Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 108/PMK.01/2014
Sudah Tidak Berlaku karena Diganti/Dicabut
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 108/PMK.01/2014 TENTANG
PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 139/PMK.01/2012 TENTANG MEKANISME REGISTRASI, VERIFIKASI DAN PENILAIAN KINERJA PENYEDIA BARANG/JASA PADA PUSAT LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK KEMENTERIAN KEUANGAN
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, | |||||||
Menimbang | |||||||
|
a.
|
bahwa dalam rangka pengadaan barang/jasa secara elektronik di lingkungan Kementerian Keuangan, telah ditetapkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.01/2012 tentang Mekanisme Registrasi, Verifikasi Dan Penilaian Kinerja Penyedia Barang/Jasa Pada Pusat Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kementerian Keuangan;
| ||||||
|
b.
|
bahwa dalam perkembangannya, guna mengakomodir keikutsertaan penyedia barang/jasa orang perorangan dalam pengadaan barang/jasa secara elektronik di lingkungan Kementerian Keuangan, perlu melakukan penyempurnaan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.01/2012;
| ||||||
|
c.
|
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.01/2012 tentang Mekanisme Registrasi, Verifikasi Dan Penilaian Kinerja Penyedia Barang/Jasa Pada Pusat Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kementerian Keuangan;
| ||||||
|
|
| ||||||
Mengingat | |||||||
|
1.
|
Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, Dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2014 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 25);
| ||||||
|
2.
|
Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 201 2 Nomor 155, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 5334);
| ||||||
|
3.
|
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.01/2012 tentang Mekanisme Registrasi, Verifikasi Dan Penilaian Kinerja Penyedia Barang/Jasa Pada Pusat Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kementerian Keuangan;
| ||||||
|
|
| ||||||
|
MEMUTUSKAN:
| |||||||
Menetapkan | |||||||
|
PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 139/PMK.01/2012 TENTANG MEKANISME REGISTRASI, VERIFIKASI DAN PENILAIAN KINERJA PENYEDIA BARANG/JASA PADA PUSAT LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK KEMENTERIAN KEUANGAN.
| |||||||
|
| |||||||
Pasal I | |||||||
|
Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.01/2012 tentang Mekanisme Registrasi, Verifikasi dan Penilaian Kinerja Penyedia Barang/Jasa Pada Pusat Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kementerian Keuangan, diubah sebagai berikut:
| |||||||
|
1.
|
Di antara Pasal 3 dan Pasal 4 disisipkan 1 (satu) pasal, yakni Pasal 3 A, sehingga Pasal 3A berbunyi sebagai berikut:
| ||||||
|
Pasal 3A
| |||||||
|
|
Proses Registrasi, Verifikasi, dan Penilaian Kinerja Penyedia Barang/Jasa Pemerintah dilakukan terhadap:
| ||||||
|
|
a.
|
Penyedia Barang/Jasa berbentuk badan usaha, untuk pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa konsultansi/jasa lainnya; dan
| |||||
|
|
b.
|
Penyedia Barang/Jasa berbentuk orang perorangan, untuk pengadaan jasa konsultansi.
| |||||
|
2.
|
Ketentuan Pasal 5 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:
| ||||||
|
Pasal 5
| |||||||
|
|
(1)
|
Penyedia Barang/Jasa yang ikut serta dalam Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik di Kementerian Keuangan harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
| |||||
|
|
|
a.
|
Penyedia Barang/Jasa terlebih dahulu melakukan Registrasi secara online pada website www.lpse.depkeu.go.id;
| ||||
|
|
|
b.
|
Penyedia Barang/Jasa melakukan Registrasi offline dengan datang langsung ke kantor layanan LPSE Kementerian Keuangan;
| ||||
|
|
|
c.
