Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-33/PJ/2014
Sudah Tidak Berlaku karena Diganti/Dicabut
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
|
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE-33/PJ/2014 TENTANG
PERUBAHAN SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR SE-26/PJ/2011 TENTANG SISTEM, BENTUK, ISI DAN KODE LAPORAN RUTIN DI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
| ||||||||
|
|
| |||||||
|
A.
|
Umum | |||||||
|
|
Laporan Rutin adalah sajian hasil suatu proses pencatatan/pengolahan yang berisi uraian tentang keadaan dan peristiwa dalam rangka pelaksanaan tugas kedinasan dengan sistem, bentuk, isi dan kode laporan sebagaimana ditentukan dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak ini.
| |||||||
|
|
|
| ||||||
|
B.
|
Maksud dan Tujuan | |||||||
|
|
1.
|
Maksud
| ||||||
|
|
|
Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak ini dimaksudkan untuk menjadi pedoman dalam rangka penyampaian Laporan Rutin yang ada di Direktorat Jenderal Pajak.
| ||||||
|
|
2.
|
Tujuan
| ||||||
|
|
|
Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak ini bertujuan untuk mengakomodir adanya perubahan kebutuhan dalam penyampaian Laporan Rutin yang ada di Direktorat Jenderal Pajak.
| ||||||
|
|
|
|
|
| ||||
|
C.
|
Ruang Lingkup | |||||||
|
|
Dalam Surat Edaran ini mengatur:
| |||||||
|
|
1.
|
Penambahan Laporan Rutin;
| ||||||
|
|
2.
|
Perubahan bentuk dan isi Laporan Rutin; dan
| ||||||
|
|
3.
|
Penghapusan Laporan Rutin,
| ||||||
|
|
yang sebelumnya diatur dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-26/PJ/2011.
| |||||||
|
|
|
|
|
| ||||
|
D.
|
Dasar | |||||||
|
|
1.
|
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62/PMK.01/2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Pajak sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 29/PMK.01/2012;
| ||||||
|
|
2.
|
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.01/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan.
| ||||||
|
|
|
| ||||||
|
E.
|
Materi | |||||||
|
|
1.
|
Sehubungan dengan adanya:
| ||||||
|
|
|
a.
|
Usulan perubahan format, bentuk dan isi Laporan Rutin oleh pengguna laporan;
| |||||
|
|
|
b.
|
Kebutuhan pengguna laporan akan adanya laporan baru yang bersifat rutin di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak; dan
| |||||
|
|
|
c.
|
Pengembangan sistem informasi di Direktorat Jenderal Pajak yang memberikan kemudahan dalam menghasilkan dan menyampaikan Laporan Rutin melalui sistem.
| |||||
|
|
|
Maka diperlukan adanya pemutakhiran terhadap Lampiran 1 sampai dengan Lampiran 11 Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-26/PJ/2011 tanggal 31 Maret 2011 tentang Sistem, Bentuk, Isi dan Kode Laporan Rutin di Direktorat Jenderal Pajak.
| ||||||
|
|
2.
|
Perubahan sistem, bentuk, isi dan kode serta petunjuk pengisian Laporan Rutin adalah sebagaimana pada lampiran Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak ini, dengan uraian sebagai berikut:
| ||||||
|
|
|
a.
|
Lampiran 1, adalah daftar Laporan Rutin yang ada di Direktorat Jenderal Pajak;
| |||||
|
|
|
b.
|
Lampiran 2, penanggung jawab pembuatan Laporan Rutin di Direktorat Jenderal Pajak;
| |||||
|
|
|
c.
|
Lampiran 3, adalah format Laporan Rutin yang berkaitan dengan Sekretariat Direktorat Jenderal Pajak;
| |||||
|
|
|
d.
|
Lampiran 4, adalah format Laporan Rutin yang berkaitan dengan Direktorat Peraturan Perpajakan II;
| |||||
|
|
|
e.
|
Lampiran 5, adalah format Laporan Rutin yang berkaitan dengan Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan;
| |||||
|
|
|
f.
|
Lampiran 6, adalah format Laporan Rutin yang berkaitan dengan Direktorat Intelijen dan Penyidikan;
| |||||
|
|
|
g.
|
Lampiran 7, adalah format Laporan Rutin yang berkaitan dengan Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian;
| |||||
|
|
|
h.
|
Lampiran 8, adalah format Laporan Rutin yang berkaitan dengan Direktorat Keberatan dan Banding;
| |||||
|
|
|
i.
|
Lampiran 9, adalah format Laporan Rutin yang berkaitan dengan Direktorat Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan;
| |||||
|
|
|
j.
|
Lampiran 10, adalah format Laporan Rutin yang berkaitan dengan Direktorat Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat;
| |||||
|
|
|
k.
|
Lampiran 11, adalah format Laporan Rutin yang berkaitan dengan Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur.
| |||||
|
|
|
|
| |||||
|
F.
|
Lain-lain | |||||||
|
|
Surat Edaran Direktur Jenderal ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
| |||||||
|
Demikian disampaikan untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
| ||||||||
|
|
| |||||||
|
Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 17 September 2014 DIREKTUR JENDERAL PAJAK ttd.
A. FUAD RAHMANY | ||||||||
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.