Perda Kabupaten Natuna Nomor: 3 Tahun 2010

Status tidak tersedia
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
PERATURAN DAERAH KABUPATEN NATUNA
NOMOR 3 TAHUN 2010
 
TENTANG

PERUBAHAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN NATUNA TAHUN ANGGARAN 2010

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BUPATI NATUNA,
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Menimbang

a.
bahwa dengan adanya kebijakan pemerintah daerah yang bersifat strategis dan terjadi kebutuhan yang mendesak, maka Arah dan Kebijakan Umum APBD serta Strategi dan Prioritas APBD telah dilakukan perubahan dan telah disepakati;
b.
bahwa sehubungan dengan hal tersebut pada huruf a, perlu dilakukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2010 yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Mengingat

1.
Undang-undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1985 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3312) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3569);
2.
Undang-undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara 3685) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 246 Tambahan Lembaran Negara Nomor 4048);
3.
Undang-undang Nomor 21 Tahun 1997 tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 44, Tambahan Lembaran Negara 3688);
4.
Undang-undang Nomor 13 Tahun 2000 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 53 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten siak, Kabupaten Karimun, Kabupaten natuna, Kabupaten Kuantan Singingi dan Kota Batam (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 80, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3968);
5.
Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
6.
Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
7.
Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);
8.
Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
9.
Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
10.
Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
11.
Peraturan Pemerintah Nomor 104 Tahun 2000 tentang dana Perimbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 201, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4021);
12.
Peraturan Pemerintah Nomor 108 Tahun 2000 tentang Tatacara Pertanggungjawaban Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 209, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4027);
13.
Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 210, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4028);
14.
Peraturan Pemerintah Nomor 37 tahun 2005 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan dan Protokoler dan Keuangan Pimpinan Anggota DPRD (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4416);
15.
Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
16.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
17.
Peraturan Daerah Kabupaten Natuna Nomor 23 Tahun 2008 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.
18.
Peraturan Daerah Kabupaten Natuna Nomor 1 Tahun 2010 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2010.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Dengan persetujuan
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN NATUNA
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
MEMUTUSKAN:

Menetapkan

PERATURAN DAERAH KABUPATEN NATUNA TENTANG PERUBAHAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2010.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pasal 1

Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2010 sebagai berikut:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
No
Uraian
Jumlah
(Rp)
1.
Pendapatan
 
 
 
a.
Semula
576.140.225.000,00
 
 
b.
Bertambah/(berkurang)
263.850.469.959,00
 
 
 
Jumlah Pendapatan setelah Perubahan
 
839.990.694.959,00
2.
Belanja
 
 
 
a.
Semula
835.284.800.000,00
 
 
b.
Bertambah/(berkurang)
280.453.106.375,60
 
 
 
Jumlah Belanja setelah Perubahan
 
1.115.737.906.375,60
 
 
Surplus/(Defisit) setelah Perubahan
 
(275.747.211.416,60)
3.
Pembiayaan
 
 
 
a.
Penerimaan
 
 
 
 
1)
Semula
274.144.575.000,00
 
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
26.602.636.416,60
 
 
 
Jumlah Penerimaan setelah Perubahan
 
300.747.211.416,60
 
b.
Pengeluaran
 
 
 
 
1)
Semula
15.000.000.000,00
 
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.000.000.000,00
 
 
 
Jumlah Pengeluaran setelah Perubahan
 
25.000.000.000,00
 
 
Sisa lebih pembiayaan anggaran setelah Perubahan
 
275.747.211.416,60
No
Uraian
Jumlah
(Rp)
1.
Pendapatan
 
 
 
a.
Semula
576.140.225.000,00
 
 
b.
Bertambah/(berkurang)
263.850.469.959,00
 
 
 
Jumlah Pendapatan setelah Perubahan
 
839.990.694.959,00
2.
Belanja
 
 
 
a.
Semula
835.284.800.000,00
 
 
b.
Bertambah/(berkurang)
280.453.106.375,60
 
 
 
Jumlah Belanja setelah Perubahan
 
1.115.737.906.375,60
 
 
Surplus/(Defisit) setelah Perubahan
 
(275.747.211.416,60)
3.
Pembiayaan
 
 
 
a.
Penerimaan
 
 
 
