Putusan Pengadilan Pajak
Cari Putusan Pengadilan
Bea & Cukai
5 Desember 2019 | View: 113
RISALAH
Putusan Pengadilan Pajak Nomor: PUT-002582.45/2018/PP/M.XVIIB Tahun 2019
 
JENIS PAJAK
Tarif
 
TAHUN PAJAK
2018
 
POKOK SENGKETA
bahwa dalam pemeriksaan, terbukti yang menjadi pokok sengketa dalam sengketa banding ini adalah mengenai penetapan tarif, atas importasi Jenis barang: Solid Mask Machine Kd Baik & Baru…dst. (3 jenis barang sesuai Lembar Lanjutan PIB), Negara asal: Cina, Pemasok: Zhangjiagang Jiuyi Machinery Manufacture, diberitahukan dalam PIB Nomor 547685 tanggal 27 November 2017, yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Terbanding Nomor KEP-1073/KPU.01/2018 tanggal 2 Februari 2018 jo. Ralat Keputusan Terbanding Nomor KEP-1073/KPU.01/2018 tanggal 2 Februari 2018, dengan perincian sebagai berikut:
 
Pos
Jenis Barang
PIB
Penetapan
Klasifikasi
BM
Klasifikasi
BM
1
SOLID MASK MACHINE KD BAIK & BARU
8451.80.00
0%
8451.50.00
0%
2
FLAT MASK MACHINE KD BAIK & BARU
8451.80.00
0%
8451.50.00
0%
3
AUTOMATIC SPOT WELDING MACHINE KD BAIK & BARU
8451.80.00
0%
8479.89.39
9%
 
dan terdapat kekurangan pembayaran sebesar Rp14.775.000,00 yang tidak disetujui oleh Pemohon Banding;
 
Menurut Terbanding
:
bahwa Terbanding berdasarkan KEP-1073/KPU.01/2018 tanggal 2 Februari 2018, pada pokoknya mengemukakan hal-hal sebagai berikut:
 
bahwa berdasarkan penelitian terhadap berkas pengajuan keberatan, hasil pemeriksaan fisik dan penelusuran literatur, disimpulkan bahwa barang impor diidentifikasi sebagai berikut:
  1. Pos 1:
    Solid Mask Machine, Mesin yang berfungsi untuk melepas kain tekstil dari gulungan, melipatnya, kemudian mengepres dan memotong sesuai ukuran;
  2. Pos 2:
    Flat Mask Machine, Mesin yang berfungsi untuk melepas kain tekstil dari gulungan, melipatnya, kemudian mengepres dan memotong sesuai ukuran;
  3. Pos 3:
    Automatic Spot Welding Machine, Mesin yang berfungsi untuk memotong tali dan merekatkan tali tersebut dengan masker dengan cara dipres, dioperasikan secara elektrik;
bahwa memenuhi permintaan Majelis, Terbanding dalam persidangan menyerahkan Surat Nomor SR-427/KPU.01/BD.10/2018 tanggal 19 Oktober 2018 perihal Penjelasan Tertulis Pengganti Surat Uraian Banding yang pada pokoknya mengemukakan hal-hal sebagai berikut:
 
Permasalahan
bahwa Pemohon Banding mengajukan banding terhadap KEP-1073/KPU.01/2018 tanggal 02 Februari 2018 melalui Surat Nomor 001/IMP/AL/Y/III/18 tanggal 22 Maret 2018, dengan alasan dari segi material yang intinya menyatakan bahwa barang yang diimpor harganya adalah benar sesuai invoice;
 
bahwa Terbanding menerbitkan KEP-1073/KPU.01/2018 tanggal 02 Februari 2018 dengan alasan bahwa barang impor pada Pos 1 s.d Pos 3 PIB nomor 547685 tanggal 27 November 2017 sesuai BTKI 2017 maka barang Pos 1 dan Pos 2 ditetapkan klasifikasinya ke dalam pos tarif 8451.50.00 dengan pembebanan bea masuk sebesar 0% (nol persen) dan Pos 3 ditetapkan klasifikasinya ke dalam pos tarif 8479.89.39 dengan pembebanan bea masuk sebesar 9% (sembilan persen);
 
bahwa Terbanding akan menguraikan penjelasan dan bantahan terhadap dalil-dalil Pemohon Banding yang menjadi alasan untuk mengajukan permohonan banding kepada Pengadilan Pajak sebagaimana dinyatakan dalam surat banding dimaksud secara Iebih terperinci sebagaimana tersebut di bawah ini;
 