|
Registrasi offline sebagaimana dimaksud pada huruf b dilakukan Penyedia Barang/Jasa dengan membawa dokumen terdiri atas:
| ||||
|
|
|
|
1)
|
Penyedia Barang/Jasa berbentuk badan usaha, yakni:
| |||
|
|
|
|
|
a)
|
Formulir Keikutsertaan;
| ||
|
|
|
|
|
b)
|
Formulir Surat Penunjukan Admin;
| ||
|
|
|
|
|
c)
|
Surat Kuasa;
| ||
|
|
|
|
|
d)
|
Formulir Pendaftaran (Form Penyedia);
| ||
|
|
|
|
| e) |
Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP);
| ||
|
|
|
|
|
f)
|
Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)/Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)/Izin Usaha, sesuai dengan bidang masing-masing;
| ||
|
|
|
|
|
g)
|
Tanda Daftar Perusahaan;
| ||
|
|
|
|
|
h)
|
Akta Pendirian Perusahaan dan Akta Perubahan terakhir (jika ada perubahan);
| ||
|
|
|
|
|
i)
|
Surat Keterangan Domisili;
| ||
|
|
|
|
|
j)
|
Surat Keterangan Fiskal tahun terakhir atau Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir;
| ||
|
|
|
|
|
k)
|
Surat Setoran Pajak (SSP) Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25 untuk 3 (tiga) bulan terakhir;
| ||
|
|
|
|
|
1)
|
Kartu Tanda Penduduk ( KTP) Admin; dan
| ||
|
|
|
|
|
m)
|
Kartu Tanda Penduduk ( KTP) Direksi/pemilik perusahaan/pejabat berwenang di perusahaan.
| ||
|
|
|
|
2)
|
Penyedia Barang/Jasa berbentuk orang perorangan, yakni:
| |||
|
|
|
|
|
a)
|
Formulir Keikutsertaan;
| ||
|
|
|
|
|
b)
|
Formulir Pendaftaran (Form Penyedia);
| ||
|
|
|
|
|
c)
|
NPWP;
| ||
|
|
|
|
|
d)
|
SPT PPh tahun terakhir;
| ||
|
|
|
|
|
e)
|
Sertifikat keahlian;
| ||
|
|
|
|
|
f)
|
Surat Keterangan Domisili (surat keterangan tinggal dari RT/ RW setempat); dan
| ||
|
|
|
|
|
g)
|
KTP.
| ||
|
|
|
d.
|
Dokumen sebagaimana dimaksud pada huruf c angka 1 butir a) sampai dengan butir d) serta angka 2 butir a) dan butir b) dibuat sesuai format yang dapat diunduh pada website LPSE Kementerian Keuangan di www.lpse.depkeu.go.id;
| ||||
|
|
|
e.
|
Keseluruhan dokumen sebagaimana dimaksud pada huruf c dibuat pula dalam bentuk softcopy, masing-masing 1 (satu) file dalam format PDF;
| ||||
|
|
|
f.
|
Pada saat melakukan Registrasi offline:
| ||||
|
|
|
|
1)
|
Penyedia Barang/Jasa berbentuk badan usaha harus memperlihatkan asli dokumen sebagaimana dimaksud pada huruf c angka 1 butir a) sampai dengan butir 1) dan fotokopi KTP sebagaimana dimaksud pada huruf c angka 1 butir m);
| |||
|
|
|
|
2)
|
Penyedia Barang/Jasa berbentuk orang perorangan harus memperlihatkan asli dokumen sebagaimana dimaksud pada huruf c angka 2 butir a) sampai dengan butir g).
| |||
|
|
(2)
|
Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan penggantian E-mail yang telah didaftarkan dengan dilengkapi alasan penggantian E-mail dari:
| |||||
|
|
|
a.
|
Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan/penerima kuasa dari Pimpinan Perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya/Kepala Cabang Perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat, untuk Penyedia Barang/Jasa berbentuk badan usaha; atau
| ||||
|
|
|
b.
|
Penyedia yang bersangkutan, untuk Penyedia Barang/Jasa berbentuk orang perorangan.
| ||||
|
|
(3)
|
Dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a merupakan dokumen asli dan masih berlaku.
| |||||
|
|
(4)
|
Alasan penggantian E-mail sebagaimana dimaksud pada ayat (2) disampaikan secara tertulis kepada Kepala Pusat LPSE Kementerian Keuangan.
| |||||
|
|
(5)
|
Penggantian E-mail Penyedia Barang/Jasa hanya dapat dilakukan dengan datang langsung ke kantor layanan LPSE Kementerian Keuangan dan membawa dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c.
| |||||
|
|
(6)
|
Ketentuan lebih lanjut mengenai penggantian E-mail sebagaimana dimaksud pada ayat ( 2) diatur dengan Petunjuk Teknis Kepala Pusat LPSE Kementerian Keuangan.
| |||||
|
3.
|
Ketentuan Pasal 7 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:
| ||||||
|
Pasal 7
| |||||||
|
|
(1)
|
Petugas Registrasi Pusat LPSE Kementerian Keuangan memeriksa kelengkapan dokumen Registrasi offline sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf c.
