Putusan Pengadilan Pajak
Cari Putusan Pengadilan
Bea & Cukai
16 Juni 2021 | View: 106
PUTUSAN
Putusan Pengadilan Pajak Nomor: PUT-000038.45/2019/PP/M.XVIIA Tahun 2020
 
JENIS PAJAK
Bea dan Cukai
 
TAHUN/MASA PAJAK
Agustus 2018
 
POKOK SENGKETA
Perbedaan Klasifikasi Pos Tarif dan Pembebanan BM atas importasi berupa Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB) yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 Pos Tariff 6402.99.90 dengan pembebanan tarif BM 0%-ACFTA ditetapkan oleh Terbanding menjadi Klasifikasi Pos Tarif 6401.99.90 pembebanan tarif BM 5%-ACFTA sehingga Pemohon Banding diharuskan membayar kekurangan pembayaran berupa bea masuk, pajak dalam rangka impor dan denda administrasi sebesar Rp60.792.000,00 yang tidak disetujui oleh Pemohon Banding;
 
Pengadilan Pajak memeriksa dan mengadili sengketa Banding pada tingkat pertama dan terakhir, terhadap Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018, tentang Penetapan atas Keberatan terhadap Surat Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPTNP) Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018, yang terdaftar dalam berkas sengketa Nomor: 000038.45/2019/PP, telah mengambil putusan sebagai berikut dalam sengketa antara:
 
PT. Panca Dinamika Raya, NPWP: 31.234.171.2-028.000, beralamat di JI. Cideng Barat No.66 RT 014 RW 02 Cideng-Gambir Jakarta Pusat, dalam hal ini Dorris lrrico, jabatan: Direktur Utama, memberikan kuasa kepada:
 
Nama
:
Lammanahan Sibarani,
Jabatan
:
Kuasa Hukum,
Surat Kuasa
:
Tanpa Nomor tanggal 12 Desember 2018,
IKH
:
KEP-777/PP/IKH/2017 tanggal 19 Desember 2017,
 
hadir dalam beberapa kali persidangan yang diselenggarakan untuk sengketa banding ini, terakhir hadir pada persidangan tanggal 16 Oktober 2019 memenuhi Pemberitahuan Sidang Nomor: PEMB-0322/PAN.171/2019 tanggal 30 September 2019 untuk selanjutnya disebut sebagai Pemohon Banding;
 
MELAWAN
 
Direktur Jenderal Bea dan Cukai berkedudukan di JI. Jend. A. Yani, Jakarta 13230, dalam hal ini diwakili oleh:
 
1.
Nama/NIP
:
Joni Rigenta Basuki/198302042006021001,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama,
 
 
 
 
2.
Nama/NIP
:
Bambang Yupito/198603172014021003,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama,
 
 
 
 
3.
Nama/NIP
:
Benny Sriharsono/198607022014021004,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama,
 
 
 
 
4.
Nama/NIP
:
Fabian Abhiwibawa/198802172014021001,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama,
 
 
 
 
5.
Nama/NIP
:
Yesa Dwi Christanto/198803212014021003,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama,
 
 
 
 
6.
Nama/NIP
:
Ida Ayu Kade Dian Aristya/198907042014022006,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama,
 
 
 
 
7.
Nama/NIP
:
Nanda Diken Sandes Hutabalian/199104052013101002,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama,
 
 
 
 
8.
Nama/NIP
:
Mulyono/198104242001121002,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pelaksana Lanjutan,
 
 
 
 
9.
Nama/NIP
:
Widiyanto Debi Purnomo/198612152008121002,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pelaksana Lanjutan,
 
 
 
 
10.
Nama/NIP
:
Felly Theohan Simanjuntak/198808302009121005,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pelaksana Lanjutan,
 
 
 
 
11.
Nama/NIP
:
I Gde Hanggara Hermawan/198412182006021003,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pelaksana,
 
 
 
 
12.
Nama/NIP
:
Hannafi Ariyadi Sulistya A/198506202004121001,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pelaksana,
 
 
 
 
13.
Nama/NIP
:
Ari Purnomo/198705112007101001,
 
Jabatan
:
Pemeriksa Bea dan Cukai Pelaksana,
 
 
 
 
14.
Nama/NIP
:
Muh. Fathur Rahman/199503312015021006,
 
Jabatan
:
Pelaksana Pemeriksa,
 
 
 
 
Unit Organisasi
:
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I,
 
hadir dalam beberapa kali persidangan yang diselenggarakan untuk sengketa banding ini, terakhir pada persidangan tanggal 16 Oktober 2019 berdasarkan Surat Tugas Nomor: ST1149/WBC.11/2019 tanggal 14 Oktober 2019 memenuhi Pemberitahuan Sidang Nomor: PEMB-0316/PAN.171/2019 tanggal 30 September 2019 untuk selanjutnya disebut sebagai Terbanding;
 
Pengadilan Pajak tersebut:
  • Membaca Penetapan Ketua Pengadilan Pajak Nomor: PEN-982/PP/BR/2019 tanggal 24 Juni 2019;
  • Membaca Surat Permohonan Banding Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 tanggal 02 Januari 2019;
  • Membaca Surat Uraian Banding Nomor: SR-196/WBC.11/2019 tanggal 22 Mei 2019;
  • Mendengar keterangan para pihak yang bersengketa dalam persidangan;
  • Memeriksa bukti-bukti yang disampaikan para pihak yang diajukan dalam persidangan;
 
TENTANG DUDUK SENGKETA
 
Menimbang, bahwa SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018 diterbitkan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak dengan perhitungan sebagai berikut:
 
Jenis Tagihan
Diberitahukan
(Rp)
Ditetapkan
(Rp)
Kekurangan
(Rp)
Kelebihan
(Rp)
Bea Masuk
0
50.660.000
50.660.000
0
BMAD/BMI/BMTP
0
0
0
0
BMAD/BMIS/BMTPS
0
0
0
0
Cukai
0
0
0
0
PPN
101.319.000
106.385.000
5.066.000
0
PPnBM
0
0
0
0
PPh Pasal 22
101.319.000
106.385.000
5.066.000
0
Denda
 
 
 
 
JUMLAH KEKURANGAN/KELEBIHAN PEMBAYARAN
60.792.000
0
 
==== ARGUMEN PEMOHON BANDING DALAM SURAT BANDING ====
 
Atas SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018, Pemohon Banding mengajukan keberatan dengan surat Nomor: 042/PDR/IX/2018 tanggal 06 September 2018 dan dengan Keputusan Terbanding Nomor: KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018 permohonan Pemohon Banding tersebut ditolak, sehingga dengan Surat Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 tanggal 02 Januari 2019 Pemohon Banding mengajukan banding;
 
Menimbang, bahwa Pemohon Banding dalam Surat Banding Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 sebagai berikut:
 
bahwa Pemohon Banding dalam Surat Banding Nomor: tanggal 02 Januari 2019, pada pokoknya mengemukakan hal-hal bahwa dengan ini Pemohon Banding mengajukan banding terhadap keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018, tentang Penetapan atas keberatan PT. Panca Dinamika Raya terhadap penetapan yang dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai dalam SPTNP nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC11/KPPMP01/2018 tanggal 24 Agustus 2018;
 
Adapun dasar dan alasan pengajuan banding adalah sebagai berikut:
 
1.
Dasar Hukum (dalam Surat Banding)
 
 
 
a.
Pasal 95 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006;
 
b.
Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak;
 
 
 
2.
Ketentuan Formal Pengajuan Banding (dalam Surat Banding)
 
 
 
a.
Banding diajukan masih dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari terhitung sejak tanggal keputusan yang dibanding s/d tanggal permohonan banding dikirim ke Pengadilan Pajak melalui pos;
 
b.
Bea masuk dan pajak dalam rangka impor yang terutang telah dibayar lunas seluruhnya;
 
c.
Permohonan banding telah dilampiri Keputusan yang dibanding, Akta notaris, SK Menkumham, Billing DJBC, BPN, Surat Kuasa Khusus dan Izin Kuasa Hukum;
 
