Putusan Pengadilan Pajak
Cari Putusan Pengadilan
Bea & Cukai
13 Juni 2019 | View: 2166
RISALAH
Putusan Pengadilan Pajak Nomor: PUT-118161.19/2017/PP/M.IXA Tahun 2019 
 
JENIS PAJAK
 Bea Masuk
 
TAHUN PAJAK
2017
 
POKOK SENGKETA
bahwa dalam pemeriksaan, terbukti yang menjadi pokok sengketa dalam sengketa banding ini adalah Penetapan Tarif Bea Masuk atas Pos 1-65 PIB dan Nilai Pabean, atas jenis barang berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), Negara Asal China, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dengan Pemberitahuan Impor Barang (PIB) nomor 327919 tanggal 26 Juli 2017 pembebanan Tarif Bea Masuk ACFTA dan Nilai Pabean CIF USD42,023.58, yang ditetapkan Terbanding dengan Tarif Bea Masuk umum (MFN) atas Pos 1-65 PIB dan Nilai Pabean CIF USD85,446.31 sehingga Pemohon Banding diharuskan membayar kekurangan pembayaran berupa Bea Masuk dan Pajak dalam rangka impor sebesar Rp532.476.000,00 (lima ratus tiga puluh dua juta empat ratus tujuh puluh enam ribu rupiah), yang tidak dapat disetujui Pemohon Banding; 
 
Menurut Terbanding
:
bahwa Terbanding menyampaikan Surat Nomor S-216/KPU.01/BD.1001/2018 tanggal 13 Agustus 2018 tentang Tanggapan atas Penjelasan Tambahan Pemohon Banding yang pada pokoknya menyatakan sebagai berikut: 
  1. Bahwa terbanding menolak dengan tegas semua dalil-dalil Pemohon banding kecuali terhadap apa yang diakui secara tegas kebenarannya;
  2. Bahwa berdasarkan surat permohonan keberatan nomor 0063/PER/VQM/VIII/17 tanggal 22 Agustus 2017 diketahui bahwa Pemohon Banding hanya melakukan keberatan atas penetapan Nilai Pabean saja.
  3. Bahwa berdasarkan surat penjelasan tambahan PT.VQM nomor 128/HF/VII/2018 tanggal 24 Juli 2018 diketahui bahwa Pemohon Banding hanya memberikan dokumen pendukung atas Nilai Pabean saja.
  4. Bahwa berdasarkan dokumen PIB, dokumen pendukung dan lampiran surat penjelasan tambahan PT.VQM, diketahui sebagai berikut :
    1. bahwa Pemohon tidak melampirkan secara Iengkap dan terperinci yang disertai dengan bukti yang obyektif dan terukur mengenai kronologis proses terbentuknya harga sampai dengan pencatatan dalam pembukuan Pemohon;
    2. bahwa Pemohon tidak melampirkan korespondensi yang merupakan komunikasi awal dari suatu transaksi bisnis sehingga tidak dapat ditelusuri proses terbentuknya harga antara Pemohon dan eksportir;
    3. Pemohon Banding dalam surat penjelasan tambahan nomor 128/HF/VII/2018 tanggal 24Juli 2018 menyatakan bahwa nilai barang pada PIB Nomor 327919 tanggal 26 Juli 2017 adalah CIF USD 41.188,58, hal tersebut tidak sesuai dengan dokumen Invoice dan pemberitahuan Pemohon Banding pada PIB Nomor 327919 tanggal 26 Juli 2017 dimana Pemohon Banding menyatakan bahwa nilai USD 41.188,58 adalah FOB.
    4. Pemohon Banding melampirkan dokumen Purchase Order nomor VQM/2017/0087 tanggal 09 Mei 2017, atas dokumen Purchase Order tersebut diragukan kebenarannya karena tidak terdapat lncoterm, tidak terdapat Term of Payment dan berdasarkan surat penjelasan tambahan nomor 128/FIFIVII/2018 tanggal 24 Juli 2018 diketahui Purchase Order senilai USD 41.188,58 adalah dalam lncoterm CIF, hal tersebut tidak sesuai dengan dokumen Invoice dan pemberitahuan Pemohon Banding pada PIB Nomor 350290 tanggal 08 Agustus 2017 dimana Pemohon Banding menyatakan bahwa nilai USD 41.188,58 adalah FOB.
    5. Berdasarkan dokumen Sales of Contract dan Invoice diketahui bahwa tidak terdapat Term of Payment yang disepakati oleh Pemohon Banding dan eksportir sehingga tidak dapat diketahui perjanjian pembayaran yang disepakati maka atas dokumen Sales of Contract dan Invoice tersebut diragukan kebenarannya.
    6. Berdasarkan pemberitahuan pada PIB Nomor 350290 tanggal 08 Agustus 2017 diketahui bahwa incoterm yang digunakan adalah FOB tetapi Pemohon Banding tidak melampirkan bukti pembayaran Freight.
    7. Berdasarkan pemberitahuan pada PIB Nomor 350290 tanggal 08 Agustus 2017 diketahui bahwa incoterm yang digunakan adalah FOB dan Pemohon Banding memberitahukan menggunakan Asuransi Dalam Negeri tetapi Pemohon Banding tidak melampirkan bukti pembayaran Insurance;
    8. Pemohon Banding melampirkan dokumen bukti pembayaran transaksi tetapi jumlah pembayaran tidak sesuai dengan dokumen Invoice nomor BMSC1717 tanggal 06 Juli 2017 dimana pada bukti pembayaran transaksi diketahui Pemohon Banding melakukan pembayaran sebesar USD 42.035,58 sedangkan pada Invoice nomor BMSC1717 tanggal 06 Juli 2017 diketahui Pemohon Banding diharuskan membayar sebesar USD 42.023,58 sehingga atas dokumen bukti pembayaran transaksi tersebut diragukan kebenaran dan peruntukkannya;
    9. Pemohon Banding melampirkan rekening koran tetapi hanya sebagian dari periode Agustus 2017 sehingga tidak dapat dilakukan pengujian silang;
    10. bahwa Pemohon tidak melampirkan pembukuan (Jurnal Umum, Buku Kas, Buku Hutang, buku pembelian, buku persediaan, general ledger) sehingga tidak dapat dilakukan uji silang atas pencatatan transaksi tersebut;
Berdasarkan tanggapan tersebut di atas, nilai pabean yang diberitahukan oleh PT. VQM pada PIB Nomor 327919 tanggal 26 Juli 2017 tidak dapat diyakini kebenarannya, importasi tidak dapat diberikan tarif preferensi bea masuk skema ACFTA dan Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor KEP-74811KPU.01/2017 tanggal 20 Oktober 2017 untuk dapat dipertahankan oleh Majelis Hakim Pengadilan Pajak;

