Peraturan Bupati Kabupaten Sleman Nomor: 113 Tahun 2016

Status tidak tersedia
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
PERATURAN BUPATI SLEMAN
NOMOR 113 TAHUN 2016
 
TENTANG
 
PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2017
 
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BUPATI SLEMAN,
 
 
 

Menimbang

bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6 Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 18 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017, perlu menetapkan Peraturan Bupati Sleman tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017;
 
 
 

Mengingat

1.
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 44);
2.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003, Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
3.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah terakhir dengan dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
4.
Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tentang Penetapan Mulai Berlakunya Undang-Undang 1950 Nomor 12,13,14 dan 15 dari Hal Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten di Jawa Timur/Tengah/Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Berita Negara Tahun 1950 Nomor 59);
5.
Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4502) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 171, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5340);
6.
Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
7.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 310);
8.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 31 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 874);
9.
Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 7 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2008 Nomor 2 Seri E);
10.
Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Sleman (Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2016 Nomor 11);
11.
Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 18 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 (Lembaran Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2016 Nomor…..);
 
 
 
MEMUTUSKAN:

Menetapkan

PERATURAN BUPATI TENTANG PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2017.
 
 
 

Pasal 1

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 terdiri atas:
 
 
 
1.
Pendapatan daerah:
 
 
 
a.
pendapatan asli daerah
Rp698.754.166.932,00
 
 
b.
dana perimbangan
Rp1.518.943.281.164,00
 
 
c.
lain-lain pendapatan daerah yang sah
Rp254.413.540.599,00
 
 
 
jumlah pendapatan daerah
 
Rp2.472.110.988.695,00
2.
Belanja daerah:
 
 
 
a.
belanja tidak langsung
 
 
 
 
1)
belanja pegawai
Rp1.098.457.489.596,69
 
 
 
2)
belanja bunga
Rp3.106.423.611,00
 
 
 
3)
belanja hibah
Rp42.967.387.300,00
 
 
 
4)
belanja subsidi
Rp0,00
 
 
 
5)
belanja bantuan sosial
Rp44.435.823.005,80
 
 
 
6)
belanja bagi hasil kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa
Rp47.360.297.027,00
 
 
 
7)
belanja bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa dan partai politik
Rp218.865.611.722,80
 
 
 
8)
belanja tidak terduga
Rp5.848.312.264,00
 
 
 
 
jumlah belanja tidak langsung
 
Rp1.461.041.344.527,29
 
b.
belanja langsung
 
 
 
 
1)
belanja pegawai
Rp159.181.422.090,20
 
 
 
2)
belanja barang dan jasa
Rp607.606.402.536,73
 
 
 
3)
belanja modal
Rp387.514.364.709,09
 
 
 
 
jumlah belanja langsung
 
Rp1.154.302.189.336,02
 
 
 
Jumlah belanja daerah
 
Rp2.615.343.533.863,31
 
 
 
Defisit sebesar
 
(Rp143.232.545.168,31)
3.
Pembiayaan daerah:
 
 
 
a.
penerimaan pembiayaan daerah sebesar
Rp175.252.545.168,31
 
 
b.
pengeluaran pembiayaan daerah sebesar
Rp32.020.000.000,00
 
 
Jumlah pembiayaan neto
 
Rp143.232.545.168,31
1.
Pendapatan daerah:
 
 
 
a.
pendapatan asli daerah
Rp698.754.166.932,00
 
 
b.
dana perimbangan
Rp1.518.943.281.164,00
 
 
c.
lain-lain pendapatan daerah yang sah
Rp254.413.540.599,00
 
 
 
jumlah pendapatan daerah
 
Rp2.472.110.988.695,00
2.
Belanja daerah:
 
 
 
a.
belanja tidak langsung
 
 
 
 
1)
belanja pegawai
Rp1.098.457.489.596,69
 
 
 
2)
belanja bunga
Rp3.106.423.611,00
 
 
 
3)
belanja hibah
Rp42.967.387.300,00
 
 
 
4)
belanja subsidi
Rp0,00
 
 
 
5)
belanja bantuan sosial
Rp44.435.823.005,80
 
 
 
6)
belanja bagi hasil kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa
Rp47.360.297.027,00
 
 
 
7)
belanja bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa dan partai politik
Rp218.865.611.722,80
 
 
 
8)
belanja tidak terduga
Rp5.848.312.264,00
 
 
 
 
jumlah belanja tidak langsung
 
Rp1.461.041.344.527,29
 
b.
belanja langsung
 
 
 
 
1)
belanja pegawai
Rp159.181.422.090,20
 
 
 
2)
belanja barang dan jasa
Rp607.606.402.536,73
 
 
 