 
 
3.
Pokok Sengketa Banding (dalam Surat Banding)
 
 
 
-
Bahwa yang menjadi pokok sengketa dalam perkara banding ini adalah koreksi/penetapan klasifikasi dan tarif Bea Masuk atas PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018, sehingga Pemohon Banding harus membayar kekurangan bea masuk dan pajak dalam rangka impor sebesar Rp60.792.000.-(enam puluh juta tujuh ratus sembilan puluh dua ribu rupiah);
 
-
Pemohon Banding selaku Pemohon Banding tidak setuju atas keputusan Terbanding dan menyatakan banding atas keputusan tersebut;
 
 
 
4.
Data PIB dan Penetapan Terbanding (dalam Surat Banding)
-
PIB
:
Nomor 084221 tanggal 03 Agustus 2018;
-
Jenis barang
:
Eva Sandals (3 jenis barang);
-
Negara asal
:
China;
-
Form E
:
Nomor: E183508003230007 tanggal 18 Juli 2018;
 
 
 
 
Matrix PIB dan Penetapan Terbanding
Pos
Jenis barang
Jumlah Ctn
Jumlah Qty
PIB
Penetapan
HS
BM
HS
BM
1,2,3
Eva Sandals
3934 Ctn
63012 Pairs
6402.99.90
0%
6401.99.90
5%
 
 
 
5.
Alasan koreksi/penetapan klasifikasi oleh Terbanding (dalam Surat Banding)
 
 
 
Alasan koreksi/penetapan Terbanding sesuai butir (8) diktum menimbang keputusan Terbanding antara lain sebagai berikut:
 
-
Huruf (d): Bahwa atas barang pada Pos 1 s/d 3 diidentifikasi sebagai alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian atas dari karet atau dari plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki atau lutut;
 
-
Huruf (e): Bahwa atas barang yang digugurkan (Eva Sandals Pos 1 s/d 3), struktur pos tarif klasifikasinya dan alasan penggugurannya dirinci sebagai berikut: Pemberitahuan PIB Pos 1: 6402.99.90 yakni sebagai alas kaki lainnya dengan sol luar dan bagian atas dari karet atau plastik, sebagai berikut:
 
-
Penetapan Pejabat Pos 1: 6401.99.90 yakni alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastik, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, sebagai berikut:
 
-
Butir (f): Berdasarkan KUM HS 1 dinyatakan bahwa judul Bagian, Bab dan Sub-bab hanya dimaksudkan untuk mempermudah referensi saja, untuk keperluan hukum klasifikasi harus ditentukan menurut uraian yang terdapat dalam pos dan berbagai catatan bagian atau bab yang berkaitan;
 
-
Butir (g): Bahwa barang pada Pos 1 s/d 3 tidak dapat dikategorikan pada Pos 6402.99.90 (sebagaimana pemberitahuan) dan lebih tepat diklasifikasikan pada pos tarif 6401.99.90. Bahwa barang termasuk "Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian atas dari karet atau dari plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut, dengan pembebanan pos tarif 5%-ACFTA;
 
 
 
6.
Alasan Pemohon Banding menolak penetapan klasifikasi Terbanding (dalam Surat Banding)
 
 
a.
Identifikasi barang menurut Terbanding:
 
 
-
Jenis barang
:
Alas kaki berupa Eva Sandals;
-
Jenis bahan baku
:
Dari karet atau dari plastik;
-
Ciri-ciri atau karakteristik
:
Alas kaki tahan air (waterproof);
-
Cara atau teknik pembuatan:
:
Bagian atas tidak dipasang pada sol atau tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu;
 
 
 
 
 
Identifikasi barang menurut Pemohon:
 
 
-
Jenis barang
:
Alas kaki berupa Eva Sandals;
-
Jenis bahan baku
:
Dari karet atau dari plastik;
-
Ciri-ciri atau karakteristik
:
Alas kaki tidak tahan air (Non-waterproof);
-
Cara atau teknik pembuatan 
:
Bagian atas tidak dipasang pada sol atau tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu;
 
 
 
 
 
Tanggapan Pemohon:
 
 
-
Pemohon Banding berpendapat terdapat perbedaan identifikasi dan pengertian antara Pemohon Banding dan Terbanding khususnya mengenai masalah karakteristik alas kaki tersebut, apakah alas kaki tersebut tahan air (waterproof) atau tidak tahan air (non-waterproof). Perbedaan identifikasi dan pengertian tersebut berakibat pada perbedaan klasifikasi barang, sedangkan mengenai jenis barangnya dan bahan bakunya adalah sama, berupa alas kaki dari karet atau dari plastic dan cara atau proses pembuatannya juga sama, yaitu bagian atasnya tidak dipasang pada sol atau tidak dirakit. Pemohon Banding berpendapat pengertian waterproof Pos 6401 harus dilihat dari sisi pemakai atau penggunanya, apakah kaki (telapak dan jari kaki) pemakai/pengguna alas kaki tersebut akan basah (kemasukan air) saat berjalan melalui jalan berair yang airnya tergenang lebih tinggi dari sol. Apabila air masuk dan membasahi kaki (telapak dan jari kaki) pengguna/pemakainya, maka alas kaki tersebut dikategorikan sebagai alas kaki yang tidak tahan air (non-waterproof), sebaliknya disebut sebagai alas kaki yang tahan air (waterproof) apabila air tidak dapat masuk. Barang impor yang disengketakan adalah alas kaki dari jenis yang tidak tahan air (non-waterproof), karena ada bagian-bagian tertentu dari sol dan bagian atasnya yang terbuka/tidak tertutup seluruhnya sehingga air dapat masuk. Oleh karenanya alas kaki "Eva Sandals" tersebut tidak dapat diklasifikasikan dalam Pos 6401 tetapi harus diklasifikasikan dalam Pos 6402;
 
 
 
 
b.
Memperhatikan BTKI 2017, Pos 6401 dan Pos 6402, uraian barang menyatakan:
 
 
-
Pos 6401: Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian atas dari karet atau dari plastik, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau semacam itu;
 
 
-
Pos 6402: Alas kaki lainnya dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau plastic;
Memperhatikan Explanatory Notes (EN) Second Edition (1986) hal.958 cara menyatakan: The heading (Pos 6401) covers, inter alia, footwear obtained by any of the processes described below:
1)
Press moulding
2)
Injection moulding
3)
Slush moulding
4)
Rotational Casting
5)
Dip moulding
6)
Assembly by vulcanizing
7)
Bonding and vulcanizing
8)
High frequency welding
9)
Cementing.
 