bahwa Terbanding melakukan konfirmasi kepada pihak penerbit Certificate of Origin yaitu Zhejiang Entry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People's Republic of China dengan Surat Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Nomor: S-5722/KPU.01/2017 tanggal 03 Oktober 2017: subject Confirmation on Certificate of Origin;
 
bahwa jawaban dari pihak penerbit Certificate of Origin yaitu Zhejiang Entry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People's Republic of China nomor 33000017709 tanggal 08 Januari 2018 atas Surat Terbanding Nomor: S-5722/KPU.01/2017 tanggal 03 Oktober 2017, pada intinya menyatakan:
“We acknowledge receipt of your letter dated Oct 03, 2017 numbered S-5722/KPU.01/2017 and the enclosed original certificate of Form E No. E173301R00520011. After checking against our files, we confirm that the said certificate was issued by Zhejiang CIQ. For verification, we made an investigation and the result shows that the products covered by the certificate were manufactured in China. For each item of the products, the value of the originating materials used exceeds 40% of the FOB price of the finished product. The goods described in the certificate, the B/L and the invoice are of the same consignment. Details of the goods with different sizes and types see the enclosed invoice”.
     
Menurut Pemohon Banding
:
bahwa Pemohon Banding menggunakan Harga sebenar-benarnya dan Harga-harga yang tertera dalam dokumen-dokumen yang ada otentik dan dapat dipertanggung jawabkan;
 
bahwa oleh karena itu, Pemohon Banding tetap mempertahankan besarnya Nilai Pabean sebagaimana yang tercantum dalam dokumen-dokumen yang ada sesuai dengan fakta-fakta yang sebenarnya;

bahwa Pemohon Banding menyampaikan Surat nomor 128/HF/VII/2018 tanggal 24 Juli 2018 yang pada pokoknya menyatakan sebagai berikut:

bahwa bersama ini disampaikan penjelasan tambahan mengenai Bukti Transakasi Nilai Pabean beserta pembukuannya;

Tabel: Data dokumen transaksi impor PIB sebagai berikut; 327919 tanggal 26 Juli 2017
Dokumen
Nomor
Tanggal
Nilai (USD)
Keterangan
Purchase Order
VQM/2017/0092
16-05-2017
FOB 41,188.58
Pemasok: Ruian Shuncheng Trading Co, Ltd
Invoice
BMSC1717
06-07-2017
CIF 42,023.58
Sudah termasuk freight USD 835,00
Seller Ruian Shuncheng Trading Co, Ltd
PIB
327919
26-07-2017
CIF 42,023.58
Pemasok: Ruian Shuncheng Trading Co, Ltd
Transfer Application Bank BCA
 
23-08-2017
CIF 42,023.58
Rp560,918.709,00
Bank Penerima: Bank of China
Rekening Koran Bank BCA
 
23-08-2017
Rp560,918,709.00
Tarikan Tunai
General Ledger Bank BCA KPO
 
23-08-2017
Rp560,918,709.00
Pembayaran hutang impor Ruian Shuncheng
Laporan Mutasi Harian BCA KPO
 
23-08-2017
Rp560,918,709.00
Pembayaran hutang impor Ruian Shuncheng
Asuransi
20.18.01169.18.09
10 Juli 2017
USD41,188.00
 
Freight
 
10 juli 2017
USD835,00
 
bahwa Pemohon Banding menyampaikan Surat nomor 225/HF/IX/2018 tanggal 28 September 2018 tentang Tanggapan atas SR-216/KPU.01/BD.100/2018 tanggal 13 Agustus 2017 yang pada pokoknya menyatakan sebagai berikut:

bahwa sehubungan dengan permintaan Hakim saat sidang Ianjutan tanggal 14 Agustus 2018 untuk menanggapi Tanggapan Terbanding Nomor SR-216/KPU.01/BD.1001/2018 tanggaI 13 Agustus 2018 atas Bukti Transaksi Pemohon Banding berkaitan dengan KEP7481/KPU.01/2017 tanggal 20 Oktober 2017, Nomor Sengketa Pajak 118161.19/2017/PP, bersama ini disampaikan sebagai berikut:
  1. Terbanding menolak semua
  2. Pemohon Banding hanya melakukan keberatan atas Nillai Pabean saja.
Tanggapan;
bahwa pada KEP-7481/KPU.01/2017 tanggal 20 Oktober 2017
 
DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI Membaca Surat Keberatan Nomor 0063/PERNQM/VHI/17 Tanggal 22 Agustus 2017 yang diajukan oleh:
  1. Nama: PT.VQM
  2. NPWP:
  3. Alamat: Jl. Industri VII/VIII Blok M No. 9110 Pasir Jaatiuwung Tangerang
yang berisi keberatan terhadap surat Penetapan Taxifdan/atau Pabean (SPTNP) 
  1. Nomor: SPTNP-0016977/NOTUL/KPU-'1P/BD.02/2017
  2. Tanggal: 11 Agustus 2017
  3. Dari: Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Mengenai Penetapan TARIF DAN NILAI PABEAN Berdasarkan hal tersebut seharusnya Terbandingtidak perlu mempermasalahkan masalah keberatan lagi;
bahwa Pemohon Banding hanya menyampaikan dokumen Nilai Pabean Saja;

