Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-56/PJ/2013
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE-56/PJ/2013 TENTANG
RALAT DAN PENEGASAN SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR SE-37/PJ/2013
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| ||||
|
| ||||
|
A.
|
Umum | |||
|
|
Sehubungan dengan adanya kesalahan penulisan pada SE-37/PJ/2013 dengan ini dilakukan ralat sekaligus penegasan atas Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-37/PJ/2013 tentang Perubahan Data pada Sistem Informasi di Direktorat Jenderal Pajak.
| |||
|
|
| |||
|
B.
|
Maksud dan Tujuan | |||
|
|
1.
|
Maksud
| ||
|
|
|
Untuk melakukan ralat atas kesalahan penulisan sekaligus penegasan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-37/PJ/2013 tentang Perubahan Data pada Sistem Informasi di Direktorat Jenderal Pajak.
| ||
|
|
2.
|
Tujuan
| ||
|
|
|
Memberikan kejelasan mengenai perubahan data pada sistem informasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.
| ||
|
|
|
| ||
|
C.
|
Ruang Lingkup | |||
|
|
Ruang lingkup meliputi perbaikan pada SE-37/PJ/2013 karena kesalahan penulisan dan penegasan mengenai jenis data yang dapat diubah menggunakan aturan SE-37/PJ/2013
| |||
|
|
| |||
|
D.
|
Dasar | |||
|
|
1.
|
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009.
| ||
|
|
2.
|
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1997 tentang Penagihan Pajak Dengan Surat paksa sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2000 (UU Penagihan) yang menjadi batasan dalam perubahan data terkait proses penagihan pajak.
| ||
|
|
3.
|
Peraturan Menteri Keuangan nomor 184/PMK.01/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan yang menjadi dasar kewenangan melakukan perubahan data bagi Direktorat Teknologi Informasi Perpajakan (TIP).
| ||
|
|
|
| ||
|
E.
|
Materi | |||
|
|
1.
|
Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-37/PJ/2013 digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan perubahan data pada sistem informasi di Direktorat Jenderal Pajak.
| ||
|
|
2.
|
Sehubungan dengan adanya beberapa kesalahan penulisan pada SE-37/PJ/2013 mengenai jenis data yang dapat dilakukan perubahan dan bentuk formulir permintaan perubahan data, dengan ini dilakukan perbaikan sebagai berikut:
| ||
|
|
|
a.
|
Mengubah bagian E angka 2 huruf b sehingga menjadi:
| |
|
|
|
|
Data produk hukum yang belum dikirimkan kepada Wajib Pajak;
| |
|
|
|
b.
|
Pencantuman nomor surat pada Formulir Permintaan Perubahan Data pada Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak.
| |
|
|
|
|
| |
|
Surat Edaran ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan dipergunakan sebagai acuan dalam perubahan data pada sistem informasi di Direktorat Jenderal Pajak.
| ||||
|
| ||||
|
24 November 2013
DIREKTUR JENDERAL ttd.
A. FUAD RAHMANY | ||||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.