 
 
 
 
 
 
Tanggapan Pemohon Banding:
Memperhatikan hal. 959 EN a quo menyatakan: This heading (Pos 6402) covers footwear with outer soles and uppers of rubber or plastics, other than those of heading 6401. Cara pembuatan Pos 6401 disebut dengan cara "Moulding atau Casting/Vulcanizing/Welding/Cementing, sementara cara atau proses pembuatan barang pada Pos 6402 tidak diatur/tidak dirinci, namun disebutkan salah satu contoh barangnya berupa "Sandal";
 
Pemohon Banding berpendapat perbedaan barang pada Pos 6401 dan Pos 6402 adalah masalah tahan air (waterproof) atau tidak tahan air (non-waterproof). Jenis barang yang masuk dalam Pos 6401 adalah dari jenis yang tahan air (Waterproof) sementara yang masuk Pos 6402 adalah dari jenis yang tidak tahan air (non-waterproof). Pemohon berpendapat Terbanding telah keliru mengidentifikasi alas kaki berupa sandal (Eva Sandal) sebagai alas kaki dari jenis yang tahan air (waterproof) karena hanya melihat dari bahan baku yang digunakan (plastik/karet) dan cara atau proses pembuatannya (bagian alas dan bagian bawah/sol tidak dipasang atau tidak dirakit). Memperhatikan barang impor yang disengketakan adalah alas kaki berupa sandal, salah satu ciri atau karakteristik dari sandal adalah bagian bawah/sol dan bagian atasnya tidak tertutup seluruhnya/sekelilingnya seperti sepatu, ada bagian-bagian tertentu yang terbuka/tidak tertutup sehingga air yang berada di atas sol dapat masuk membasahi kaki (telapak/jari kaki) pemakainya. Meskipun bagian atas dan bagian bawah (sol) dibuat atau diproses dengan cara moulding, casting, vulcanizing, welding atau cementing, air tetap dapat masuk karena ada bagian-bagian tertentu yang terbuka/tidak tertutup seluruhnya;
 
 
 
 
c.
Memperhatikan Putusan MA nomor: 1073/B/PK/PJK/2017 tanggal 7 Juni 2017 atas barang serupa (Eva Sandal) yang diajukan PK ke MA oleh CV. Pujima Goarna dan telah diputus oleh MA dengan amar putusan mengabulkan permohonan PK dan klasifikasi ditetapkan sesuai dengan PIB nomor 478142 tanggal 26 November 2013, diklasifikasikan dalam Pos tarif 6402.99.90.00 dengan BM 0%. (Fotocopy Putusan MA sesuai Bukti P-1 terlampir);
 
 
 
 
d.
Selanjutnya tidak berkelebihan Pemohon Banding sampaikan bahwa PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 telah dilengkapi Form E nomor Nomor E183501606400012 tanggal 13 Juli 2018 dan merujuk ketentuan Rule 25 Revised OCP ACFTA menyatakan: "In the case of dispute concerning origin determination, classification or product or other matters, the Government authorities concerned in the importing and exporting Parties shall consult each other with a view to resolving the dispute, and the result shall be reporting to the other Parties for information". Hal itu berarti, dalam hal terjadi sengketa berkenaan dengan penentuan asal barang, klasifikasi atau produk-produk atau hal-hal lain (other matters), otoritas pemerintahan berwenang di negara pengimpor dan pengekspor harus berkonsultasi terlebih dahulu untuk menyelesaikan sengketa dimaksud, dan hasilnya dilaporkan kepada pihak-pihak terkait lainnya sebagai informasi;
 
 
 
 
 
Tanggapan Pemohon Banding:
Terbanding telah menggugurkan Form E nomor E183508003230007 tanggal 18 Juli 2018 dan menetapkan klasifikasi dan tarif bea masuk alas PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 tanpa konsultasi terlebih dahulu kepada penerbit Form E, hal itu melanggar kesepakatan ACFTA yang telah diratifikasi oleh Pemerintah RI sesuai Keppres 48 Tahun 2004 yo PP 37 Tahun 2011. Ratifikasi ACFTA bermakna kesepakatan ACFTA telah mempunyai kedudukan yang sama atau setara dengan Undang-Undang positif yang berlaku di Indonesia, oleh karenanya harus ditaati dan dilaksanakan secara konsekuen. Terbanding telah menetapkan klasifikasi dan tarif bea masuk alas PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 tanpa konsultasi kepada penerbit, hal itu melanggar ketentuan Rule 25 ROCP ACFTA, oleh karenanya koreksi/penetapan Terbanding tidak sah dan harus dibatalkan;
 
 
 
 
e.
Untuk bahan periksa lebih lanjut, terlampir bukti-bukti dokumen impor, bukti pembayaran dan pencatatan/pembukuan sebagai berikut:
 
 
-
PIB, S/contract, Invoice, P/list, B/I dan P/asuransi;
 
 
-
Keputusan Terbanding, SPTNP dan Form E;
 
 
-
Billing DJBC dan BPN;
 
 
-
Akta notaris, SK Menkumham, Surat Kuasa dan Izin Kuasa Hukum dan Putusan PK MA;
 
 
 
 
 
7.
Berdasarkan uraian di atas Pemohon Banding berpendapat (dalam Surat Banding)
 
a.
Penetapan klasifikasi dan tarif bea masuk oleh Terbanding alas barang berupa alas kaki (Eva Sandals) dalam Pos tarif 6401.99.90 dengan Bea Masuk 5% adalah keliru, tidak didasarkan alas identifikasi dan pengklasifikasian barang yang benar, sehingga koreksi/penetapan Terbanding harus dibatalkan;
 
b.
Pemberitahuan klasifikasi barang dalam PIB nomor 082534 tanggal 31 Juli 2018, klasifikasi masuk dalam Pos tarif 6402.99.90, bea masuk 0% sudah benar, oleh karenanya PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 harus diterima;
 
c.
Mohon Majelis mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding dan membatalkan koreksi/penetapan Terbanding. Sekiranya Majelis berpendapat lain (ex aequo et bona), mohon putusan yang seadil-adilnya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
 
 
 
 
 
bahwa dalam Surat Bandingnya Pemohon Banding melampirkan fotokopi dokumen-dokumen sebagai berikut:
P.1.
Surat Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPTNP) Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018; 
P.2.
Surat Keputusan Terbanding Nomor: KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018;
P.3.
Surat Kuasa Khusus tanpa nomor tanggal 12 Desember 2018;
P.4.
Billing DJBC Nomor: 620180800179815 tanggal 28 Agustus 2018 sebesar Rp60.792.000,00;
P.5.
Bukti Penerimaan Negara Bank CIMB Niaga tanggal 31 Agustus 2018 sebesar Rp60.792.000,00;
P.6.
PIB, Invoice, Packing List, Bill of Lading, Sales Contract, SPPB;
P.7.
Akta Notaris Edison Jingga, S.H., M.H., Nomor 59 tanggal 09 Februari 2018 tentang Pernyataan Sirkulasi Para Pemegang Saham PT. Panca Dinamika Raya Notaris di Jakarta;
P.8.
Surat Kemkumham Nomor: AHU-AH.01.03-0068224 tanggal 14 Februari 2018;
 
 
 
Terbanding dalam SUB Nomor: SR-196/WBC.11/2019 tanggal 22 Mei 2019 pada pokoknya mengemukakan hal-hal sebagai berikut:
 
bahwa dengan ini mengajukan Surat Uraian Banding (SUB) untuk memenuhi permintaan Wakil Panitera melalui Surat Nomor: U.117/PAN.Wk/BG.3/2019 tanggal 14 Januari 2019 perihal Permintaan Surat Uraian Banding alas permohonan banding yang diajukan oleh Pemohon Banding terhadap Keputusan Terbanding Nomor: KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018 (selanjutnya disebut KEP-1752), sebagai berikut:
 
==== TANGGAPAN TERBANDING DALAM SURAT URAIAN BANDING =====
 
 
A.
Permasalahan (dalam Surat Uraian Banding)
 
 
 
 
1.
Segi Formil
Pengajuan keberatan atas SPTNP nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018 telah memenuhi ketentuan secara formalitas;
 
 
 
 
2.
Segi Materil
 
 
 
 
 
 
a.
bahwa Pemohon 1752/WBC.11/2018 02/BDG/PDR/I/2019 Banding mengajukan banding terhadap KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018 melalui Surat Nomor tanggal 02 Januari 2019 dengan alasan yang intinya menyatakan bahwa barang yang diimpor merupakan alas kaki tidak tahan air, sehingga pos tarif yang diberitahukan telah benar;
 
 
 
 
 
 
b.
Bahwa Terbanding menerbitkan KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018 dengan alasan bahwa berdasarkan penelitian bukti PIB, Invoice, Packing list dan Laporan Surveyor dan penelusuran open source kedapatan sebagai berikut:
 