Tanggapan

bahwa tanggapan terhadap masalah Form E telah disampaikan pada Surat Bantahan Nomor 170/HF/VIII/2018 tanggal 13 Agustus 2018, bahwa Form E yang diajukan telah sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan tinggal menunggu jawaban Konfirmasi;

bahwa bukti-bukti tidak lengkap;

bahwa berkaitan dengan masalah tersebut berikut kami sampaikan bukti-bukti sebagai berikut;
  1. Kronologi dapat dilihat secara berunitan dari Tabel: Data dokumen transaksi impor PIB sebagai berikut; 327919 tanggal 26 Juli 2017
Dokumen
Nomor
Tanggal
Nilai (USD)
Keterangan
Purchase Order
VQM/2017/0092
16-05-2017
FOB 41,188.58
Pemasok: Ruian Shuncheng Trading Co, Ltd
Invoice
BMSC1717
06-07-2017
CIF 42,023.58
Sudah termasuk freight USD 835,00
Seller Ruian Shuncheng Trading Co, Ltd
PIB
327919
26-07-2017
CIF 42,023.58
Pemasok: Ruian Shuncheng Trading Co, Ltd
Transfer Application Bank BCA
 
23-08-2017
CIF 42,023.58
Rp560,918.709,00
Bank Penerima: Bank of China
Rekening Koran Bank BCA
 
23-08-2017
Rp560,918,709.00
Tarikan Tunai
General Ledger Bank BCA KPO
 
23-08-2017
Rp560,918,709.00
Pembayaran hutang impor Ruian Shuncheng
Laporan Mutasi Harian BCA KPO
 
23-08-2017
Rp560,918,709.00
Pembayaran hutang impor Ruian Shuncheng
Asuransi
20.18.01169.18.09
10 Juli 2017
USD41,188.00
 
Freight
 
10 juli 2017
USD835,00
 
bahwa pada tabel tersebut di atas menunjukkan adanya kesesuaian nilai transaksi CIF USD 42.023,58 atas importasi dengan NB Nomor 327919 tanggal 26 kill 2017;
  1. Menurut Terbanding, bahwa Pemohon Banding tidak melampirkan bukti korespondensi (surat, faksimili, e-mail)
    Tanggapan: Bahwa bukti korespondensi tidak dilampirkan karena Pemasok Ruian Shuncheng Trading Co, Ltd Co, Ltd sudah menjadi langganan dan saling percaya, maka komunikasi menggunakan telepon;
  2. Pemohon Banding dalam surat penjelasan tambahan nomor 128/HF/VIII/2018 tanggal 24 Juli 2018 menyatakan bahwa nilai barang pada PIB nomor 327919 tanggal 26 Juli 2017 dimana pemohon banding menyatakan bahwa nilai USD 41.188,58 adalah CIF
    Tanggapan
    Benar dalam hal tersebut Pemohon Banding salah ketik Tertulis USD41.188,58 adalah CIF seharusnya USD 41.188,58 adalah FOB;
  3. Purchase Order diragukan kebenarannya Tanggapan: Pemohon Banding menyampaikan dokumen sesuai kenyataan yang sebenamya dan secara kronologi telah menunjukan kesesuaian dengan dokumen lainnya;
bahwa Pemohon Banding menyampaikan Surat Nomor 252/HF/X/2018 tanggal 11 Oktober 2018 tentang Bantahan atas SUB SR-286/KPU.01/B13.10/2018 tanggal 02 Juli 2018 yang pada pokoknya menyatakan sebagai berikut:
 
Masalah Form E (Multiple Item)
 
Bahwa Pasal 13 Undang-Undang Republik indonesia Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah di ubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006, menyatakan:
(1) Bea Masuk dapat dikenakan berdasarkan tarif yang besarnya berbeda dengan yang dimaksud dalam pasal 12 ayat (1) terhadap:
  a. barang impor yang dikenakan tariff bea dasarkan perjanjian atau kesepakatan internasional;
  b. dst.
(2) Tata cara pengenaan dan besarnya tariff bea masuk sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) diatur lebih lanjut dengan beraturan menteri
Penjelasan Pasal 13 Ayat (1)
Ayat ini memberikan kewenangan kepada menteri untuk menetapkan tariff bea Masuk yang besarnya bebeda dengan tariff yang dimaksud dalam pasal 12 Ayat (1) Huruf a Tariff bea masuk dikenakan berdasarkan perjanjian atau kesepakatan yang Dilakukan Pemerintan Republik Indonesia dengan pemerintab Negara lain Atau beberapa Negara lain, misalnya bea masuk berdasarkan Common Effektive Preferential Tarif for Asean Free Trade Area (CEPT for AC-FTA)
 
Bahwa berdasarkan ketentuan di atas, ASEAN-China Free Trade Area (AC-FTA) Termasuk salah satu dari penetapan tariff bea masuk berdasarkan perjanjian atau Kesepakatan yang di lakukan pemerintah Indonesia dengan pemerintah beberapa Negara lain;
 
Bahwa demikian pula pembertakuan Asean China Free Trade Area (AC-FTA), Berlaku antar Negara, yaitu perdagangan pada tingkat Negara, bukan pada tingkat Di bawahnya;

Bahwa untuk pemberlakuan tariff AC-FTA, terdapat ketentuan dalam Operational Certification Procedures (OCP) for The Rules of Origin of The Asean-China Free Trade Area (AC-FFA) yang telah di sahkan dengan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 48 Tahun2004 tentang pengesahan Framework Area on Comprehensive Economic Coorperation between The Association of South East Asian Nation and The People's Republik of China (Persetujuan Kerangkan Kerja Mengenai Kerjasama Ekonomi Menyeluruh antara Negara-negara Anggota Asosiasi Bangsa-bangsa Asia Tenggaradan Republik Rakyat China);

bahwa perubahaan dari persetujuan tersebut juga telah disahkan dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2011 ta al 7 Juli 2011 tentang Pengesahaan Second Protokol To Amend the Agreement On Trade in Goods of The Framework Agremeent On Comprehensive Economic Co-operation Between The Assosiation of The South East Asian Nations And The People's Republik of China (Persetujuan Kerangka Kerja mengenai Kerjasama Ekonomi Menyeluruh Antara Negara-negara Anmota Asosiasi Bangsa-bangsa Asia Tenggara dan Republic Rakyat China) yang berlaku secara efektif pada tanggal 3 Oktober 2011 Sesuai dengan surat Kementrian Luar Negeri Nomor D/03924/1012011/60;

Bahwa ROO/OCP ACFTA merupakan perjanjian/persetujuan Negara-negara Anggota asosiasi bangsa-bangsa Asia Tenggara dan Republik Rakyat China.