 
1)
Semula
274.144.575.000,00
 
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
26.602.636.416,60
 
 
 
Jumlah Penerimaan setelah Perubahan
 
300.747.211.416,60
 
b.
Pengeluaran
 
 
 
 
1)
Semula
15.000.000.000,00
 
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.000.000.000,00
 
 
 
Jumlah Pengeluaran setelah Perubahan
 
25.000.000.000,00
 
 
Sisa lebih pembiayaan anggaran setelah Perubahan
 
275.747.211.416,60
No
Uraian
Jumlah
(Rp)
1.
Pendapatan
 
 
 
a.
Semula
576.140.225.000,00
 
 
b.
Bertambah/(berkurang)
263.850.469.959,00
 
 
 
Jumlah Pendapatan setelah Perubahan
 
839.990.694.959,00
2.
Belanja
 
 
 
a.
Semula
835.284.800.000,00
 
 
b.
Bertambah/(berkurang)
280.453.106.375,60
 
 
 
Jumlah Belanja setelah Perubahan
 
1.115.737.906.375,60
 
 
Surplus/(Defisit) setelah Perubahan
 
(275.747.211.416,60)
3.
Pembiayaan
 
 
 
a.
Penerimaan
 
 
 
 
1)
Semula
274.144.575.000,00
 
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
26.602.636.416,60
 
 
 
Jumlah Penerimaan setelah Perubahan
 
300.747.211.416,60
 
b.
Pengeluaran
 
 
 
 
1)
Semula
15.000.000.000,00
 
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.000.000.000,00
 
 
 
Jumlah Pengeluaran setelah Perubahan
 
25.000.000.000,00
 
 
Sisa lebih pembiayaan anggaran setelah Perubahan
 
275.747.211.416,60
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pasal 2

(1)
Pendapatan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terdiri dari:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pendapatan Asli Daerah
 
 
 
1)
Semula
14.344.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
6.025.000.000,00
 
 
Jumlah pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
20.369.000.000,00
b.
Dana perimbangan
 
 
 
1)
Semula
544.620.800.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
241.049.150.159,00
 
 
Jumlah dana perimbangan setelah perubahan
 
785.669.950.159,00
c.
Lain-lain pendapatan daerah yang sah
 
 
 
1)
Semula
17.175.425.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
16.776.319.800,00
 
 
Jumlah lain-lain pendapatan daerah yang sah setelah perubahan
 
33.951.744.800,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pendapatan Asli Daerah
 
 
 
1)
Semula
14.344.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
6.025.000.000,00
 
 
Jumlah pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
20.369.000.000,00
b.
Dana perimbangan
 
 
 
1)
Semula
544.620.800.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
241.049.150.159,00
 
 
Jumlah dana perimbangan setelah perubahan
 
785.669.950.159,00
c.
Lain-lain pendapatan daerah yang sah
 
 
 
1)
Semula
17.175.425.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
16.776.319.800,00
 
 
Jumlah lain-lain pendapatan daerah yang sah setelah perubahan
 
33.951.744.800,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pendapatan Asli Daerah
 
 
 
1)
Semula
14.344.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
6.025.000.000,00
 
 
Jumlah pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
20.369.000.000,00
b.
Dana perimbangan
 
 
 
1)
Semula
544.620.800.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
241.049.150.159,00
 
 
Jumlah dana perimbangan setelah perubahan
 
785.669.950.159,00
c.
Lain-lain pendapatan daerah yang sah
 
 
 
1)
Semula
17.175.425.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
16.776.319.800,00
 
 
Jumlah lain-lain pendapatan daerah yang sah setelah perubahan
 
33.951.744.800,00
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
(2)
Pendapatan asli daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pendapatan:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pajak daerah
 
 
 
1)
Semula
2.693.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
95.000.000,00
 
 
Jumlah pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
2.788.000.000,00
b.
Retribusi daerah
 
 
 
1)
Semula
1.041.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
490.000.000,00
 
 
Jumlah retribusi daerah setelah perubahan
 
1.531.000.000,00
c.
Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan
 
 
 
