Surat Direktur Jenderal Pajak Nomor: S-1611/PJ.52/1992
Berlaku
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR S-1611/PJ.52/1992 TENTANG
PENEGASAN PENGKREDITAN PM OLEH PEB
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| |
|
| |
|
Sehubungan dengan pertanyaan Kabid PPN Kanwil V melalui telepon tanggal 11 September 1992, mengenai boleh tidaknya PEB mengkreditkan PM dan BKP barang dagangan yang sudah terjual sebelum 31 Maret 1992, diberitahukan hal-hal sebagai berikut:
| |
|
| |
|
PEB dimaksud dikukuhkan tanggal 27 Februari 1992 dimana dalam SK Pengukuhan yang diterbitkan oleh KPP dinyatakan pengukuhan sebagai PKP berlaku sejak tanggal 27 Februari 1992. Berdasarkan SK pengukuhan ini, PEB tersebut memungut PPN atas penyerahan yang dilakukannya sejak bulan Maret 1992, dan mengkreditkan Pajak Masukan sejak tanggal pengukuhan yaitu tanggal 27 Februari 1992.
| |
|
| |
|
Berdasarkan uraian tersebut di atas, ditegaskan bahwa:
| |
|
-
|
Pemungutan dan penyetoran PPN yang telah dilakukan oleh PEB sejak bulan Maret 1992 dinyatakan sebagai pembayaran PPN yang sah.
|
|
-
|
Sebagai imbangannya, maka PPN Pajak Masukan yang telah dibayar sejak tanggal pengukuhan (27 Februari 1992) juga dibolehkan dikreditkan terhadap Pajak Keluaran yang telah dipungut untuk Masa Pajak Maret 1992, sepanjang PM yang telah dikreditkan sejak tanggal 27 Februari 1992 tersebut hanyalah PM atas perolehan BKP barang dagangan yang masih tersisa pada tanggal 1 Maret 1992.
|
|
|
|
|
Penegasan ini hanya berlaku secara spesifik atas kasus ini saja.
| |
|
| |
|
Demikian untuk dimaklumi.
| |
|
| |
|
17 September 1992
DIREKTUR JENDERAL PAJAK
Drs. MAR'IE MUHAMMAD | |
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.