3)
belanja modal
Rp387.514.364.709,09
 
 
 
 
jumlah belanja langsung
 
Rp1.154.302.189.336,02
 
 
 
Jumlah belanja daerah
 
Rp2.615.343.533.863,31
 
 
 
Defisit sebesar
 
(Rp143.232.545.168,31)
3.
Pembiayaan daerah:
 
 
 
a.
penerimaan pembiayaan daerah sebesar
Rp175.252.545.168,31
 
 
b.
pengeluaran pembiayaan daerah sebesar
Rp32.020.000.000,00
 
 
Jumlah pembiayaan neto
 
Rp143.232.545.168,31
1.
Pendapatan daerah:
 
 
 
a.
pendapatan asli daerah
Rp698.754.166.932,00
 
 
b.
dana perimbangan
Rp1.518.943.281.164,00
 
 
c.
lain-lain pendapatan daerah yang sah
Rp254.413.540.599,00
 
 
 
jumlah pendapatan daerah
 
Rp2.472.110.988.695,00
2.
Belanja daerah:
 
 
 
a.
belanja tidak langsung
 
 
 
 
1)
belanja pegawai
Rp1.098.457.489.596,69
 
 
 
2)
belanja bunga
Rp3.106.423.611,00
 
 
 
3)
belanja hibah
Rp42.967.387.300,00
 
 
 
4)
belanja subsidi
Rp0,00
 
 
 
5)
belanja bantuan sosial
Rp44.435.823.005,80
 
 
 
6)
belanja bagi hasil kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa
Rp47.360.297.027,00
 
 
 
7)
belanja bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa dan partai politik
Rp218.865.611.722,80
 
 
 
8)
belanja tidak terduga
Rp5.848.312.264,00
 
 
 
 
jumlah belanja tidak langsung
 
Rp1.461.041.344.527,29
 
b.
belanja langsung
 
 
 
 
1)
belanja pegawai
Rp159.181.422.090,20
 
 
 
2)
belanja barang dan jasa
Rp607.606.402.536,73
 
 
 
3)
belanja modal
Rp387.514.364.709,09
 
 
 
 
jumlah belanja langsung
 
Rp1.154.302.189.336,02
 
 
 
Jumlah belanja daerah
 
Rp2.615.343.533.863,31
 
 
 
Defisit sebesar
 
(Rp143.232.545.168,31)
3.
Pembiayaan daerah:
 
 
 
a.
penerimaan pembiayaan daerah sebesar
Rp175.252.545.168,31
 
 
b.
pengeluaran pembiayaan daerah sebesar
Rp32.020.000.000,00
 
 
Jumlah pembiayaan neto
 
Rp143.232.545.168,31
 
 
 

Pasal 2

Uraian lebih lanjut Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini, terdiri dari:
a.
Lampiran I
:
Ringkasan Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;
b.
Lampiran IA
:
Ringkasan Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menurut Rincian Obyek Belanja;
c.
Lampiran II
:
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;
d.
Lampiran III
:
Daftar Nama Penerima, Alamat Penerima, dan Besaran Hibah;
e.
Lampiran IV
:
Daftar Nama Penerima, Alamat Penerima, dan Besaran Bantuan Sosial.
a.
Lampiran I
:
Ringkasan Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;
b.
Lampiran IA
:
Ringkasan Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menurut Rincian Obyek Belanja;
c.
Lampiran II
:
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;
d.
Lampiran III
:
Daftar Nama Penerima, Alamat Penerima, dan Besaran Hibah;
e.
Lampiran IV
:
Daftar Nama Penerima, Alamat Penerima, dan Besaran Bantuan Sosial.
a.
Lampiran I
:
Ringkasan Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;
b.
Lampiran IA
:
Ringkasan Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menurut Rincian Obyek Belanja;
c.
Lampiran II
:
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;
d.
Lampiran III
:
Daftar Nama Penerima, Alamat Penerima, dan Besaran Hibah;
e.
Lampiran IV
:
Daftar Nama Penerima, Alamat Penerima, dan Besaran Bantuan Sosial.
 
 
 

Pasal 3

Pelaksanaan penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang ditetapkan dalam Peraturan Bupati ini dituangkan lebih lanjut dalam dokumen pelaksanaan anggaran satuan kerja perangkat daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
 
 
 

Pasal 4

Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
 
 
 
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Sleman.
 
 
 
Ditetapkan di Sleman
pada tanggal 30 Desember 2016
BUPATI SLEMAN,
ttd.
SRI PURNOMO
 
Diundangkan di Sleman
pada tanggal 30 Desember 2016
Pj. SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN SLEMAN,
ttd.
ISWOYO HADIWARNO
 
BERITA DAERAH KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2016 NOMOR 113
Background
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.