Bahwa perjanjian tersebut merupakan perjanjian antar Negara-negara dalam rangka Kerjasama ekonomi secara menyeluruh yang antara lain merigatur tentang barang Ekspor dari Ona yang di impor oleh Negara-negara ASEAN atau sebaliknya, dan dari perjanjian tersebut disepakati bahwa dokumen resmi yag di pergunakan untuk Memperoleh tariff preferensi adaiah SKA (Form E) yang di keluarkan oleh pejabat Yang berwenang;
 
Bahwa berdasarkan penjeiasan tersebut, Negara-negara ASEAN dan China wajib Memenuhi segala ketentuan dsan persyaratan dalam menerbitkanfinengeluarkan SKA (Form E) yang di atur daiam ROCVOCP ACP-A, sehingga apabila SKA (Form E) telah di tandatangani oleh pejabat yang berwenang Negara-negara Pengeskpor, maka SKA (Form E) tersebut sah.
 
Bahwa hal tersebut ditegaskan pada Padsal 6 aayat (1) huruf e dan huruf f Peraturan Menteri Keuangan Nomor 205/PMK.04/2015 tentang Tata Cara Pengenaan Tarif Bea masuk Daiam Rangka Perjanjian atau Kesepakatan internasional, yang mengharuskan kolom2 pada SKA sesuai ketentuan pengisian pada halaman sebalik, sebagaimana kutipan berikut:
 
Pasal 6
(1) Ketentuan Prosedural sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 ayat (2) huruf c yang berkaitan dengan penerbitan SKA, harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
  a. dicantumkan kritetia asal barang untuk tiap-tiap jenis barang daiam hal SKA mencantumakan lebih dari 1 (satu) jenis barang;
  b. kolom-kolom pada SKA diisi sesuai ketentuan pengisian pada halaman sebaliknya SKA (overleaf notes)
     
Masalah Penetapan Nitai Pabean:

Bahwa Nilai Pabean untuk penghitungan bea masuk diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan, disebutkan:
 
Pasal 15
(1) Nilai pabean untuk penghitungan bea masuk adalah nilai transaksi dari barang yang bersangkutan.
Bahwa Nilai Pabean untuk penghitungan bea masuk diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 160/PMK.04/2010 Tentang Nilai Pabean Untuk Penghitungan Rea Masuk, disebutkan:
 
Pasal 2
(1) Nilai pabean untuk peneitungan bea masuk adalah nilai impor yang bersangkutan.
(2) Nilai pabean sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah nilai pabean dalam International Commercial Terms (incoterms) Cost, Insurance, dan Freight (CIF)
Pasal 5
(1) Nilai transaksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) merupakan harga yang sebenarnya dibayar atau seharusnya dibayar oleh pembeli kepada penjual atas barang yang dijual untuk diekspor ke dalam Daerah Pabean ditambah dengan biaya-biaya dan/atau nilai-nilai yang harus ditambahkan pada nilai transaksi sepanjang biaya-biaya dan/atau nilai-nilai tersebut belum termasuk dalam harga yang sebenarnya dibayar atau yang seharusnya dibayar.
Pasal 7
(1) Nilai transaksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dapat diterima sebagaimana nilai pabean sepanjan memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  1. Tidak terdapat pembatasan-pembatasan atas pemanfaatan atau pemakaian barang impor selain pembatasan-pembatasan yang:
    1. Diberlakukan atau diharuskan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku di dalam Daerah Pabean.
    2. Membatasi wilayah geografis tempat penjualan kembali barang yang bersangkutan.
    3. Tidak mempengaruhi nilai barang secara substansial.
  2. Tidak terdapat persyaratan atau pertimbangan yang diberlakukan terhadap transaksi atau nilai barang impor yang mengakibatkan nilai barang impor yang bersangkutan tidak dapat ditentukan nilai pabeannya.
  3. Tidak terdapat proceeds sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (3) huruf d yang harus diserahkan oleh pembeli kepada penjual, kecuali proceeds tersebut dapat ditambahkan pada harga yang sebenarnya dibayar atau seharusnya dibayar, dan
  4. Tidak terdapat hubungan antara penjual dan pembeli sebagaimana dimaksud dalam Pasal I angka 3, yang mempengaruhi harga barang;
bahwa berdasarkan uraian tersebut di atas, kami menolak Metode Pengulangan (Fallback) menggunakan Metode Barang Identik yang diterapkan secara fleksibel (Pos 3, 7, 8, 11, 12, 16, 19, 21, 23, 49, 51, 53, 54, 55) Metode Pengulangan (Fallback) menggunakan Metode Barang Serupa yang diterapkan secara fleksibel (Pos 35 s/d 48) dan Metode Pengulangan (Fallback) menggunakan Metode Deduksi (Pos 1, 4 s/d 8, 10, 13, 15, 17, 18, 20, 24 s/d 33, 56 s/d 58) sehingga total Nilai Pabean menjadi CIF USD 85.446,31, karena nilai yang kami beritahukan dalam PIB No 327919 tanggal 26 Juli 2017 adalah nilai transaksi dari barang impor yang bersangkutan yang merupakan harga yang sebenamya dibayar, dan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

Tanggapan Nomor S-216/KPU.01/BD.1001/2018
Angka 4 huruf a s/d h
 
Bahwa benar dalam surat kami nomor 128/HF/VII/2018 tanggal 24 Juli 2018, kami belum menyampaikan bukti masalah Keabsahan form E selanjutnya Bersama ini bukti-bukti tersebut kami sampaikan;

Bahwa benar dalam surat kami nomor 128/HF/VII/2018 tanggal 24 Juli 2018 terdapat salah pengetikan Incoterem Tertulis CIF seharusnya FOB tidak dilampiri Bukti Asuransi Dalam negeri dan pembayran Freight, bersama ini kami sampaikan bukti Asuransi dan Freight nya Bersama ini kami sampaikan bukti-bukti pendukung nilai transaksi.
 
