Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-11/PJ.6/1999
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE-11/PJ.6/1999 TENTANG
PERPANJANGAN PKS PENERIMAAN SETORAN PBB
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| ||
|
|
| |
|
Sehubungan dengan surat Direksi PT Pos Indonesia (Persero) Nomor: 431/GEN/Dirop tanggal 22 Pebruari 1999 perihal tersebut pokok surat, khusus bagi KPPBB yang penyetoran PBB-nya menggunakan jasa Kantor Pos disampaikan hal-hal sebagai berikut:
| ||
|
1.
|
PT Pos Indonesia (Persero) bersepakat dengan Direktorat Jenderal Pajak melanjutkan kerja sama penerimaan setoran PBB sampai dengan 31 Maret 2000.
| |
|
2.
|
Sehubungan hal tersebut di atas, diminta kepada para kepala KP PBB untuk:
| |
|
|
a.
|
Mengadakan pertemuan dengan Kepala Kantor Pos dan Giro setempat yang ditunjuk sebagai Operasional V, Persepsi dan atau Tempat Pembayaran untuk pelaksanaan penerimaan setoran PBB sebagaimana ketentuan yang berlaku;
|
|
|
b.
|
Menindaklanjuti dengan penyelesaian produksi ketetapan/pencetakan DHKP, SPPT dan STTS PBB Tahun 1999 dengan tetap mencantumkan Kantor Pos sebagai Tempat Pembayaran.
|
|
3.
|
Untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat perlu diupayakan:
| |
|
|
a.
|
Kemungkinan penempatan Unit Pos/Bank keliling di KPPBB atau tempat strategis lainnya pada waktu-waktu tertentu untuk menerima setoran PBB;
|
|
|
b.
|
Diarahkan agar pihak Kantor Pos dapat dijadikan anggota Tim Intensifikasi PBB, atau Tim lain sepanjang disepakati bersama Pemda.
|
|
|
|
|
|
Demikian untuk dimaklumi.
| ||
|
| ||
|
3 Maret 1999
A.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAK
DIREKTUR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN, ttd.
HASAN RACHMANY
| ||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.