1)
Semula
4.610.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
(60.000.000,00)
 
 
Jumlah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan
 
4.550.000.000,00
d.
Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah
 
 
 
1)
Semula
6.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
5.500.000.000,00
 
 
Jumlah lain-lain pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
11.500.000.000,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pajak daerah
 
 
 
1)
Semula
2.693.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
95.000.000,00
 
 
Jumlah pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
2.788.000.000,00
b.
Retribusi daerah
 
 
 
1)
Semula
1.041.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
490.000.000,00
 
 
Jumlah retribusi daerah setelah perubahan
 
1.531.000.000,00
c.
Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan
 
 
 
1)
Semula
4.610.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
(60.000.000,00)
 
 
Jumlah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan
 
4.550.000.000,00
d.
Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah
 
 
 
1)
Semula
6.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
5.500.000.000,00
 
 
Jumlah lain-lain pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
11.500.000.000,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pajak daerah
 
 
 
1)
Semula
2.693.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
95.000.000,00
 
 
Jumlah pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
2.788.000.000,00
b.
Retribusi daerah
 
 
 
1)
Semula
1.041.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
490.000.000,00
 
 
Jumlah retribusi daerah setelah perubahan
 
1.531.000.000,00
c.
Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan
 
 
 
1)
Semula
4.610.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
(60.000.000,00)
 
 
Jumlah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan
 
4.550.000.000,00
d.
Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah
 
 
 
1)
Semula
6.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
5.500.000.000,00
 
 
Jumlah lain-lain pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
11.500.000.000,00
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
(3)
Dana perimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis pendapatan;
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Dana bagi hasil
 
 
 
1)
Semula
519.832.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
241.049.150.159,00
 
 
Jumlah dana bagi hasil setelah perubahan
 
760.881.150.159,00
b.
Dana alokasi umum
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah dana alokasi umum setelah perubahan
 
0,00
c.
Dana alokasi khusus
 
 
 
1)
Semula
24.788.800.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah dana alokasi khusus setelah perubahan
 
24.788.800.000,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Dana bagi hasil
 
 
 
1)
Semula
519.832.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
241.049.150.159,00
 
 
Jumlah dana bagi hasil setelah perubahan
 
760.881.150.159,00
b.
Dana alokasi umum
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah dana alokasi umum setelah perubahan
 
0,00
c.
Dana alokasi khusus
 
 
 
1)
Semula
24.788.800.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah dana alokasi khusus setelah perubahan
 
24.788.800.000,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Dana bagi hasil
 
 
 
1)
Semula
519.832.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
241.049.150.159,00
 
 
Jumlah dana bagi hasil setelah perubahan
 
760.881.150.159,00
b.
Dana alokasi umum
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah dana alokasi umum setelah perubahan
 
0,00
c.
Dana alokasi khusus
 
 
 
1)
Semula
24.788.800.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah dana alokasi khusus setelah perubahan
 
24.788.800.000,00
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
(4)
Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri dari jenis pendapatan:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Hibah
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pendapatan hibah setelah perubahan
 
0,00
b.
Dana bagi hasil pajak dari Provinsi dan Pemerintah Lainnya
 
 
 
1)
Semula
12.320.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
7.757.078.000,00
 
 
Jumlah dana bagi hasil pajak setelah perubahan
 
20.077.078.000,00
c.
Pendapatan dana penyesuaian
 
 
 
1)
Semula
4.855.425.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
9.019.241.800,00
 
 
Jumlah dana penyesuaian dan otonomi khusus setelah perubahan
 
13.874.666.800,00
d.
Bantuan Dana Pendidikan
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah bantuan keuangan dari provinsi atau dari pemerintah daerah lainnya perubahan
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Hibah
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pendapatan hibah setelah perubahan
 
0,00
b.
Dana bagi hasil pajak dari Provinsi dan Pemerintah Lainnya
 
 
 
1)
Semula
12.320.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
7.757.078.000,00
 
 
Jumlah dana bagi hasil pajak setelah perubahan
 
20.077.078.000,00
c.
Pendapatan dana penyesuaian
 
 
 