Data dokumen transaksi impor P18 sebagai berikut; 327919 tanggal 26 Juli 2017
Dokumen
Nomor
Tanggal
Nilai (USD)
Keterangan
Purchase Order
VQM/2017/0092
16-05-2017
FOB 41,188.58
Pemasok: Ruian Shuncheng Trading Co, Ltd
Invoice
BMSC1717
06-07-2017
CIF 42,023.58
Sudah termasuk freight USD 835,00
Seller Ruian Shuncheng Trading Co, Ltd
PIB
327919
26-07-2017
CIF 42,023.58
Pemasok: Ruian Shuncheng Trading Co, Ltd
Transfer Application Bank BCA
 
23-08-2017
CIF 42,023.58
Rp560,918.709,00
Bank Penerima: Bank of China
Rekening Koran Bank BCA
 
23-08-2017
Rp560,918,709.00
Tarikan Tunai
General Ledger Bank BCA KPO
 
23-08-2017
Rp560,918,709.00
Pembayaran hutang impor Ruian Shuncheng
Laporan Mutasi Harian BCA KPO
 
23-08-2017
Rp560,918,709.00
Pembayaran hutang impor Ruian Shuncheng
Asuransi
20.18.01169.18.09
10 Juli 2017
USD41,188.00
 
Freight
 
10 juli 2017
USD835,00
 
Berdasarkan uraian dan kesimpulan Pemohon Banding tersebut di atas baik itu masalah penetapan pembebanan dan penetapan Nilai Pabean, maka kami mohon agar Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor KEP-7481/KPU.01/2017 tanggal 20 Oktober 2017 dibataikan;

Demikian kami sampaikan sebagai bahan pertimbangan Majelis Hakim, atas kebijaksanaan dan putusan yang seadil-adilnya kami ucapkan terimakasih.
     
Menurut Majelis 
:
Penetapan Pembebanan Tarif 
 
bahwa Pemohon Banding melakukan importasi dengan PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017, jenis barang berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), Negara asal China, yang diimpor dengan PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017 dengan pembebanan tarif bea masuk ACFTA untuk Pos 1 s.d. 34 dan 59 s.d. 65 sebesar 0% dan untuk Pos 35 s.d. 58 sebesar 5% dengan Form E Nomor E173301R00520011 tanggal 10 Juli 2017;

bahwa Terbanding menetapkan dengan Keputusan Nomor: KEP-7481/KPU.01/2017 tanggal 20 Oktober 2017, pembebanan tarif bea masuk atas barang impor berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), yang diimpor dengan PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017, menjadi pembebanan tarif bea masuk yang berlaku umum (MFN) untuk Pos 1 s.d. 34 dan 59 s.d. 65 sebesar 5% dan untuk Pos 35 s.d. 58 sebesar 10% dengan alasan bahwa PIB nomor 327919 tanggal 26 Juli 2017 tidak dapat diberikan preferensi tarif bea masuk dalam rangka Skema AC-FTA karena 65 jenis barang dengan jenis, tipe, dan spesifikasi yang berbeda-beda sedangkan pada kolom 7 Form E, tercantum 20 (dua puluh) jenis barang dengan 20 uraian barang dengan masing-masing uraian barang terdiri dari merk yang berbeda-beda;

bahwa Pemohon Banding dalam Surat Banding Nomor: 0118/BD/VQM/XI/2017 tanggal 16 November 2017 menyatakan tidak setuju atas penetapan Terbanding dalam Keputusan Nomor: KEP-7481/KPU.01/2017 tanggal 20 Oktober 2017 dengan alasan bahwa barang impor Pemohon Banding sudah benar dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;

bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis terhadap bukti/dokumen pendukung Terbandingdan Pemohon Banding serta fakta persidangan, dapat dikemukakan sebagai berikut:
bahwa yang menjadi pokok sengketa dalam banding ini adalah penetapan pembebanan tarif bea masuk atas jenis barang berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), yang diimpor dengan PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017, menjadi pembebanan tarif bea masuk yang berlaku umum (MFN) untuk Pos 1 s.d. 34 dan 59 s.d. 65 sebesar 5% dan untuk Pos 35 s.d. 58 sebesar 10% dengan alasan bahwa PIB nomor 327919 tanggal 26 Juli 2017 tidak dapat diberikan preferensi tarif bea masuk dalam rangka Skema AC-FTA karena 65 jenis barang dengan jenis, tipe, dan spesifikasi yang berbeda-beda sedangkan pada kolom 7 Form E, tercantum 20 (dua puluh) jenis barang dengan 20 uraian barang dengan masing-masing uraian barang terdiri dari merk yang berbeda-beda;
 
