Perda Kabupaten Sleman Nomor: 3 Tahun 2016
Status tidak tersedia
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
PERATURAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN
NOMOR 3 TAHUN 2016 TENTANG
PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG RETRIBUSI TEMPAT REKREASI DAN OLAHRAGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SLEMAN, | ||||
|
|
|
|
|
|
Menimbangan | ||||
|
a.
|
bahwa hasil peninjauan kembali menunjukkan beberapa tarif retribusi tempat rekreasi dan olahraga sudah tidak sesuai dengan indeks harga dan perkembangan perekonomian serta terdapat penambahan objek retribusi tempat rekreasi dan olahraga;
| |||
|
b.
|
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a perlu menetapkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2010 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga;
| |||
|
|
|
|
|
|
Mengingat | ||||
|
1.
|
Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
| |||
|
2.
|
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 44);
| |||
|
3.
|
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5049);
| |||
|
4.
|
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
| |||
|
5.
|
Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tentang Penetapan Mulai Berlakunya Undang-Undang 1950 Nomor 12, 13, 14 dan 15 Dari Hal Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten di Jawa Timur/Tengah/Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 59);
| |||
|
6.
|
Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2010 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga (Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2010 Nomor 1 Seri C, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Nomor 33);
| |||
|
|
|
|
|
|
|
Dengan Persetujuan Bersama
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN SLEMAN dan BUPATI SLEMAN | ||||
|
|
|
|
|
|
|
MEMUTUSKAN:
| ||||
Menetapkan | ||||
|
PERATURAN DAERAH TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG RETRIBUSI TEMPAT REKREASI DAN OLAHRAGA.
| ||||
|
|
|
|
|
|
Pasal I | ||||
|
Beberapa ketentuan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2010 tentang Retribusi Tempat Rekreasi Tempat Rekreasi dan Olahraga (Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2010 Nomor 1 Seri C, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Nomor 33) diubah sebagai berikut:
| ||||
|
|
|
|
|
|
|
1.
|
Ketentuan Pasal 9 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
| |||
|
|
|
|
|
|
|
|
Pasal 9
| |||
|
|
(1)
|
Tarif retribusi ditetapkan sebagai berikut:
| ||
|
|
|
a.
|
untuk objek tempat rekreasi tercantum dalam Lampiran I; dan
| |
|
|
|
b.
|
untuk objek tempat olahraga tercantum dalam Lampiran II.
| |
|
|
(2)
|
Pengecualian atas pengenaan tarif retribusi untuk retribusi wisata alam berlaku bagi:
| ||
|
|
|
a.
|
pengunjung dengan usia kurang dari 5 (lima) tahun;
| |
|
|
|
b.
|
penduduk setempat pada tempat rekreasi wisata alam;
| |
|
|
|
c.
|
mereka yang menjalankan tugas dinas pemerintahan dan tamu pemerintah daerah; dan
| |
|
|
|
d.
|
kendaraan angkutan umum beserta sopir dan kondektur yang mempunyai trayek tetap menuju tempat rekreasi dan olahraga.
| |
|
|
(3)
|
Lampiran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini.
| ||
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Ketentuan Pasal 10 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
| |||
|
|
|
|
|
|
|
|
Pasal 10
| |||
|
|
Pengunjung dari pelajar/mahasiswa/instansi/lembaga lainnya yang datang secara berombongan ke objek wisata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dapat diberikan keringanan pembayaran sebesar:
| |||
|
|
a.
|
25% (dua puluh lima persen) dari tarif retribusi untuk jumlah pengunjung paling sedikit 25 (dua puluh lima) orang; atau
| ||
|
|
b.
|
50% (lima puluh persen) dari tarif retribusi untuk jumlah pengunjung paling sedikit 100 (seratus) orang.
| ||
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Pasal 11 dihapus.
| |||
|
|
|
|
|
|
Pasal II | ||||
|
Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
| ||||
|
|
|
|
|
|
|
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Sleman.
| ||||
|
|
|
|
|
|
|
Ditetapkan di Sleman
pada tanggal 2 Mei 2016 BUPATI SLEMAN, (cap/ttd) SRI PURNOMO Diundangkan di Sleman pada tanggal 2 Mei 2016 Pj. SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN SLEMAN, (cap/ttd) ISWOYO HADIWARNO LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2016 NOMOR 3 | ||||
PENJELASANATAS
PERATURAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN NOMOR 3 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG RETRIBUSI TEMPAT REKREASI DAN OLAHRAGA | ||||
|
|
|
|
|
|
|
I.
|
UMUM
| |||
|
|
Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat berkaitan dengan penyediaan pelayanan pada tempat rekreasi, pariwisata, dan olahraga membutuhkan peran serta masyarakat melalui pembayaran retribusi atas pelayanan yang diperolehnya. Pelaksanaan pemungutan retribusi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2010 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga.
Berdasarkan ketentuan Pasal 155 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, tarif retribusi ditinjau kembali paling lama 3 (tiga) tahun sekali, dan ketentuan Pasal 155 ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009, peninjauan tarif retribusi dilakukan dengan memperhatikan indeks harga dan perkembangan perekonomian, maka terhadap Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2010 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga dilakukan peninjauan kembali tarif retribusi. | |||
|
|
1.
|
Peninjauan kembali tarif retribusi meliputi:
| ||
|
|
|
a.
|
pengelolaan Museum Gunungapi Merapi yang dilaksanakan berdasarkan kerjasama antara Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dengan Pemerintah Kabupaten Sleman dengan pembagian hak dan kewajiban meliputi pengelolaan aset dan kawasan. Pembangunan Museum Gunungapi Merapi merupakan kewenangan Pemerintah Pusat (Badan Geologi) sehingga terkait pelaksanaan pemungutan retribusi di lokasi Museum Gunungapi Merapi tidak dapat menggunakan Retribusi Masuk Museum Gunungapi Merapi karena akan menjadi pendapatan bagi Badan Geologi;
| |
|
|
|
b.
|
kunjungan wisatawan mancanegara pada objek wisata Museum Gunungapi Merapi dan Wisata Candi-candi berpotensi untuk dikenakan pemungutan tarif retribusi tempat rekreasi dan olahraga dengan tarif yang berbeda bagi wisatawan mancanegara. Kunjungan wisatawan ke Menara Pandang dan Kawasan Wisata Alam lebih didominasi oleh wisatawan nusantara sehingga pelaksanaan pemungutan retribusi tidak mengalami perubahan; dan
| |
|
|
|
c.
|
penambahan objek retribusi baru yaitu Gedung Olahraga Pangukan dan Gedung Olahraga Klebengan.
| |
|
|
|
|
|
|
|
II.
|
PASAL DEMI PASAL
| |||
|
|
Pasal I
Pasal 9
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Yang dimaksud dengan “mereka yang menjalankan tugas dinas pemerintahan dan tamu pemerintah daerah” adalah setiap orang yang sedang menjalankan tugas dinas pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan tamu pemerintah daerah yang dibuktikan dengan surat tugas.
Pasal 10
Cukup jelas.
Pasal 11
Dihapus.
Pasal II
Cukup jelas.
| |||
|
|
|
|
|
|
|
TAMBAHAN LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN NOMOR 104
| ||||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.