| |||||
|
|
(2)
|
Dokumen Registrasi yang dinyatakan lengkap diteruskan kepada petugas Verifikasi, sedangkan dokumen Registrasi yang tidak lengkap dikembalikan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk dilengkapi.
| |||||
|
|
(3)
|
Dalam hal Penyedia Barang/Jasa telah melakukan Registrasi offline, dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf c:
| |||||
|
|
|
a.
|
asli dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf c angka 1 butir a) sampai dengan butir d), angka 2 butir a) dan butir b) serta keseluruhan softcopy dokumen disimpan oleh Pusat LPSE Kementerian Keuangan sebagai arsip;
| ||||
|
|
|
b.
|
asli dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf c angka 1 butir e) sampai dengan butir m) dan angka 2 butir c) sampai dengan butir g) dikembalikan kepada Penyedia Barang/Jasa.
| ||||
|
4.
|
Ketentuan Pasal 11 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:
| ||||||
|
Pasal 11
| |||||||
|
|
(1)
|
Petugas Verifikasi melakukan konfirmasi telepon untuk meyakini kebenaran data yang ada.
| |||||
|
|
(2)
|
Konfirmasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat pula disertai dengan pelaksanaan Verifikasi Lapangan dalam hal diperlukan.
| |||||
|
|
(3)
|
Dalam hal pada saat dilakukannya konfirmasi melalui telepon sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditemukan bahwa Penyedia Barang/Jasa terbukti memberikan informasi yang tidak valid, permintaan User ID dan Password Penyedia Barang/Jasa bersangkutan tidak dapat disetujui.
| |||||
|
|
(4)
|
Dalam hal pada saat dilakukannya pelaksanaan Verifikasi Lapangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditemukan bahwa Penyedia Barang/Jasa terbukti melakukan tindakan pemalsuan dokumen dan/atau pemalsuan data dan/atau tindakan lainnya yang melanggar hukum, Penyedia Barang/Jasa bersangkutan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
| |||||
|
5.
|
Ketentuan Pasal 13 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:
| ||||||
|
Pasal 13
| |||||||
|
|
(1)
|
Dalam hal terdapat perubahan data, Penyedia Barang/Jasa harus melakukan pembaharuan (update) data secara mandiri melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik dan/atau menyampaikan perubahan tersebut kepada Pusat LPSE Kementerian Keuangan, baik dengan datang langsung ke kantor layanan LPSE Kementerian Keuangan atau melalui E-mail ke [email protected].
| |||||
|
|
(2)
|
Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab terhadap setiap data/informasi yang disampaikan, termasuk akibat hukum yang menyertainya.
| |||||
|
|
(3)
|
Tata cara perubahan data Penyedia Barang/Jasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur lebih lanjut dalam Petunjuk Teknis Kepala Pusat LPSE Kementerian Keuangan.
| |||||
|
6.
|
Di antara Pasal 17 dan Pasal 18 disisipkan 1 (satu) pasal, yakni Pasal 17A, sehingga Pasal 17A berbunyi sebagai berikut:
| ||||||
|
Pasal 17A
| |||||||
|
|
Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku:
| ||||||
|
|
a.
|
Registrasi, Verifikasi dan Penilaian Kinerja Penyedia Barang/Jasa yang telah selesai dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.01/2012 tentang Mekanisme Registrasi, Verifikasi Dan Penilaian Kinerja Penyedia Barang/Jasa Pada Pusat Layanan Pengadaan Secara Elektronik Keuangan dinyatakan tetap berlaku;
| |||||
|
|
b.
|
Registrasi dan Verifikasi Penyedia Barang/Jasa yang sedang dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/ PMK.01/2012 tentang Mekanisme Registrasi, Verifikasi Dan Penilaian Kinerja Penyedia Barang/Jasa Pada Pusat Layanan Pengadaan Secara Elektronik Keuangan dilanjutkan pelaksanaannya dengan proses selanjutnya mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ini.
| |||||
|
|
|
| |||||
Pasal II | |||||||
|
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
| |||||||
|
| |||||||
|
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
| |||||||
|
| |||||||
|
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 9 Juni 2014 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. MUHAMAD CHATIB BASRI Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 9 Juni 2014 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, ttd. AMIR SYAMSUDIN BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2014 NOMOR 758
| |||||||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.