Kronologis, Fakta, Dan Data Hukum Terkait Sengketa
 
bahwa Pemohon Banding melakukan importasi dengan PIB nomor 547685 tanggal 27 November 2017 dengan data sebagai berikut:
  1. Jenis barang: Solid Mask Machine KD Baik & Baru ...dst (3 jenis barang sesuai Lembar Lanjutan PIB);
  2. Negara Asal: China (CN);
  3. Nilai Pabean: USD 49.514,40;
  4. Pemasok: Zhangjiagang Jiuyi Machinery Manufacture;
bahwa berdasarkan penelitian kedapatan sebagai berikut:
 
Pos
Jenis Barang
PIB Klasifikasi
Penetapan
Klasifikasi
BM
Klasifikasi
BM
1
Solid Mask Machine Kd Baik & Baru
8451.80.00
0%
8479.89.39
9%
2
Flat Mask Machine Kd Baik & Baru
8451.80.00
0%
8479.89.39
9%
3
Automatic Spot Welding Machine Kd Baik & Baru
8451.80.00
0%
8479.89.39
9%
bahwa Terbanding berdasarkan Pasal 2 Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor 25/BC/2009 tentang Bentuk dan Isi Surat Penetapan, Surat Keputusan, Surat Teguran dan Surat Paksa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-8/BC/2015 menerbitkan Surat Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPTNP), yang mewajibkan Pemohon Banding untuk melunasi tagihan berupa Bea Masuk, PDRI dan denda sebesar Rp67.871.000,00 (enam puluh tujuh juta delapan ratus tujuh puluh satu ribu rupiah);
 
bahwa atas penerbitan SPTNP tersebut, Pemohon Banding mengajukan keberatan dengan surat nomor 1863/AL/IMPOR/X11/2017 tanggal 06 Desember 2017;
 
bahwa importir mengajukan keberatan dengan alasan sebagaimana diuraikan pada surat pengajuan keberatan nomor 1863/AL/IMPOR/XII/2017 tanggal 06 Desember 2017;
 
bahwa menindaklanjuti permohonan keberatan yang diajukan oleh Pemohon Banding, setelah meneliti fakta-fakta dan alat bukti yang ada, Terbanding memutuskan menolak permohonan keberatan tersebut dengan pertimbangan-pertimbangan sebagaimana dinyatakan dalam KEP-1073/KPU.01/2018 tanggal 02 Februari 2018, yang intinya menetapkan tarif barang impor Pemohon Banding yang diberitahukan dalam PIB Nomor 547685 tanggal 27 November 2017 barang Pos 1 dan Pos 2 ditetapkan klasifikasinya ke dalam pos tarif 8451.50.00 dengan pembebanan bea masuk sebesar 0% (nol persen) dan Pos 3 ditetapkan klasifikasinya ke dalam pos tarif 8479.89.39 dengan pembebanan bea masuk sebesar 9% dengan nilai tagihan sebesar Rp14.775.000,00 (empat belas juta tujuh ratus tujuh puluh lima ribu rupiah);
 
