Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-10/PJ.6/1992
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE-10/PJ.6/1992 TENTANG
RENCANA PENDATAAN/PENILAIAN OBYEK PAJAK SEKTOR P3 DAN OBYEK KHUSUS
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| ||
|
| ||
|
Sehubungan dengan SE Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-04/PJ.6/1992, tanggal 25 Januari 1992, tentang Pelaksanaan Pendataan/Penilaian Obyek PBB Tahun 1992/1993, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:
| ||
|
1.
|
Diminta Saudara mengirimkan daftar obyek pajak sektor Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan Non Migas, dan Obyek pajak khusus ke Direktorat PBB c.q. Subdit Penilaian.
| |
|
2.
|
Yang dimaksud dengan obyek pajak khusus adalah obyek pajak yang mempunyai nilai tinggi seperti:
| |
|
|
-
|
Hotel berbintang 2 ke atas;
|
|
|
-
|
Pelabuhan Udara;
|
|
|
-
|
Pembangkit Listrik (PLTU, PLTA, PLTD, PLTG);
|
|
|
-
|
Pabrik Gula, Pupuk, Semen;
|
|
|
-
|
Pompa bensin;
|
|
|
-
|
Lapangan golf;
|
|
|
-
|
Obyek rekreasi;
|
|
|
-
|
Pelabuhan Laut, Dermaga, Industri Kapal Laut/DOCK.
|
|
3.
|
Bagi KP PBB yang telah melaksanakan pendataan dan penilaian dalam rangka penilaian 30 kota, diminta agar segera mengirimkan hasil penilaian obyek PBB sebagaimana dimaksud butir 2 berikut data pendukungnya untuk dievaluasi.
| |
|
4.
|
Untuk keseragaman dalam penyusunan laporan, diminta agar Saudara menggunakan contoh formulir terlampir. Laporan tersebut selambat-lambatnya dapat diterima di Jakarta pada pertengahan bulan Maret 1992.
| |
|
|
| |
|
Demikian untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
| ||
|
| ||
|
4 Maret 1992
A.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAK
DIREKTUR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN,
ttd.
Drs. KARSONO SURJO WIBOWO
| ||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.