1)
Semula
4.855.425.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
9.019.241.800,00
 
 
Jumlah dana penyesuaian dan otonomi khusus setelah perubahan
 
13.874.666.800,00
d.
Bantuan Dana Pendidikan
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah bantuan keuangan dari provinsi atau dari pemerintah daerah lainnya perubahan
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Hibah
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pendapatan hibah setelah perubahan
 
0,00
b.
Dana bagi hasil pajak dari Provinsi dan Pemerintah Lainnya
 
 
 
1)
Semula
12.320.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
7.757.078.000,00
 
 
Jumlah dana bagi hasil pajak setelah perubahan
 
20.077.078.000,00
c.
Pendapatan dana penyesuaian
 
 
 
1)
Semula
4.855.425.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
9.019.241.800,00
 
 
Jumlah dana penyesuaian dan otonomi khusus setelah perubahan
 
13.874.666.800,00
d.
Bantuan Dana Pendidikan
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah bantuan keuangan dari provinsi atau dari pemerintah daerah lainnya perubahan
 
0,00
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pasal 3

(1)
Belanja daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 terdiri dari:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja-belanja tidak langsung
 
 
 
1)
Semula
351.485.989.228,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
107.663.014.615,60
 
 
Jumlah belanja tidak langsung setelah perubahan
 
459.149.003.843,60
b.
Belanja-belanja langsung
 
 
 
1)
Semula
483.798.810.772,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
172.790.091.760,00
 
 
Jumlah belanja langsung setelah perubahan
 
656.588.902.532,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja-belanja tidak langsung
 
 
 
1)
Semula
351.485.989.228,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
107.663.014.615,60
 
 
Jumlah belanja tidak langsung setelah perubahan
 
459.149.003.843,60
b.
Belanja-belanja langsung
 
 
 
1)
Semula
483.798.810.772,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
172.790.091.760,00
 
 
Jumlah belanja langsung setelah perubahan
 
656.588.902.532,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja-belanja tidak langsung
 
 
 
1)
Semula
351.485.989.228,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
107.663.014.615,60
 
 
Jumlah belanja tidak langsung setelah perubahan
 
459.149.003.843,60
b.
Belanja-belanja langsung
 
 
 
1)
Semula
483.798.810.772,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
172.790.091.760,00
 
 
Jumlah belanja langsung setelah perubahan
 
656.588.902.532,00
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
(2)
Belanja Tidak Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf,a terdiri dari jenis belanja:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja pegawai sejumlah
 
 
 
1)
Semula
217.441.439.228,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
22.264.006.175,60
 
 
Jumlah belanja pegawai setelah perubahan
 
239.705.445.403,60
b.
Belanja bunga
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah belanja bunga setelah perubahan
 
0,00
c.
Belanja subsidi
 
 
 
1)
Semula
36.965.640.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
42.617.117.900,00
 
 
Jumlah belanja subsidi setelah perubahan
 
79.582.757.900,00
d.
Belanja hibah
 
 
 
1)
Semula
55.721.210.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
11.428.230.540,00
 
 
Jumlah belanja bantuan sosial setelah perubahan
 
67.149.440.540,00
e.
Belanja bantuan sosial
 
 
 
1)
Semula
17.402.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
24.430.000.000,00
 
 
Jumlah belanja bantuan sosial setelah perubahan
 
41.832.000.000,00
f.
Belanja bagi hasil
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah belanja bagi hasil setelah perubahan
 
0,00
g.
Belanja bantuan keuangan
 
 
 
1)
Semula
21.955.700.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
6.923.660.000,00
 
 
Jumlah belanja bantuan keuangan setelah perubahan
 
28.879.360.000,00
h.
Belanja tidak terduga
 
 
 
1)
Semula
2.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah belanja tidak terduga setelah perubahan
 
2.000.000.000,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja pegawai sejumlah
 
 
 
1)
Semula
217.441.439.228,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
22.264.006.175,60
 
 
Jumlah belanja pegawai setelah perubahan
 
239.705.445.403,60
b.
Belanja bunga
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah belanja bunga setelah perubahan
 
0,00
c.
Belanja subsidi
 
 
 
