Surat Edaran Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: SE-12/BC/2004
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI
NOMOR SE-12/BC/2004 TENTANG
OPTIMALISASI TUGAS DAN FUNGSI POSKO PELAYANAN PDE EKSPOR DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI,
| |||
|
| |||
|
Sehubungan dengan hasil evaluasi terhadap persiapan pelaksanaan Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-202/BC/2003 tanggal 09 Desember 2003 tentang Pemberlakuan Penerapan Sistem Aplikasi Pelayanan Ekspor dan Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor, dengan ini disampaikan penegasan sebagai berikut:
| |||
|
1.
|
Bahwa pengajuan PEB di KPBC yang telah menggunakan sistem PDE wajib menggunakan sistem PDE mulai tanggal 1 Mei 2004 dengan berpedoman kepada Keputusan Direktur Jenderal Nomor: Kep-151/BC/2003 dan Nomor: KEP-152/BC/2003.
| ||
|
2.
|
Guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kegagalan pengiriman data PEB secara elektronik oleh eksportir, agar:
| ||
|
|
a.
|
mengumumkan kepada para eksportir untuk segera menghubungi Posko Pelayanan PDE Ekspor apabila dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) menit belum mendapat respons dari sistem pelayanan ekspor di KPBC.
| |
|
|
b.
|
Memerintahkan kepada Posko Pelayanan PDE Ekspor pada masing-masing KPBC untuk:
| |
|
|
|
-
|
Melakukan pembagian giliran (shifting) jaga dengan komposisi dan kapasitas pegawai yang berimbang pada setiap kelompok.
|
|
|
|
-
|
Selain nomor telepon posko, juga mengumumkan nomor-nomor telepon genggam (HP) masing-masing pegawai yang dapat dihubungi oleh eksportir apabila ada masalah yang harus diselesaikan.
|
|
|
|
-
|
Memberikan panduan/bimbingan kepada eksportir yang mengalami hambatan dalam proses pelayanan PDE ekspor.
|
|
|
c.
|
memberikan wewenang kepada posko pelayanan PDE Ekspor untuk menerima pengajuan PEB secara manual apabila semua upaya panduan/bimbingan tersebut pada butir b tidak berhasil mengatasi masalah yang dihadapi eksportir.
| |
|
|
d.
|
menyelenggarakan pengadministrasian atas PEB-PEB yang diterima secara manual dengan catatan selengkapnya, termasuk sebab kegagalan pengiriman data PEB secara elektronik, sebagai bahan pengambilan keputusan (solusi) jika masalah tersebut terjadi lagi.
| |
|
|
e.
|
membuat laporan tertulis secara periodik mingguan atas PEB-PEB yang diterima secara manual dengan catatan selengkapnya, sebagai bahan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas.
| |
|
|
|
| |
|
Demikian untuk dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.
| |||
|
| |||
|
27 April 2004
Direktur Jenderal, ttd Eddy Abdurrachman | |||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.