Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-14/BC/1997
Sudah Tidak Berlaku karena Diganti/Dicabut
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI
NOMOR KEP-14/BC/1997 TENTANG
BENTUK DAN TATACARA PENGISIAN DEKLARASI NILAI PABEAN
DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI,
| |
|
| |
Menimbang | |
|
bahwa dalam rangka melaksanakan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: KEP-690/KMK.05/1996 tanggal 18 Desember 1996 tentang Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk secara efektif dan efisien perlu diatur ketentuan tentang bentuk dan tata cara pengisian Deklarasi Nilai Pabean.
| |
|
| |
Mengingat | |
|
a.
|
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3612).
|
|
b.
|
Keputusan Menteri keuangan Republik Indonesia Nomor: KEP-690/KMK.05/1996 tanggal 18 Desember 1996 tentang Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea masuk.
|
|
c.
|
Keputusan Menteri keuangan Republik Indonesia Nomor: KEP-25/KMK.05/1997 tanggal 15 Januari 1997 tentang Tatalaksana Pabean di Bidang Impor.
|
|
d.
|
Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-10/BC/1997 tanggal 31 Januari 1997 tentang Penunjuk Umum Pelaksanaan Tatalaksana Kepabeanan di Bidang Impor.
|
|
|
|
|
MEMUTUSKAN:
| |
Menetapkan | |
|
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI TENTANG BENTUK DAN TATACARA PENGISIAN DEKLARASI NILAI PABEAN.
| |
|
|
|
Pasal 1 | |
|
Deklarasi Nilai Pabean adalah dokumen yang dibuat oleh importir atau kuasanya yang berisi pernyataan tentang fakta berkaitan dengan transaksi jual beli barang yang diimpornya.
| |
|
|
|
Pasal 2 | |
|
(1)
|
Deklarasi Nilai Pabean sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dibuat dan diserahkan kepada Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam hal nilai pabean yang diberitahukan dalam PIB diragukan kebenarannya sebagai nilai transaksi barang impor yang bersangkutan.
|
|
(2)
|
Deklarasi Nilai Pabean diserahkan paling lambat dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah tanggal pengiriman pemberitahuan untuk penyerahan Deklarasi Nilai Pabean.
|
|
(3)
|
Dalam hal Deklarasi Nilai Pabean tidak diserahkan dalam waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), nilai pabean dapat ditetapkan tidak berdasarkan nilai transaksi barang impor yang bersangkutan.
|
|
|
|
Pasal 3 | |
|
Penyerahan Deklarasi Nilai Pabean sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, tidak diwajibkan terhadap barang impor yang:
| |
|
a.
|
tidak ada nilai transaksinya;
|
|
b.
|
pengeluarannya dari kawasan pabean dengan tujuan diimpor untuk dipakai tidak menggunakan PIB.
|
|
|
|
Pasal 4 | |
|
Bentuk dan tatacara pengisian Deklarasi Nilai Pabean ditetapkan sesuai lampiran I dan II Keputusan ini.
| |
|
| |
Pasal 5 | |
|
Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal 1 April 1997.
| |
|
| |
|
Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 21 Februari 1997
Direktur Jenderal
ttd.
Soehardjo
| |
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.