 
 
 
 
 
 
 
1.
Pemohon Banding mengimpor barang sesuai lembar lanjutan PIB, berupa Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB) dengan negara asal China diklasifikasikan ke dalam pos tarif 6402.99.90 dengan pembebanan 0%-ACFTA;
 
 
 
 
 
 
 
 
2.
Pemberitahuan PIB pos 1 sd 3: 6402.99.90 yakni sebagai Alas kaki lainnya dengan sol diluar dan bagian alas dari karet atau plastic, sbb:
 
64.02
Alas kaki lainnya dengan sol luar dan bagian atas dari karet atau plastik.
 
-
Alas kaki olahraga:
6402.12.00
-
-
Bot ski, alas kaki ski untuk lintas alam dan bot papan luncur salju
6402.19
-
-
Lain-lain:
6402.19.10
-
-
-
Alas kaki gulat
6402.19.90
-
-
-
Lain-Lain
6402.20.00
-
Alas kaki dengan tali pengikat atau tali kulit diatasnya dirakit pada sol dengan alat penusuk
 
-
Alas kaki lainnya:
6402.91
-
-
Menutupi mata kaki
6402.91.10
-
-
-
Sepatu selam
 
-
-
-
Lain-lain:
6402.91.91
-
-
-
-
Dilengkapi logam pelindung Jari
6402.91.99
-
-
-
-
Lain-lain
13402.99
-
-
Lain-lain:
6402.99.10
-
-
-
Dilengkapi logam pelindung jari
6402.99.90
-
-
-
Lain-lain:
 
 
 
 
 
 
 
 
3.
bahwa berdasarkan PIB, Invoice, Packing list dan Laporan Surveyor dan Penelusuran open source diketahui data foto barang sebagai berikut:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
4.
bahwa alas barang pada pos 1 sd 3 diidentifikasi sebagai alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut;
 
 
 
 
 
 
 
 
5.
bahwa alas barang pada pos 1 sd 3 yang digugurkan tarif klasifikasinya sehingga ditetapkan pada HS 6401.99.90 yakni sebagai Alas kaki lainnya dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau plastik;
 
 
 
 
 
 
 
 
6.
bahwa alas barang yang digugurkan (Eva Sandals (pos 1 sd 3), struktur pos tarif klasifikasinya dan alasan pengguguran dirinci sebagai berikut:
 
Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karat atau dari plastik, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, sebagai berikut:
 
64.01
Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastik, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu.
6401.10.00
-
Alas kaki dilengkapi logam pelindung jari
 
-
Alas kaki lainnya:
6401.92.00
-
-
Menutupi mata kaki tetapi tidak menutupi lutut
6401.99
-
-
Lain-lain:
6401.99.10
-
-
-
Menutupi lutut
6401.99.90
-
-
-
Lain-lain:
 
 
 
 
 
 
 
 
7.
bahwa alas barang pada pos 1 sd 3 yang digugurkan tarif klasifikasinya sehingga ditetapkan pada HS 6401.99.90 dikenakan tarif BM sebesar 5%­ ACFTA;
 
 
 
 
 
 
 
 
8.
bahwa barang pada pos 1 sd 3 tidak dapat dikategorikan pada Pos 6402.99.90 (sebagaimana pemberitahuan) dan lebih tepat diklasifikasikan pada pos tarif 6401.99.90 bahwa barang termasuk "Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut, dengan pembebanan pos tarif 5%-ACFTA;
 
 
 
 
 
 
c.
Bahwa Terbanding akan menguraikan penjelasan dan bantahan terhadap dalil-dalil Pemohon Banding yang menjadi alasan untuk mengajukan permohonan banding kepada Pengadilan Pajak sebagaimana dinyatakan dalam surat banding dimaksud secara lebih terperinci dalam penjelasan lebih lanjut;
 
 
 
 
B.
Kronologis, Fakta, dan Data Hukum Terkait Sengketa (dalam Surat Uraian Banding)
 
 
 
 
1.
Bahwa Pemohon Banding melakukan importasi barang melalui KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak, dengan PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 (selanjutnya disebut PIB 084221) dengan pemberitahuan berupa Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB); 
 
 
 
 
2.
Bahwa sesuai dengan Lembar Penelitian dan Penetapan Tarif, dilakukan pengguguran alas Klasifikasi barang sehingga Pemohon Banding dikenakan tambah bayar alas barang pada pos 1 sd 3 PIB ditetapkan pada pos tarif 6401.99.90 dengan Tarif BM sebesar 5%-ACFTA;
 
 
 
 
 
3.
Bahwa selanjutnya Terbanding menerbitkan Surat Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPTNP) nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018 (selanjutnya disebut SPNTP-005698, yang mewajibkan Pemohon Banding untuk melunasi tagihan berupa Bea Masuk, PDRI dan denda Administrasi sebesar Rp60.792.000,00 (enam puluh juta tujuh ratus sembilan puluh dua ribu rupiah);
 
 
 
 
 
4.
Bahwa atas penerbitan SPTNP tersebut, Pemohon Banding mengajukan keberatan dengan surat nomor: 042/PDR/IX/2018 tanggal 06 September 2018 kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai dan dilampiri dengan Fotocopy NTPN nomor 387AD5QV51PQNHLU, dengan tanda terima permohonan keberatan tanggal 10 September 2018;
 
 
 
 
 
5.
Bahwa alasan keberatan Pemohon Banding sebagaimana Surat Keberatan adalah bahwa harga yang dicantumkan dalam invoice adalah benar harga yang didapat dari pemasok negara asal China sesuai dengan sales contract dan bukti TT;
 
 
 
 
 
6.
Menindaklanjuti permohonan keberatan yang diajukan oleh Pemohon Banding, setelah meneliti fakta-fakta dan alat bukti yang ada, Terbanding memutuskan menolak permohonan keberatan tersebut dengan pertimbangan-pertimbangan sebagaimana dinyatakan dalam KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018 (KEP-1752) yang intinya bahwa barang pada pos 1 sd 3 tidak dapat dikategorikan pada Pos 6402.99.90 (sebagaimana pemberitahuan) dan lebih tepat diklasifikasikan pada pos tarif 6401.99.90 bahwa barang termasuk "Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut, dengan pembebanan pos tarif 5%-ACFTA;
 
 
 
 
C.
Peraturan Perundang-Undangan yang terkait dengan sengketa (dalam Surat Uraian Banding)
 
 
 
1.
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006; 
 
2.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 51/PMK.04/2008 sebagaimana telah diubah terakhir dengan PMK Nomor: 122/PMK.04/2011 tentang Tata Cara Penetapan Tarif, Nilai Pabean, dan Sanksi Administrasi, serta Penetapan Direktur Jenderal Bea dan Cukai atau Pejabat Bea dan Cukai;
 
3.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 228/PMK.04/2015 tentang Pengeluaran Barang Impor Untuk Dipakai;
 
4.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 234/PMK.01/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan;
 
5.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 188/PMK.01/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai;
 
6.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 6/PMK.010/2017 tentang Penetapan Sistem Klasifikasi Barang dan Pembebanan Tarif Bea Masuk alas Barang Impor;
 
7.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 26/PMK.010/2017 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk Dalam Rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA)
 
8.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 51/PMK.04/2017 tentang Keberatan di Bidang Kepabeanan dan Cukai;
 
9.
Peraturan Direktur Jenderal Bea Dan Cukai Nomor: PER-16/BC/2016 sebagaimana telah diubah terakhir dengan PER-07/BC/2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengeluaran Barang Impor untuk Dipakai;
 
10.
Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: P-25/BC/2009 sebagaimana telah diubah terakhir dengan PER-8/BC/2015 tentang Bentuk dan lsi Surat Penetapan, Surat Keputusan, Surat Teguran, dan Surat Paksa;
 