1)
Semula
36.965.640.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
42.617.117.900,00
 
 
Jumlah belanja subsidi setelah perubahan
 
79.582.757.900,00
d.
Belanja hibah
 
 
 
1)
Semula
55.721.210.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
11.428.230.540,00
 
 
Jumlah belanja bantuan sosial setelah perubahan
 
67.149.440.540,00
e.
Belanja bantuan sosial
 
 
 
1)
Semula
17.402.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
24.430.000.000,00
 
 
Jumlah belanja bantuan sosial setelah perubahan
 
41.832.000.000,00
f.
Belanja bagi hasil
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah belanja bagi hasil setelah perubahan
 
0,00
g.
Belanja bantuan keuangan
 
 
 
1)
Semula
21.955.700.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
6.923.660.000,00
 
 
Jumlah belanja bantuan keuangan setelah perubahan
 
28.879.360.000,00
h.
Belanja tidak terduga
 
 
 
1)
Semula
2.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah belanja tidak terduga setelah perubahan
 
2.000.000.000,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja pegawai sejumlah
 
 
 
1)
Semula
217.441.439.228,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
22.264.006.175,60
 
 
Jumlah belanja pegawai setelah perubahan
 
239.705.445.403,60
b.
Belanja bunga
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah belanja bunga setelah perubahan
 
0,00
c.
Belanja subsidi
 
 
 
1)
Semula
36.965.640.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
42.617.117.900,00
 
 
Jumlah belanja subsidi setelah perubahan
 
79.582.757.900,00
d.
Belanja hibah
 
 
 
1)
Semula
55.721.210.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
11.428.230.540,00
 
 
Jumlah belanja bantuan sosial setelah perubahan
 
67.149.440.540,00
e.
Belanja bantuan sosial
 
 
 
1)
Semula
17.402.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
24.430.000.000,00
 
 
Jumlah belanja bantuan sosial setelah perubahan
 
41.832.000.000,00
f.
Belanja bagi hasil
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah belanja bagi hasil setelah perubahan
 
0,00
g.
Belanja bantuan keuangan
 
 
 
1)
Semula
21.955.700.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
6.923.660.000,00
 
 
Jumlah belanja bantuan keuangan setelah perubahan
 
28.879.360.000,00
h.
Belanja tidak terduga
 
 
 
1)
Semula
2.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah belanja tidak terduga setelah perubahan
 
2.000.000.000,00
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
(3)
Belanja langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1)huruf b terdiri dari jenis belanja:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja pegawai
 
 
 
1)
Semula
60.137.302.250,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.865.233.000,00
 
 
Jumlah belanja pegawai setelah perubahan
 
71.002.535.250,00
b.
Belanja barang dan jasa
 
 
 
1)
Semula
260.870.151.858,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
80.119.416.020,00
 
 
Jumlah belanja barang dan jasa setelah perubahan
 
340.989.567.878,00
c.
Belanja modal
 
 
 
1)
Semula
162.791.356.664,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
81.805.442.740,00
 
 
Jumlah belanja modal setelah perubahan
 
244.596.799.404,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja pegawai
 
 
 
1)
Semula
60.137.302.250,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.865.233.000,00
 
 
Jumlah belanja pegawai setelah perubahan
 
71.002.535.250,00
b.
Belanja barang dan jasa
 
 
 
1)
Semula
260.870.151.858,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
80.119.416.020,00
 
 
Jumlah belanja barang dan jasa setelah perubahan
 
340.989.567.878,00
c.
Belanja modal
 
 
 
1)
Semula
162.791.356.664,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
81.805.442.740,00
 
 
Jumlah belanja modal setelah perubahan
 
244.596.799.404,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja pegawai
 
 
 
1)
Semula
60.137.302.250,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.865.233.000,00
 
 
Jumlah belanja pegawai setelah perubahan
 
71.002.535.250,00
b.
Belanja barang dan jasa
 
 
 
1)
Semula
260.870.151.858,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
80.119.416.020,00
 
 
Jumlah belanja barang dan jasa setelah perubahan
 
340.989.567.878,00
c.
Belanja modal
 
 
 