bahwa ketentuan yang mengatur ACFTA adalah sebagai berikut:
  1. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2011 tentang Pengesahan Second Protocol To Amend The Agreement On Trade In Goods Of The Framework Agreement On Comprehensive Economic Co-Operation Between The Association Of Southeast Asian Nations And The People’s Republic Of China, yang mengatur bahwa dalam melaksanakan kerjasama ACFTA disepakati untuk menggunakan Revised Operational Certification Procedures (OCP) For The Rules Of Origin Of The ASEAN-China Free Trade Area;
  2. Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 26/PMK.010/2017 tanggal 27 Februari 2017 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk Dalam Rangka ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA);
bahwa Appendix 1: Revised Operational Certification Procedures (OCP) For The Rules Of Origin Of The ASEAN-China Free Trade Area Rule 7 menyatakan “The Issuing Authorities shall, to the best of their competence and ability, carry out proper examination of each application for the Certificate of Origin (Form E) to ensure that: 
(a) The application and the Certificate of Origin (Form E) are duly completed in accordance with the requirements as defined in the Overleaf Notes of the Certificate of Origin (Form E), and signed by the authorised signatory;
(b) The origin of the product is in conformity with the Rules of Origin for the ACFTA;
(c) The other statements of the Certificate of Origin (Form E) correspond to supporting documentary evidence submitted;
(d) Description, quantity and weight of products, marks and number of packages, number and kinds of packages, as specified, conform to the products to be exported;
(e) Multiple items declared on the same Certificate of Origin (Form E) shall be allowed subject to the domestic laws, regulations and administrative rules of the importing Party provided each item must qualify separately in its own right;
bahwa Pasal 1 ayat (1) Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 26/PMK.010/2017 tanggal 27 Februari 2017 menyatakan “Menetapkan tarif bea masuk atas impor barang dari negara Republik Rakyat Tiongkok dan negara-negara ASEAN dalam rangka ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA), sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini”;

bahwa Pasal 2 ayat (1) Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 26/PMK.010/2017 tanggal 27 Februari 2017 menyatakan “Pengenaan bea masuk berdasarkan penetapan tarif bea masuk sebagaimana dimaksud pada Pasal 1, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: 
a) tarif bea masuk dalam rangka ASEAN-China Free Trade Area yang lebih rendah dari tarif bea masuk yang berlaku secara umum, hanya diberlakukan terhadap barang impor yang dilengkapi dengan Surat Keterangan Asal (Form E) yang telah ditandatangani oleh pejabat berwenang di negaranegara bersangkutan dan telah memenuhi ketentuan asal barang sesuai perjanjian ASEANChina Free Trade Area;
b) importir, pengusaha tempat penimbunan berikat, dan pengusaha pusat logistik berikat, wajib mencantumkan nomor referensi dan tanggal Surat Keterangan Asal (Form E) sebagaimana dimaksud pada huruf a dan kode fasilitas 54 pada pemberitahuan pabean impor;
c) lembar asli Surat Keterangan Asal (Form E) dalam rangka ASEAN-China Free Trade Area sebagaimana dimaksud pada huruf a, wajib disampaikan oleh: 
 
  1. importir, pada saat pengajuan dokumen pemberitahuan pabean impor sebagaimana dimaksud pada huruf b di kantor pabean pelabuhan pemasukan;
  2. ipengusaha tempat penimbunan berikat, paling lambat 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak tanggal Surat Persetujuan Pengeluaran Barang Pemberitahuan Impor Barang untuk ditimbun di tempat penimbunan berikat, kepada pejabat bea dan cukai di kantor pabean yang melakukan penelitian dokumen; dan
  3. pengusaha pusat logistik berikat, paling lambat 3 (tiga) hari kerja sejak tanggal Surat Persetujuan Pengeluaran Barang Pemberitahuan Pabean Pemasukan Barang Impor untuk ditimbun di pusat logistik berikat, kepada pejabat bea dan cukai di kantor pabean yang melakukan penelitian dokumen; 
d) dalam hal tarif bea masuk yang berlaku secara umum lebih rendah dari tarif bea masuk dalam rangka ASEAN-China Free Trade Area sebagaimana tercantum dalam Lampiran, tarif bea masuk yang berlaku adalah tarif bea masuk yang berlaku secara umum”; 
bahwa ACFTA (Form E) merupakan perjanjian Internasional antara Pemerintah dengan Pemerintah (G to G), sehingga tidak mungkin pihak Pemohon Banding (swasta) melakukan konfirmasi kepada pemerintah China untuk mencari bukti tidak sahnya Form E yang telah dikeluarkan oleh Pejabat China. Oleh karenanya Majelis berpendapat bahwa Terbanding sebagai Pejabat Tata Usaha Negara atau Pejabat Pemerintahlah yang berkewajiban membuktikan sah atau tidaknya Form E berdasarkan hasil Konfirmasi yang tegas dari pejabat berwenang China;
 
bahwa Terbanding melakukan konfirmasi kepada pihak penerbit Certificate of Origin yaitu Zhejiang Entry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People's Republic of China dengan Surat Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Nomor: S-5722/KPU.01/2017tanggal 03 Oktober 2017: subject Confirmation on Certificate of Origin;
 
bahwa jawaban dari pihak penerbit Certificate of Origin yaitu Zhejiang Entry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People's Republic of China nomor 33000017709 tanggal 08 Januari 2018 atas Surat TerbandingNomor: S-5722/KPU.01/2017 tanggal 03 Oktober 2017, pada intinya menyatakan: 
  • Certificate was issued by Zhejiang CIQ.
  • Manufactured in China.
  • For each item of the products, the value of the originating materials used exceeds 40% of the FOB price of the finished product.
  • The goods described in the certificate, the B/L and the invoice are of the same consignment.
  • Details of the goods with different sizes and types see the enclosed invoice;
bahwa pemeriksaan PIB nomor 327919 tanggal 26 Juli 2017 dan dokumen pendukungnya diperoleh data sebagai berikut:
bahwa Invoice, Packing List, Form E dan PIB nomor 327919 tanggal 26 Juli 2017 menyebutkan: pada kolom 7 Form E tertulis 220+80+45+45+60+115+90+65+60+77+40+ 69+26+47+165+48+185+72+7+67=1.583 cartons, jumlah tersebut sama dengan PIB pada kolom 28 dan Packing List nomor BMSC1717 tanggal 06 Juli 2017 yang tercantum pada PIB kolom 15 dan Form E kolom 10;
 
bahwa dengan demikian uraian jenis barang pada kolom 7 Form E ditulis singkat yang mengandung maksud/ mempunyai arti seluruh uraian barang pada Invoice, yang nomor Invoice tercantum pada kolom 10 Form E;
 
bahwa barang impor telah dilengkapi persyaratan prefferensi tarif ACFTA berupa Surat Keterangan Asal (SKA) Form E yang menjelaskan identitas barangnya, telah dicap/stempel, telah ditandatangani oleh Pejabat berwenang China, dan telah dikeluarkan dari Negara China, serta dokumen pengangkut berupa B/L juga diterbitkan dari Negara China yang mencantumkan barang impor berasal dari negara China sehingga SKA (Form E) tersebut adalah sah dan mempunyai hak untuk mendapat preferensi tarif bea masuk ACFTA;
 
bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dapat Majelis simpulkan bahwa barang impor berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), yang diimpor dengan PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017, mendapat preferensi tarif skema ACFTA dengan pembebanan tarif bea masuk untuk Pos 1 s.d. 34 dan 59 s.d. 65 sebesar 0% dan untuk Pos 35 s.d. 58 sebesar 5%; 
 