11.
Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: PER-15/BC/2017 tentang Tata cara Pengajuan dan Penyelesaian Keberatan di Bidang Kepabeanan dan Cukai;
 
 
 
D.
Analisa (dalam Surat Uraian Banding)
 
 
 
 
a.
bahwa alas penetapan tersebut Pemohon Banding mengajukan keberatan dilampiri Fotocopy NTPN nomor 387AD5QV51PQNHLU; 
 
b.
bahwa berdasarkan surat Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak nomor: S-5655/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 12 September 2018, keberatan diterima sesuai dengan Pasal 4 ayat (9) Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 51/PMK.04/2017 dengan tanda terima permohonan keberatan pada tanggal 10 September 2018;
 
c.
bahwa Pemohon Banding mengajukan keberatan dengan alasan bahwa harga yang dicantumkan dalam invoice adalah benar harga yang didapat dari pemasok negara asal China sesuai dengan sales contract dan bukti TT;
 
d.
bahwa sebagai bahan pelengkap untuk pertimbangan Direktur Jenderal dalam mengambil keputusan atas keberatan, pemohon melampirkan dokumen dan data-data teknis berupa PIB, Invoice, Packing List, Bill of Lading, Laporan Surveyor, Form E, Sales Contract, Copy T/T;
 
e.
bahwa sebagai tindak lanjut pengajuan keberatan telah dilakukan penelitian terhadap barang yang dipermasalahkan, dasar penetapan SPTNP dan data-data yang dilampirkan;
 
f.
Pada PIB diketahui jenis barang yang diimpor berupa Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB);
 
g.
berdasarkan penelitian kedapatan:
 
 
1.
Pemohon Banding mengimpor barang sesuai lembar lanjutan PIB, berupa Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB) dengan negara asal China, yang diklasifikasikan ke dalam pos tarif 6402.99.90 dengan pembebanan 0%-ACFTA; 
 
 
2.
berdasarkan Ketentuan Umum untuk Menginterpretasi Harmonized System (KUM HS) 1 dinyatakan bahwa judul Bagian. Bab dan Sub-bab hanya dimaksudkan untuk mempermudah referensi saja, untuk keperluan hukum, klasifikasi harus ditentukan menurut uraian yang terdapat dalam pos dan berbagai Catalan Bagian atau Bab yang berkaitan;
 
 
3.
bahwa berdasarkan PIB, Invoice, Packing list dan Laporan Surveyor dan penelusuran open source terkait data foto barang, alas barang pada pos 1 sd 3 diidentifikasi sebagai alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dan plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut;
 
 
4.
bahwa selanjutnya alas barang pada pos 1 sd 3 yang digugurkan tarif klasifikasinya dan ditetapkan pada HS 6401.99.90 dikenakan tarif BM sebesar 5%-ACFTA yakni Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dan karet atau dan plastik, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu;
 
 
5.
bahwa barang pada pos 1 sd 3 tidak dapat dikategorikan pada Pos 6402.99.90 (sebagaimana pemberitahuan) dan lebih tepat diklasifikasikan pada pos tarif 6401.99.90 bahwa barang termasuk "Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dan plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut, dengan pembebanan pos tarif 5%-ACFTA;
 
h.
Selanjutnya, alas barang pada pos 1 sd 3 yang digugurkan tarif klasifikasinya dan ditetapkan pada HS 6401.99.90 dikenakan tarif BM sebesar 5%-ACFTA;
 
i.
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a sampai dengan h, telah ditetapkan Keputusan Direktur Jenderal tentang Penetapan atas Keberatan oleh PT. Panca Dinamika Raya terhadap penetapan yang dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai dalam SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018, dalam KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018;
 
 
E.
SIMPULAN (dalam Surat Uraian Banding)
 
bahwa berdasarkan uraian tersebut di atas disimpulkan sebagai berikut:
 
1.
Pemohon Banding tidak tepat dalam memberitahukan pos tarif klasifikasi alas barang pada pos 1 yang diimpor dengan PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018; 
 
2.
Bahwa berdasarkan butir nomor 1 diatas, Terbanding sudah benar dalam menetapkan Tarif dan Klasifikasi atas barang yang diimpor berdasarkan bukti-bukti yang ada sebagaimana diatur dalam Pasal 69 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, sehingga terhadap barang yang diimpor tersebut ditetapkan dengan menambahkan nilai freight sesuai dengan Pasal 20 ayat 1 PMK 160/PMK.04/2010;
 
3.
Bahwa dalam menetapkan Klasifikasi sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 6/PMK.010/2017 tentang Penetapan Sistem Klasifikasi Barang dan Pembebanan Tarif Bea Masuk alas Barang Impor alas barang yang diimpor dalam PIB 084221, Terbanding telah melaksanakan semua ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku;
 
 
F.
Permohonan (dalam Surat Uraian Banding)
 
bahwa berdasarkan uraian tersebut di atas, terbukti dan tidak terbantahkan lagi bahwa dalil Pemohon Banding adalah tidak benar dan tidak dapat dipertahankan kebenarannya sehingga harus ditolak seluruhnya, dan Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018 telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dan selanjutnya Terbanding memohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Pajak yang mengadili sengketa a quo kiranya berkenan memberi putusan:
 
-
Menolak permohonan Pemohon Banding untuk seluruhnya; 
 
-
Menguatkan Keputusan Terbanding nomor KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018;
 
 
 
 
 
bahwa jika Pengadilan berpendapat lain, maka Pemohon Banding mohon putusan seadil-adilnya sesuai azas Ex Aequo et Bono, agar dapat dipertanggungjawabkan kepada Negara dan Tuhan Yang Maha Esa dan atas perhatiannya diucapkan terima kasih;
 
 
bahwa dalam Surat Uraian Banding, Terbanding tidak melampirkan dokumen apapun;
 
Menimbang, bahwa Terbanding dalam persidangan menyerahkan fotokopi dukumen sebagai berikut: 
 
 
1.
Lembar Penelitian dan Penetapan Tarif (LPPT);
 
Menimbang, bahwa Pemohon Banding dalam persidangan menyerahkan fotokopi dokumen sebagai berikut:
 
1.
Penjelasan tertulis; 
 
2.
Putusan Mahkamah Agung;
 
3.
Bukti Penerimaan Negara Bank CIMB Niaga tanggal 31 Agustus 2018 sebesar Rp60.792.000,00;
 
4.
Billing DJBC Nomor: 620180800179815 tanggal 28 Agustus 2018 sebesar Rp60.792.000,00;
 
5.
Akta Notaris Nomor 59 tanggal 09 Februari 2018;
 
6.
PIB;
 
7.
Invoice;
 
8.
Packing List;
 
9.
Purchase Order;
 
10.
Sales Contract;
 
11.
Bill of Lading;
 
12.
Polis Asuransi;
 
13.
Certificate of Origin-Form E (AC-FTA);
 
14.
Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB);
 
15.
Surat Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPTNP) Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC11/KPPMP01/2018 tanggal 24 Agustus 2018;
 
 
 
==== PERTIMBANGAN HUKUM PENGADILAN PAJAK ====
 
PERTIMBANGAN HUKUM ATAS PEMENUHAN KETENTUAN FORMAL SENGKETA
 
Menimbang, bahwa sesuai peraturan perundangan-undangan peradilan pajak, pemeriksaan materi sengketa banding dilakukan setelah pemeriksaan atas pemenuhan ketentuan-ketentuan formal sebagai berikut:
 