1)
Semula
162.791.356.664,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
81.805.442.740,00
 
 
Jumlah belanja modal setelah perubahan
 
244.596.799.404,00
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pasal 4

(1)
Pembiayaan daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 terdiri dari:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Penerimaan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
274.144.575.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
26.602.636.416,60
 
 
Jumlah penerimaan setelah perubahan
 
300.747.211.416,60
b.
Pengeluaran sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
15.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.000.000.000,00
 
 
Jumlah pengeluaran setelah perubahan
 
25.000.000.000,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Penerimaan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
274.144.575.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
26.602.636.416,60
 
 
Jumlah penerimaan setelah perubahan
 
300.747.211.416,60
b.
Pengeluaran sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
15.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.000.000.000,00
 
 
Jumlah pengeluaran setelah perubahan
 
25.000.000.000,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Penerimaan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
274.144.575.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
26.602.636.416,60
 
 
Jumlah penerimaan setelah perubahan
 
300.747.211.416,60
b.
Pengeluaran sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
15.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.000.000.000,00
 
 
Jumlah pengeluaran setelah perubahan
 
25.000.000.000,00
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
(2)
Penerimaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pembiayaan:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
SiLPA tahun anggaran sebelumnya sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
274.144.575.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
26.602.636.416,60
 
 
Jumlah SiLPA tahun anggaran sebelumnya setelah perubahan
 
300.747.211.416,60
b.
Pencairan dana cadangan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pencairan dana setelah perubahan
 
0,00
c.
Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan setelah perubahan:
 
0,00
d.
Penerimaan pinjaman daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Penerimaan pinjaman daerah setelah perubahan:
 
0,00
e.
Penerimaan kembali pemberian pinjaman:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah penerimaan kembali pemberian pinjaman setelah perubahan:
 
0,00
f.
Penerimaan piutang daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah penerimaan piutang daerah setelah perubahan
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
SiLPA tahun anggaran sebelumnya sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
274.144.575.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
26.602.636.416,60
 
 
Jumlah SiLPA tahun anggaran sebelumnya setelah perubahan
 
300.747.211.416,60
b.
Pencairan dana cadangan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pencairan dana setelah perubahan
 
0,00
c.
Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan setelah perubahan:
 
0,00
d.
Penerimaan pinjaman daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Penerimaan pinjaman daerah setelah perubahan:
 
0,00
e.
Penerimaan kembali pemberian pinjaman:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah penerimaan kembali pemberian pinjaman setelah perubahan:
 
0,00
f.
Penerimaan piutang daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah penerimaan piutang daerah setelah perubahan
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
SiLPA tahun anggaran sebelumnya sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
274.144.575.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
26.602.636.416,60
 
 
Jumlah SiLPA tahun anggaran sebelumnya setelah perubahan
 
300.747.211.416,60
b.
Pencairan dana cadangan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pencairan dana setelah perubahan
 
0,00
c.
Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan setelah perubahan:
 
0,00
d.
Penerimaan pinjaman daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Penerimaan pinjaman daerah setelah perubahan:
 
0,00
e.
Penerimaan kembali pemberian pinjaman:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah penerimaan kembali pemberian pinjaman setelah perubahan:
 
0,00
f.
Penerimaan piutang daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah penerimaan piutang daerah setelah perubahan
 
0,00
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
(3)
Pengeluaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis pembiayaan:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pembentukan dana cadangan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembentukan dana cadangan setelah perubahan:
 
0,00
b.
Penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
15.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.000.000.000,00
 
 
Jumlah penyertaan modal (investasi) daerah setelah perubahan:
 
25.000.000.000,00
c.
Pembayaran pokok utang sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo setelah perubahan:
 
0,00
d.
Pemberian pinjaman daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pemberian pinjaman daerah dan obligasi setelah perubahan:
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pembentukan dana cadangan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembentukan dana cadangan setelah perubahan:
 
0,00
b.
Penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
15.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.000.000.000,00
 
 
Jumlah penyertaan modal (investasi) daerah setelah perubahan:
 
25.000.000.000,00
c.
Pembayaran pokok utang sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo setelah perubahan:
 
