
| |
|
3.
|
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 823/KMK.04/1985 tentang Tata Cara Pengembalian Kelebihan Angsuran Pajak;
| |
|
4.
|
Keputusan Menteri keuangan Nomor 824/KMK.04/1985 tentang Tata Cara Pembayaran Kembali Kelebihan Angsuran/Pembayaran Pajak Melalui Bank;
| |
|
5.
|
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1083/KMK.01/1984 tentang Tata Cara Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Pertambahan Nilai;
| |
|
|
|
|
|
MEMUTUSKAN:
| ||
Menetapkan | ||
|
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK TENTANG TATA CARA PENERBITAN SURAT PERINTAH MEMBAYAR KEMBALI PAJAK.
| ||
|
|
|
|
Pasal 1 | ||
|
Tata cara pembayaran kembali kelebihan angsuran/pembayaran pajak melalui Bank sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 824/KMK.04/1985 sepanjang pengaturan mengenai penerbitan SPMKP, penguangan SPMKP pada Bank Tunggal Kas Negara, penggunaan formulir SPMKP dan lain-lain pengaturan yang berkaitan dengan SPMKP, berlaku bagi pengambilan segala jenis pajak negara.
| ||
|
|
|
|
Pasal 2 | ||
|
Dengan berlakunya ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 maka:
| ||
|
a.
|
penguangan SPMKP hanya dapat dilakukan pada Bank Tunggal Kas Negara;
| |
|
b.
|
formulir SPMKP bentuk lama tidak berlaku lagi.
| |
|
|
|
|
Pasal 3 | ||
|
(1)
|
SPMKP berdasarkan tata cara lama yang belum diuangkan pada tanggal keputusan ini ditetapkan, masih dapat diuangkan di Kas Negara sampai dengan tanggal 26 Oktober 1985.
| |
|
(2)
|
SPMKP berdasarkan tata cara lama yang pada tanggal 26 Oktober 1985 belum diuangkan harus dibatalkan dan diperbaharui sesuai dengan tata cara sebagaimana dimaksud dalam pasal 1.
| |
|
|
|
|
Pasal 4 | ||
|
Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
| ||
|
|
|
|
|
Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 15 OKTOBER 1985 DIREKTUR JENDERAL PAJAK ttd. Drs. SALAMUN A.T. | ||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.