1.
Pemenuhan Ketentuan Formal Pengajuan Banding
 
Pengajuan Banding bahwa Surat Banding Nomor: 02/BDG/PDR/1/2019 tanggal 02 Januari 2019, ditandatangani oleh Sdr. Lammanahan Sibarani, jabatan: Kuasa Hukum yang diberikan kuasa oleh Sdr. Dorris lrrico, jabatan: Direktur Utama berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 12 Desember 2018;
 
bahwa Surat Banding Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 tanggal 02 Januari 2019, dibuat dalam bahasa Indonesia ditujukan kepada Pengadilan Pajak, sehingga memenuhi ketentuan Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak;
 
bahwa Surat Banding Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 tanggal 02 Januari 2019, menyatakan tidak setuju terhadap Keputusan Terbanding Nomor: KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018 tentang Penetapan atas Keberatan terhadap SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP. MP. 01/2018 tanggal 24 Agustus 2018;
 
bahwa Surat Banding Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 tanggal 02 Januari 2019, diterima oleh Sekretariat Pengadilan Pajak pada hari Jumat, tanggal 04 Januari 2019 (Cap Pos tanggal 03 Januari 2019), sedangkan Keputusan Terbanding atas keberatan Pemohon Banding diterbitkan pada tanggal 08 November 2018, sehingga pengajuan banding adalah 57 (lima puluh tujuh) hari, sehingga pengajuan banding memenuhi ketentuan mengenai jangka waktu 60 (enam puluh) hari pengajuan banding sebagaimana dimaksud Pasal 35 ayat (2) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak juncto Pasal 95 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006;
 
bahwa Surat Banding Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 tanggal 02 Januari 2019, memenuhi persyaratan satu Surat Banding untuk satu Keputusan Terbanding sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 ayat (1) Undang-undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak;
 
bahwa Surat Banding Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 tanggal 02 Januari 2019, memuat alasan-alasan banding yang jelas, walaupun tidak mencantumkan tanggal diterimanya Surat Keputusan Terbanding namun masih dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari sehingga memenuhi ketentuan Pasal 36 ayat (2) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak;
 
bahwa Surat Banding Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 tanggal 02 Januari 2019, dilampiri dengan salinan keputusan yang dibanding, sehingga memenuhi ketentuan Pasal 36 ayat (3) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak;
 
bahwa banding diajukan terhadap jumlah Bea Masuk, Cukai, Denda Administrasi, dan Pajak dalam Rangka Impor yang terutang sebesar Rp60.792.000,00 yang telah dilunasi oleh Pemohon Banding sesuai dengan Bukti Penerimaan Negara Bank CIMB Niaga tanggal 31 Agustus 2018 sebesar Rp60.792.000,00 sehingga memenuhi ketentuan formal pengajuan banding sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 ayat (4) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak;
 
bahwa Dorris lrrico, jabatan: Direktur Utama, selaku penandatangan Surat Banding Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 tanggal 02 Januari 2019 berdasarkan Akta Nomor: 59 tanggal 09 Februari 2018 yang dibuat oleh Edison Jingga S.H., M.H. Notaris di Kata Administrasi Jakarta Utara, menunjukkan bahwa Dorris lrrico, jabatan: Direktur Utama dan berhak memberikan kuasa kepada Sdr. Lammanahan Sibarani, jabatan: Kuasa Hukum untuk menandatangani Surat Banding tersebut, sehingga pengajuan banding memenuhi ketentuan Pasal 37 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak;
 
bahwa dengan demikian Surat Banding Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 tanggal 02 Januari 2019 memenuhi ketentuan formal pengajuan banding;
 
 
2.
Pemenuhan Ketentuan Formal Pengajuan Keberatan
 
bahwa penetapan Terbanding dengan SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018 adalah merupakan koreksi Terbanding terhadap PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018;
 
bahwa Surat Keberatan Nomor: 042/PDR/IX/2018 tanggal 06 September 2018 menyatakan tidak setuju terhadap SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018 yang dapat diajukan keberatan sebagaimana dimaksud Pasal 16 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006;
 
bahwa Surat Keberatan Nomor: 042/PDR/IX/2018 tanggal 06 September 2018 diajukan kepada Terbanding, sehingga sejak penerbitan SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018 sampai dengan diterimanya Surat Keberatan secara lengkap dan benar tanggal 10 September 2018 adalah 18 (delapan belas) hari, dengan demikian pengajuan keberatan memenuhi jangka waktu 60 (enam puluh) hari sebagaimana diatur dalam Pasal 93 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006;
 
bahwa Surat Keberatan Nomor: 042/PDR/IX/2018 tanggal 06 September 2018 memenuhi ketentuan formal pengajuan keberatan;
 
 
3.
Pemenuhan Ketentuan Formal Penerbitan Keputusan Terbanding
 
bahwa Keputusan Terbanding Nomor: KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018 merupakan keputusan terhadap Permohonan Keberatan Pemohon Banding Nomor: 042/PDR/IX/2018 tanggal 06 September 2018 alas SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018;
 
bahwa Surat Keberatan Nomor: 042/PDR/IX/2018 tanggal 06 September 2018 diajukan terhadap SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018 yang diterbitkan oleh KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak;
 
bahwa tanggal penerbitan keputusan Terbanding atas keberatan Pemohon Banding tersebut adalah tanggal 08 November 2018 sedang tanggal Surat Keberatan Pemohon Banding adalah tanggal 06 September 2018 dan tanggal diterima secara lengkap dan benar oleh Terbanding adalah tanggal 10 September 2018, dengan demikian keputusan tersebut ditetapkan 60 (enam puluh) hari sehingga Terbanding memenuhi ketentuan mengenai kewajiban membalas dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 93 ayat (2) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006;
 
bahwa keputusan Terbanding atas keberatan Pemohon Banding tidak mengandung kesalahan tulis pada subyek, jenis dan tahun pajak yang dituju oleh keputusan, sedemikian rupa sehingga dapat mengakibatkan Pemohon Banding tidak dapat menjalankan kewajiban dan/atau hak perpajakannya secara baik dan benar;
 
bahwa Keputusan Keberatan Nomor: KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018 memenuhi ketentuan formal penerbitan keputusan Terbanding;
 
 
4.
Pemenuhan Ketentuan Formal Penerbitan SPTNP
 
bahwa SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018 merupakan koreksi Terbanding alas PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 sehingga mengakibatkan Pemohon Banding harus membayar kekurangan pajak terutang sebesar Rp60.792.000;
 
bahwa SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018 memenuhi jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006;
 
bahwa penerbitan SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018 memenuhi ketentuan formal penerbitan penetapan;
 
 
Menimbang, bahwa berdasarkan uraian tersebut di atas, disimpulkan ketentuan-ketentuan formal telah dipenuhi, sehingga materi pokok sengketa dapat diperiksa lebih lanjut;
 
 
PERTIMBANGAN HUKUM ATAS POKOK SENGKETA
 
 
Menimbang, bahwa pemeriksaan terhadap pokok sengketa banding dilakukan dengan pemeriksaan terhadap materi sengketa mengenai Klasifikasi Pos Tarif dan Pembebanan BM yang dikenakan terhadap Pemohon Banding;
 
Menimbang, bahwa dalam pemeriksaan, terbukti yang menjadi pokok sengketa dalam sengketa banding ini adalah Perbedaan Klasifikasi Pos Tarif dan Pembebanan BM atas importasi berupa Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB) yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 Pos Tarif 6402.99.90 dengan pembebanan tarif BM 0%-ACFTA ditetapkan oleh Terbanding menjadi Klasifikasi Pos Tarif 6401.99.90 pembebanan tarif BM 5%-ACFTA sehingga Pemohon Banding diharuskan membayar kekurangan pembayaran berupa bea masuk, pajak dalam rangka impor dan denda administrasi sebesar Rp60.792.000,00 yang tidak disetujui oleh Pemohon Banding;
 
Menimbang, bahwa hasil pembahasan atas pokok sengketa adalah sebagai berikut:
 