Penetapan Nilai Pabean 
 
bahwa Pemohon Banding melakukan importasi dengan PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017, jenis barang berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), Negara asal China, dengan nilai pabean sebesar CIF USD42,023.58;

bahwa Terbanding menetapkan dengan Keputusan Nomor: KEP-7481/KPU.01/2017 tanggal 20 Oktober 2017, nilai pabean untuk jenis barang berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017, nilai pabean sebesar total CIF USD42,023.58 menjadi sebesar total CIF USD85,446.31 dengan alasan bahwa nilai transaksi yang diberitahukan tidak dapat diyakini kebenarannya untuk bisa ditetapkan sebagai Nilai Pabean;

bahwa Pemohon Banding dalam Surat Banding Nomor: 0118/BD/VQM/XI/2017 tanggal 16 November 2017 menyatakan tidak setuju atas penetapan Terbanding dalam Keputusan Nomor: KEP-7481/KPU.01/2017 tanggal 20 Oktober 2017 dengan alasan bahwa Pemohon Banding menggunakan harga sebenar-benarnya dan harga-harga yang tertera dalam dokumen-dokumen yang ada otentik dan dapat dipertanggung jawabkan;
 
bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis terhadap bukti/dokumen pendukung Terbanding dan Pemohon Banding, dapat dikemukakan sebagai berikut:
 
bahwa yang menjadi pokok sengketa dalam banding ini adalah penetapan nilai pabean jenis barang berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), Negara asal China, yang diberitahukan dengan PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017 dengan nilai pabean sebesar total CIF USD42,023.58 menjadi sebesar total CIF USD85,446.31 dengan alasan bahwa nilai transaksi yang diberitahukan tidak dapat diyakini kebenarannya untuk bisa ditetapkan sebagai Nilai Pabean;
 
bahwa Pasal 15 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 menyatakan bahwa “Nilai pabean untuk penghitungan bea masuk adalah nilai transaksi dari barang yang bersangkutan”;
 
bahwa Pasal 2 ayat (1) Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 160/PMK.04/2010 tanggal 01 September 2010 tentang Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.04/2016 tanggal 03 Maret 2016 (Peraturan Menteri Keuangan tentang Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk) menyatakan: 
(1) Nilai pabean untuk penghitungan bea masuk adalah nilai transaksi dari barang impor yang bersangkutan yang memenuhi syarat-syarat tertentu;
(2)
Nilai pabean sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah nilai pabean dalam International Commercial Terms (incoterms) Cost, Insurance, dan Freight (CIF)
bahwa Pasal 7 ayat (1) Peraturan Menteri Keuangan tentang Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk tersebut menyatakan “Nilai transaksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dapat diterima sebagai nilai pabean sepanjang memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  1. tidak terdapat pembatasan-pembatasan atas pemanfaatan atau pemakaian barang impor selain pembatasan-pembatasan yang
    1. diberlakukan atau diharuskan oleh peraturan Perundang-undangan yang berlaku di dalam Daerah Pabean;
    2. membatasi wilayah geografis tempat penjualan kembali barang yang bersangkutan;
    3. tidak mempengaruhi nilai barang secara substansial;
  2. tidak terdapat persyaratan atau pertimbangan yang diberlakukan terhadap transaksi atau nilai barang impor yang mengakibatkan nilai barang impor yang bersangkutan tidak dapat ditentukan nilai pabeannya;
  3. tidak terdapat proceeds sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (3) huruf d yang harus diserahkan oleh pembeli kepada penjual, kecuali proceeds tersebut dapat ditambahkan pada harga yang sebenarnya dibayar atau yang seharusnya dibayar; dan
  4. tidak terdapat hubungan antara penjual dan pembeli sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 3, yang mempengaruhi harga barang;
bahwa Terbanding menetapkan nilai pabean atas PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017 dengan menggunakan Metode Pengulangan (Fallback) Nilai Transaksi Barang Identik Yang Diterapkan Secara Fleksibel untuk Pos 3,7,9,11,12,16,19,21,23,49,51,53,54,55 PIB, Metode Pengulangan (Fallback) Nilai Transaksi Barang Serupa Yang Diterapkan Secara Fleksibel untuk Pos 35 s.d. 48 PIB dan Metode Pengulangan (Fallback) Menggunakan Metode Deduksi untuk Pos 1,4 s.d.6,8,10,13,15,17,18,20,24 s.d. 30,32 s.d.34,56 s.d. 58 PIB sedangkan untuk Pos 2,14,22,31,50,52,59 s.d.65 sesuai dengan PIB;
 
bahwa Terbanding tidak dapat membuktikan dengan dasar hukum aturan yang dilanggar oleh Pemohon Banding yang mengakibatkan nilai pabean digugurkan atau tidak diterima sebagai nilai transaksi sebagaimana diatur dalam Pasal 15 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1994 dan Pasal 7 ayat (1) Peraturan Menteri Keuangan tentang Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk (persyaratan gugur atau tidak diterimanya nilai transaksi);
 