Peraturan Perundang-Undangan Terkait Sengketa
  1. Undang Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan;
  2. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 51/PMK.04/2008 tentang Tata Cara Penetapan Tarif dan Nilai Pabean, dan Sanksi Administrasi, serta Penetapan Direktur Jenderal Bea dan Cukai atau Pejabat Bea dan Cukai sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122/PMK.04/2011;
  3. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.01/2016 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai;
  4. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 228/PMK.04/2015 tentang Pengeluaran Barang Impor Untuk Dipakai;
  5. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6/PMK.010/2017 tentang Penetapan Klasifikasi Barang Dan Pembebanan Tarif Bea Masuk Atas Barang Impor;
  6. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 51/PMK.04/2017 tentang Keberatan di Bidang Kepabeanan dan Cukai;
  7. Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor P-25/BC/2009 tentang Bentuk dan Isi Surat Penetapan, Surat Keputusan, Surat Teguran dan Surat Paksa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-8/BC/2015;
  8. Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-16/BC/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengeluaran Barang Impor Untuk Dipakai sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-07/BC/2017;
  9. Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-15/BC/2017 tentang Tata Cara Pengajuan dan Penyelesaian Keberatan di Bidang Kepabeanan dan Cukai;
  10. Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor KEP-33/BC/2010 Tentang Pelimpahan Wewenang untuk dan atas nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Membuat dan Menandatangani Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Atas Keberatan di Bidang Kepabeanan dan Cukai Kepada Direktur Penerimaan Dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai, dan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai sebagaimana diubah dan ditambah terakhir dengan Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor KEP-66/BC/2011.
Analisis
Formal Permajuan Banding
  1. Bahwa Pemohon Banding mengajukan banding terhadap KEP-1073/KPU.01/2018 tanggal 02 Februari 2018 melalui Surat Nomor 001/IMP/AL/Y/111/18 tanggal 22 Maret 2018, dengan alasan dari segi material yang intinya menyatakan bahwa barang yang diimpor harganya adalah benar sesuai invoice;
  2. Bahwa berdasarkan penelitian, yang menjadi permasalahan adalah penetapan tambah bayar berdasarkan penetapan klasifikasi, sehingga barang Pos 1 dan Pos 2 ditetapkan klasifikasinya ke dalam pos tarif 8451.50.00 dengan pembebanan bea masuk sebesar 0% (nol persen) dan Pos 3 ditetapkan klasifikasinya ke dalam pos tarif 8479.89.39 dengan pembebanan bea masuk sebesar 9% (sembilan persen);
  3. Bahwa berdasarkan Pasal 36 ayat (2) Undang-undang Nomor 14 tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak disebutkan bahwa Banding diajukan dengan disertai alasan-alasan yang jelas, dan dicantumkan tanggal diterima surat keputusan yang dibanding;
  4. Berdasarkan hal tersebut diatas disimpulkan bahwa petitum permohonan banding diajukan dengan alasan barang yang diimpor harganya benar sesuai invoice, tidak sesuai dengan materi yang ditetapkan dalam KEP-1073/KPU.01/2018 tanggal 02 Februari 2018 karena terkait penetapan tarif, yang mana barang Pos 1 dan Pos 2 ditetapkan klasifikasinya ke dalam pos tarif 8451.50.00 dengan pembebanan bea masuk sebesar 0% (nol persen) dan Pos 3 ditetapkan klasifikasinya ke dalam pos tarif 8479.89.39 dengan pembebanan bea masuk sebesar 9% (sembilan persen);
Segi Material
  1. Bahwa sebagai tindak lanjut atas permohonan keberatan telah diadakan penelitian terhadap dokumen pendukung klasifikasi yang dilampirkan, dasar penetapan SPTNP, dan berkas pendukung lainnya;
  2. Bahwa berdasarkan penelitian, yang menjadi permasalahan adalah penetapan tambah bayar berdasarkan penetapan klasifikasi;
  3. Berdasarkan data-data yang telah dilampirkan, maka dilakukan identifikasi barang sebagai berikut:
    1. Berdasarkan pemberitahuan PIB, invoice, packing list, dan bill of lading, barang impor yang dipermasalahkan yaitu Solid Mask Machine KD Baik & Baru ...dst (3 jenis barang sesuai Lembar Lanjutan PIB) yang diekspor oleh Zhangjiagang Jiuyi Machinery Manufacture;
    2. bahwa terhadap importasi ini dilakukan pemeriksaan fisik karena termasuk jalur Merah Middle, dengan kesimpulan hasil pemeriksaan fisik sebagai berikut:


 
  1. foto barang untuk barang yang diberitahukan pada pos 1 dan pos adalah sebagai berikut:
Pos 1 Solid Mask Machine

 
Pos 2 Flat Mask Machine