 
Menurut Terbanding
 
 
bahwa berdasarkan penelitian dokumen, kedapatan:
 
 
bahwa Pemohon Banding mengimpor barang sesuai lembar lanjutan PIB, berupa Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB) dengan negara asal China, yang diklasifikasikan ke dalam pos tarif 6402.99.90 dengan pembebanan 0%-ACFTA;
 
bahwa berdasarkan Ketentuan Umum untuk Menginterpretasi Harmonized System (KUM HS) 1 dinyatakan bahwa judul Bagian. Bab dan Sub-bab hanya dimaksudkan untuk mempermudah referensi saja, untuk keperluan hukum, klasifikasi harus ditentukan menurut uraian yang terdapat dalam pos dan berbagai Catalan Bagian atau Bab yang berkaitan;
 
 
bahwa berdasarkan PIB, Invoice, Packing list dan Laporan Surveyor dan penelusuran open source terkait data foto barang, atas barang pada pos 1 sd 3 diidentifikasi sebagai alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian atas dari karet atau dan plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut;
 
bahwa selanjutnya atas barang pada pos 1 sd 3 yang digugurkan tarif klasifikasinya dan ditetapkan pada HS 6401.99.90 dikenakan tarif BM sebesar 5%-ACFTA yakni Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian atas dan karet atau dan plastik, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu;
 
bahwa barang pada pos 1 sd 3 tidak dapat dikategorikan pada Pos 6402.99.90 (sebagaimana pemberitahuan) dan lebih tepat diklasifikasikan pada pos tarif 6401.99.90 bahwa barang termasuk "Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian atas dari karet atau dan plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut, dengan pembebanan pos tarif 5%-ACFTA;
 
bahwa selanjutnya, alas barang pada pos 1 sd 3 yang digugurkan tarif klasifikasinya dan ditetapkan pada HS 6401.99.90 dikenakan tarif BM sebesar 5%-ACFTA;
 
 
Menurut Pemohon Banding
 
 
bahwa Pemohon Banding berpendapat terdapat perbedaan identifikasi dan pengertian antara Pemohon Banding dan Terbanding khususnya mengenai masalah karakteristik alas kaki tersebut, apakah alas kaki tersebut tahan air (waterproof) atau tidak tahan air (non-waterproof). Perbedaan identifikasi dan pengertian tersebut berakibat pada perbedaan klasifikasi barang, sedangkan mengenai jenis barangnya dan bahan bakunya adalah sama, berupa alas kaki dari karet atau dari plastic dan cara atau proses pembuatannya juga sama, yaitu bagian atasnya tidak dipasang pada sol atau tidak dirakit. Pemohon Banding berpendapat pengertian waterproof Pos 6401 harus dilihat dari sisi pemakai atau penggunanya, apakah kaki (telapak dan jari kaki) pemakai/pengguna alas kaki tersebut akan basah (kemasukan air) saat berjalan melalui jalan berair yang airnya tergenang lebih tinggi dari sol. Apabila air masuk dan membasahi kaki (telapak dan jari kaki) pengguna/pemakainya, maka alas kaki tersebut dikategorikan sebagai alas kaki yang tidak tahan air (non-waterproof), sebaliknya disebut sebagai alas kaki yang tahan air (waterproof) apabila air tidak dapat masuk. Barang impor yang disengketakan adalah alas kaki dari jenis yang tidak tahan air (non-waterproof), karena ada bagian-bagian tertentu dari sol dan bagian atasnya yang terbuka/tidak tertutup seluruhnya sehingga air dapat masuk. Oleh karenanya alas kaki "Eva Sandals" tersebut tidak dapat diklasifikasikan dalam Pos 6401 tetapi harus diklasifikasikan dalam Pos 6402;
 
bahwa memperhatikan hal. 959 EN a quo menyatakan: This heading (Pos 6402) covers footwear with outer soles and uppers of rubber or plastics, other than those of heading 6401. Cara pembuatan Pos 6401 disebut dengan cara "Moulding atau Casting Vulcanizing/Welding/Cementing, sementara cara atau proses pembuatan barang pada Pos 6402 tidak diatur/tidak dirinci, namun disebutkan salah satu contoh barangnya berupa "Sandal";
 
bahwa Pemohon Banding berpendapat perbedaan barang pada Pos 6401 dan Pos 6402 adalah masalah tahan air (waterproof) atau tidak tahan air (non-waterproof). Jenis barang yang masuk dalam Pos 6401 adalah dari jenis yang tahan air (Waterproof) sementara yang masuk Pos 6402 adalah dari jenis yang tidak tahan air (non-waterproof). Pemohon berpendapat Terbanding telah keliru mengidentifikasi alas kaki berupa sandal (Eva Sandal) sebagai alas kaki dari jenis yang tahan air (waterproof) karena hanya melihat dari bahan baku yang digunakan (plastik/karet) dan cara atau proses pembuatannya (bagian alas dan bagian bawah/sol tidak dipasang atau tidak dirakit). Memperhatikan barang impor yang disengketakan adalah alas kaki berupa sandal, salah satu ciri atau karakteristik dari sandal adalah bagian bawah/sol dan bagian atasnya tidak tertutup seluruhnya/sekelilingnya seperti sepatu, ada bagian-bagian tertentu yang terbuka/tidak tertutup sehingga air yang berada di atas sol dapat masuk membasahi kaki (telapak/jari kaki) pemakainya. Meskipun bagian alas dan bagian bawah (sol) dibuat atau diproses dengan cara moulding, casting, vulcanizing, welding atau cementing, air tetap dapat masuk karena ada bagian-bagian tertentu yang terbuka/tidak tertutup seluruhnya;
 
bahwa memperhatikan Putusan MA Nomor: 1073/B/PK/PJK/2017 tanggal 7 Juni 2017 alas barang serupa (Eva Sandal) yang diajukan PK ke MA oleh CV. Pujima Goarna dan telah diputus oleh MA dengan amar putusan mengabulkan permohonan PK dan klasifikasi ditetapkan sesuai dengan PIB Nomor: 478142 tanggal 26 November 2013, diklasifikasikan dalam Pos tarif 6402.99.90.00 dengan BM 0%;
 
bahwa Terbanding telah menggugurkan Form E Nomor: E183508003230007 tanggal 18 Juli 2018 dan menetapkan klasifikasi dan tarif bea masuk alas PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 tanpa konsultasi terlebih dahulu kepada penerbit Form E, hal itu melanggar kesepakatan ACFTA yang telah diratifikasi oleh Pemerintah RI sesuai Keppres 48 Tahun 2004 yo PP 37 Tahun 2011. Ratifikasi ACFTA bermakna kesepakatan ACFTA telah mempunyai kedudukan yang sama atau setara dengan Undang-Undang positif yang berlaku di Indonesia, oleh karenanya harus ditaati dan dilaksanakan secara konsekuen. Terbanding telah menetapkan klasifikasi dan tarif bea masuk alas PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 tanpa konsultasi kepada penerbit, hal itu melanggar ketentuan Rule 25 ROCP ACFTA, oleh karenanya koreksi/penetapan Terbanding tidak sah dan harus dibatalkan;
 
bahwa berdasarkan uraian di atas Pemohon Banding berpendapat:
 
bahwa Penetapan klasifikasi dan tarif bea masuk oleh Terbanding alas barang berupa alas kaki (Eva Sandals) dalam Pos tarif 6401.99.90 dengan Bea Masuk 5% adalah keliru, tidak didasarkan alas identifikasi dan pengklasifikasian barang yang benar, sehingga koreksi/penetapan Terbanding harus dibatalkan;
 
bahwa Pemberitahuan klasifikasi barang dalam PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018, klasifikasi masuk dalam Pos tarif 6402.99.90, bea masuk 0% sudah benar, oleh karenanya PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 harus diterima;
 
bahwa dalam persidangan Pemohon Banding menyerahkan Penjelasan tertulis yang pada pokoknya mengemukakan hal-hal sebagai berikut:
 
