Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-39/PJ./2003
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE-39/PJ./2003 TENTANG
LANGKAH-LANGKAH DALAM MENGHADAPI AKHIR TAHUN ANGGARAN 2003
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| |||
|
Sehubungan dengan telah diterbitkannya Surat Edaran Direktur Jenderal Anggaran Nomor SE-227/A/2003 tentang Langkah-Langkah Dalam Menghadapi Akhir Tahun Anggaran 2003, dengan ini disampaikan fotokopi Surat Edaran dimaksud, dengan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian, yaitu:
| |||
|
1.
|
Mulai tanggal 22 sampai dengan 31 Desember 2003 loket-loket penerimaan setoran pajak pada Bank Persepsi/Bank Devisa Persepsi dan Kantor Pos Persepsi dibuka penuh sampai dengan pukul 15:30 waktu setempat untuk melayani masyarakat, kecuali tanggal 24 dan 31 Desember 2003 sampai dengan pukul 12:00 waktu setempat. Untuk itu diminta kepada Saudara mensosialisasikannya kepada Wajib Pajak.
| ||
|
2.
|
Pencairan SPMKP, SPMK BPHTB, SPM KB, SPM KC, SPM BP-PBB dan SPM IB oleh Bank Operasional I dan SPMKPBB oleh Bank Operasional III dilaksanakan selambat-lambatnya tanggal 24 Desember 2003 pukul 14:00 waktu setempat, dan Nota Debet serta asli SPM yang ditunaikan harus sudah diterima KPKN pada hari itu juga dari Bank Operasional I dan Bank Operasional III. Dengan demikian penyampaian SPMKP, SPMK BPHTB, SPM KB, SPM KC, SPM BP-PBB dan SPM IB ke KPKN oleh KPP/KPPBB dilaksanakan sebelum 24 Desember 2003.
| ||
|
3.
|
Kepala KPPBB menerbitkan Keputusan Penetapan Pembagian Hasil Penerimaan PBB (KP-PHP-PBB) untuk bulan Desember 2003 (penerimaan mulai tanggal 1 sampai dengan 19 Desember 2003) pada tanggal 19 Desember 2003.
| ||
|
4.
|
Pengeluaran Anggaran
| ||
|
|
Pengajuan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) untuk pengeluaran Anggaran Rutin/Pembangunan dilakukan sebagai berikut:
| ||
|
|
a.
|
SPP-GU diajukan ke KPKN selambat-lambatnya tanggal 3 Desember 2003 pada jam kerja;
| |
|
|
b.
|
SPP-TU diajukan ke KPKN selambat-lambatnya tanggal 8 Desember 2003 pada jam kerja;
| |
|
|
c.
|
SPP-LS diajukan ke KPKN selambat-lambatnya tanggal 19 Desember 2003 pada jam kerja;
| |
|
5.
|
Penyelesaian UYHD
| ||
|
|
Tata cara penyelesaian UYHD
| ||
|
|
a.
|
UYHD yang sampai tanggal 31 Desember 2003 telah digunakan tetapi belum di SPP-GU kan dapat diajukan SPP-GU Nihil paling lambat tanggal 8 Januari 2004 pada jam kerja;
| |
|
|
b.
|
Sisa dana UYHD Rutin/Pembangunan Tahun Anggaran 2003 yang masih berada pada kas bendaharawan (baik tunai maupun saldo rekening bank) harus disetor ke Rekening Kas Negara selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2003 pukul 12:00 waktu setempat.
| |
|
| |||
|
Demikian untuk diperhatikan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
| |||
|
| |||
|
10 Desember 2003
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
ttd
HADI POERNOMO
| |||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.