bahwa Pemohon Banding dalam persidangan telah menyerahkan data yang mendukung terbentuknya nilai transaksi yang dilengkapi dengan data voucher pembayaran, Telegraphic Transfer (T/T) Bank, Rekening Koran Bank, Pembukuan Perusahaan, Invoice, PIB dan telah diperiksa oleh Terbanding. Terbanding tidak mempermasalahkan dokumen Invoice dan PIB sebagai data pendukung, karena semua data asli PIB dan Invoice ada pada Terbanding yang disampaikan oleh Pemohon Banding pada saat pengajuan PIB dan data software semua tersedia dalam data base komputer (pelayanan dengan sistem komputerisasi) Terbanding;
 
bahwa diketahui barang yang diimpor Pemohon Banding sesuai dengan Invoice Nomor: BMSC1717 tanggal 06 Juli 2017 adalah Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB) dari Ruian Shuncheng Trading Co., Ltd. dengan total harga sebesar CIF USD42,023.58;
 
bahwa barang berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB) dari Ruian Shuncheng Trading Co., Ltd. dengan Bill of Lading Nomor: YMLUI232084590 tanggal 10 Juli 2017 dan Invoice Nomor: BMSC1717 tanggal 06 Juli 2017 telah diberitahukan dalam PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017 dengan nilai pabean sebesar CIF USD42,023.58;
 
bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis terhadap dokumen impor Pemohon Banding, diketahui barang yang diimpor sesuai dengan PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017 adalah impor Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB) dari Ruian Shuncheng Trading Co., Ltd., dengan total harga CIF USD42,023.58 sesuai dengan Invoice Nomor: BMSC1717 tanggal 06 Juli 2017;
 
bahwa Pemohon Banding mencatat pembayaran kepada Ruian Shuncheng Trading Co., Ltd. sebesar USD42,025.58, pembayaran untuk Invoice Nomor: BMSC1717 tanggal 06 Juli 2017, sesuai Bukti pembayaran dengan Aplikasi Transfer Bank BCA tanggal 23 Agustus 2017 sebesar USD42,025.58 dan Rekening Giro Bank BCA periode 31 Juli 2017 s.d. 31 Agustus 2017 sebesar USD42,025.58. Dengan demikian, Majelis berpendapat bahwa terhadap Bukti pembayaran dengan Aplikasi Transfer Bank BCA tanggal 23 Agustus 2017 sebesar USD42,025.58 dan Rekening Giro Bank BCA periode 31 Juli 2017 s.d. 31 Agustus 2017 sebesar USD42,025.58 adalah pembayaran untuk Invoice Nomor: BMSC1717 tanggal 06 Juli 2017 sebesar USD42,023.58, selisih lebih USD2.00 dapat dipertimbangkan;
 
bahwa berdasarkan pemeriksaan tersebut, dapat Majelis simpulkan bahwa Pemohon Banding dapat membuktikan bahwa nilai transaksi yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017 sebesar CIF USD42,023.58 adalah merupakan harga yang sebenarnya atau yang seharusnya dibayar Pemohon Banding;
 
MENIMBANG
bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, Majelis berpendapat bahwa barang impor berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), Negara asal China, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam PIB Nomor 327919 tanggal 26 Juli 2017, mendapat preferensi tarif bea masuk skema ACFTA dengan pembebanan tarif bea masuk untuk Pos 1 s.d. 34 dan 59 s.d. 65 sebesar 0% dan untuk Pos 35 s.d. 58 sebesar 5% dan harga barang impor berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lainlain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), Negara asal China, yang tercantum dalam Invoice Nomor: BMSC1717 tanggal 06 Juli 2017 dan telah diberitahukan sebagai nilai pabean dalam PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017 sebesar total CIF USD42,023.58 adalah merupakan harga yang sebenarnya atau yang seharusnya dibayar Pemohon Banding. Oleh karenanya, Majelis berkesimpulan mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding dengan membatalkan Keputusan Terbanding Nomor: KEP-7481/KPU.01/2017 tanggal 20 Oktober 2017; 
 
MENGINGAT
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berkaitan dengan perkara ini; 
 
MEMUTUSKAN
Mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding terhadap Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor KEP-7481/KPU.01/2017 tanggal 20 Oktober 2017 tentang Penetapan atas Keberatan Pemohon Banding Terhadap Penetapan yang Dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai dalam Surat Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPTNP) nomor SPTNP-016922/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2017 tanggal 11 Agustus 2017, atas nama Pemohon Banding, dan menetapkan pembebanan tarif bea masuk dan nilai pabean atas PIB Nomor: 327919 tanggal 26 Juli 2017, jenis barang berupa Motor Starter Assy; Vega ZR dan lain-lain (65 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), Negara asal China, mendapat preferensi tarif bea masuk skema ACFTA untuk Pos 1 s.d. 34 dan 59 s.d. 65 PIB sebesar 0% dan untuk Pos 35 s.d. 58 PIB sebesar 5% dan nilai pabean sebesar total CIF USD42,023.58, sehingga bea masuk, pajak dalam rangka impor dan denda administrasi yang masih harus dibayar adalah nihil; 
 
Demikian diputus di Jakarta pada hari Selasa tanggal 23 Oktober 2018 berdasarkan musyawarah Majelis IXA Pengadilan Pajak dengan susunan Majelis Hakim dan Panitera Pengganti sebagai berikut:
Drs. Surendro Suprijadi, MM sebagai Hakim Ketua,
Drs. Sunarto, MM, MH sebagai Hakim Anggota,
Ir. Hendi Budi Santosa, M.Eng. sebagai Hakim Anggota,
Zulfenny E. N. Nerwan sebagai Panitera Pengganti
 
dan diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Selasa tanggal 22 Januari 2019 oleh Hakim Ketua dengan dihadiri oleh para Hakim Anggota dan Panitera Pengganti serta tidak dihadiri oleh Terbandingdan tidak dihadiri oleh Pemohon Banding:
Perlu bantuan?

Mengalami kendala dalam menemukan dokumen yang Anda cari? Kami siap membantu, serta mengharapkan kritik dan saran dari Anda.


Mempersiapkan
Print File