0,00
d.
Pemberian pinjaman daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pemberian pinjaman daerah dan obligasi setelah perubahan:
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pembentukan dana cadangan sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembentukan dana cadangan setelah perubahan:
 
0,00
b.
Penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
15.000.000.000,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
10.000.000.000,00
 
 
Jumlah penyertaan modal (investasi) daerah setelah perubahan:
 
25.000.000.000,00
c.
Pembayaran pokok utang sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo setelah perubahan:
 
0,00
d.
Pemberian pinjaman daerah sejumlah:
 
 
 
1)
Semula
0,00
 
 
2)
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pemberian pinjaman daerah dan obligasi setelah perubahan:
 
0,00
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pasal 5

Uraian lebih lanjut Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari peraturan daerah ini, terdiri dari:
1.
Lampiran I
:
Ringkasan Perubahan APBD;
2.
Lampiran II
:
Ringkasan Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD;
3.
Lampiran III
:
Rincian Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, pendapatan, Belanja dan pembiayaan;
4.
Lampiran IV
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja Menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, program dan kegiatan;
5.
Lampiran V
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja Daerah untuk keselarasan dan Keterpaduan Urusan Pemerintahan Daerah dan Fungsi Dalam Kerangka Pengelolaan Keuangan Negara;
6.
Lampiran VI
:
Daftar Perubahan jumlah Pegawai Per Golongan dan Per jabatan
7.
Lampiran VII
:
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan dengan peraturan daerah;
8.
Lampiran VIII
:
Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran sebelumnya yang belum diselesaikan dan dianggarkan kembali dalam tahun anggaran ini;
9.
Lampiran IX
:
Daftar Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah.
1.
Lampiran I
:
Ringkasan Perubahan APBD;
2.
Lampiran II
:
Ringkasan Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD;
3.
Lampiran III
:
Rincian Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, pendapatan, Belanja dan pembiayaan;
4.
Lampiran IV
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja Menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, program dan kegiatan;
5.
Lampiran V
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja Daerah untuk keselarasan dan Keterpaduan Urusan Pemerintahan Daerah dan Fungsi Dalam Kerangka Pengelolaan Keuangan Negara;
6.
Lampiran VI
:
Daftar Perubahan jumlah Pegawai Per Golongan dan Per jabatan
7.
Lampiran VII
:
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan dengan peraturan daerah;
8.
Lampiran VIII
:
Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran sebelumnya yang belum diselesaikan dan dianggarkan kembali dalam tahun anggaran ini;
9.
Lampiran IX
:
Daftar Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah.
1.
Lampiran I
:
Ringkasan Perubahan APBD;
2.
Lampiran II
:
Ringkasan Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD;
3.
Lampiran III
:
Rincian Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, pendapatan, Belanja dan pembiayaan;
4.
Lampiran IV
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja Menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, program dan kegiatan;
5.
Lampiran V
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja Daerah untuk keselarasan dan Keterpaduan Urusan Pemerintahan Daerah dan Fungsi Dalam Kerangka Pengelolaan Keuangan Negara;
6.
Lampiran VI
:
Daftar Perubahan jumlah Pegawai Per Golongan dan Per jabatan
7.
Lampiran VII
:
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan dengan peraturan daerah;
8.
Lampiran VIII
:
Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran sebelumnya yang belum diselesaikan dan dianggarkan kembali dalam tahun anggaran ini;
9.
Lampiran IX
:
Daftar Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pasal 6

Bupati menetapkan peraturan tentang perubahan penjabaran anggaran pendapatan dan belanja daerah sebagai landasan operasional pelaksanaan.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pasal 7

Peraturan daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Agar setiap orang mengetahuinya pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Ditetapkan di Ranai
Pada tanggal 15 September 2010
BUPATI NATUNA,
ttd.
Drs. H. RAJA AMIRULLAH, Apt

Diundangkan di Ranai
Pada tanggal 15 September 2010
SEKRETARIS DAERAH,
ttd.
Drs. H. ILYAS SABLI, M.Si

Lembaran Daerah Kabupaten Natuna tahun 2010 Nomor 3
Background
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.