No
Nomor/tanggal Keputusan DJBC
Uraian jenis barang
PIB
Penetapan TB
No/Tgl
PIB dan Form E
HS
BM
HS
BM
1
KEP-1752/WBC.11/2018Tgl. 05/11/2018
Eva Sandals
3 Jenis barang
Pos-1, 2, 3:
6402.99.90
0%/ACFTA
Pos-1, 2, 3
6401.99.90
5%/ACFTA
No.084221
Tgl.03/08/2018
E183508003230007
Tgl.18/07/2018
 
bahwa khusus atas keputusan nomor KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018 disampaikan penjelasan sebagai berikut:
 
bahwa hingga saat ini Pemohon belum menerima Surat Uraian Banding (SUB) atas KEP-1752/WBC.11/2018 sehingga Pemohon belum dapat mengajukan surat bantahan atas keputusan dimaksud. Pemohon berharap kiranya sural penjelasan tambahan ini dapat diperlakukan sebagai penjelasan tertulis pengganti surat bantahan;
 
bahwa berdasarkan SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPPMP01/2018 tanggal 24/08/2018 dinyalakan bahwa koreksi Terbanding adalah koreksi/penetapan tarif pos 1, pos 2 dan pos 3;
 
bahwa merujuk keputusan Terbanding, koreksi/penetapan tarif pos tersebut adalah karena alasan-alasan sebagai berikut:
   
a.
Sesuai diktum menimbang butir 8 huruf (d) keputusan Terbanding nomor KEP-1752/WBC.11/2018 menyalakan bahwa barang pos 1 s/d 3 diidentifikasi sebagai "alas kaki lahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karel alau dari plastic jenis Eva, bagian alasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk alau proses semacam itu, tidak menutupi mala kaki dan lulut; 
 
 
b.
Sesuai diktum menimbang butir 8 huruf (e) keputusan Terbanding nomor KEP-1752/WBC.11/2018 Terbanding mengutip "URAIAN BARANG" dari pos tarif 6402.99.90 dan pos tarif 6401.99.90 BTKI 2017, menyatakan sebagai berikut:
 
Bahwa alas barang yang digugurkan (Eva Sandals, pos 1-3), struktur pos tarif klasifikasinya dan alasan pengguguran dirinci sebagai berikut:
 
Pemberitahuan PIB Pos 1: 6402.99.90, yakni sebagai alas kaki lainnya dengan sol luar dan bagian alasnya dari karet atau plastik, sebagai berikut:
 
Penetapan Pejabat Pos 1: 6401.99.90, yakni alas kaki lahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet alau dari plastic, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, sebagai berikut:
   
c.
Selanjutnya sesuai butir 8 huruf (g) Terbanding menyatakan bahwa barang pada pos 1 s/d 3 tidak dapat dikategorikan pada pos 6402.99.90 (sebagaimana pemberitahuan) dan lebih tepat diklasifikasikan pada pos tarif 6401.99.90, bahwa barang termasuk "Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian atas dari karet atau dari plastic, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut, dengan pembebanan pos tarif 5%-ACFTA;
 
bahwa Pemohon menolak koreksi/penetapan pos tarif dan pembebanan bea masuk yang ditetapkan oleh Terbanding dengan dasar dan alasan sebagai berikut:
 
 
a.
Memperhatikan uraian barang (description of goods) pos 6401 dan 6402 yang menyatakan:
 
-
6401: Alas kaki tahan air (waterproof footwear) dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastic; bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu; dan
 
-
6402: Alas kaki lainnya (other footwear) dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau plastic;
 
 
 
Pendapat Pemohon:
Pemohon berpendapat terdapat perbedaan yang menjadi ciri atau karakteristik khas dari barang yang masuk dalam kedua sub pos tersebut, yaitu pos: 6401 adalah "Alas kaki tahan air atau waterproof', sementara pos 6402 adalah "Alas kaki lainnya atau other footwear", yaitu alas kaki yang tidak tahan air walaupun dengan bahan dasar/baku yang sama (karet atau plastic) dan cara atau teknik pengerjaan/produksi yang sama (bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk itu. Pemohon berkesimpulan bahwa pembeda antara barang pada pos 6401 dan pos 6402 adalah pada ciri atau sifat atau karakteristik barangnya, apakah alas kaki tersebut tahan air atau tidak, sementara mengenai bahan baku dan cara pembuatan dapat sama;
 
 
b.
Memperhatikan tentang apa yang dimaksud dengan kata atau anak kalimat (frasa) "alas kaki tahan air'' dan "alas kaki lainnya", Pemohon berpendapat bahwa alas kaki tahan air, dengan bahan baku/bahan dasar dari karet atau plastik atau yang semacam dan dikerjakan dengan cara sebagaimana diuraikan dalam uraian barang (bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu) diklasifikasikan dalam pos 6401. Sementara alas kaki lainnya (yang tidak tahan air) walaupun bahan baku/dasarnya sama (dari karet atau plastic) dan cara pembuatannya sama ((bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu) harus diklasifikasikan dalam pos 6402;
 
 
c.
Pengertian "alas kaki tahan air (waterproof footwear) dan "alas kaki lainnya (other footwear):
Pemohon berpendapat terdapat perbedaan pendapat antara Pemohon dengan Terbanding mengenai pengertian alas kaki tahan air dengan alas kaki lainnya atau alas kaki tidak tahan air. Pemohon berpendapat bahwa alas kaki tahan air adalah alas kaki yang tidak dapat dimasuki oleh air apabila pengguna/pemakainya berjalan diatas genangan air yang tingginya sebatas sol karena seluruh/sekeliling sol tertutup dan bagian atasnya tidak dipasang pada sol atau tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau diproses semacam itu. Menurut Pemohon bagian atas dan bawah (sol) dipasang dengan cara antara lain: moulding/casting/cementing sehingga bagian atas dan bawah menyatu menjadi satu kesatuan dan tidak tembus air. Sedangkan yang dimaksud dengan alas kaki lainnya adalah alas kaki yang tidak tahan air (dari bahan baku yang sama dan cara pembuatan yang sama atau tidak), karena bagian atas dari solnya tidak dipasang seluruhnya (masih ada bagian-bagian yang terbuka) sehingga apabila pemakai/penggunanya berjalan di atas genangan air sebatas sol, air dapat masuk dan membasahi kaki pengguna/pemakai;
 
 
d.
Pemohon berpendapat bahwa Terbanding telah keliru mengidentifikasi barang pos 1 s/d 3 sebagai alas kaki tahan air, masuk pos 6401. Terbanding hanya melihat dari sisi bahan baku/bahan dasarnya (karet dan plastic atau semacamnya) dan cara proses pembuatannya (tidak dijahit/dirakit/dipaku/dikeling/dll). Berdasarkan gambar dan contoh barang, pos 1 s/d 3 adalah alas kaki berupa "sandal" yang bagian sisi atau sampingnya tidak tertutup seluruhnya (sebagian masih terbuka) sehingga air dapat masuk membasahi telapak kaki pengguna/pemakai. Pemohon berpendapat bahwa alas kaki tersebut adalah alas kaki dari jenis yang tidak tahan air atau dalam BTKI disebut sebagai alas kaki lainnya (other footwear), sehingga diklasifikasikan dalam pos 6402, masuk pos tarif 6402.99.90 dengan BM 0% (ACFTA);
 
 
e.
Memperhatikan Explanatory Notes (EN) Second Edition (1986) hal.958 mengenai cara pembuatannya menyatakan:
The heading (Pos 6401) covers, inter alia, footwear obtained by any of the processes described below:
 
(1)
Press moulding
 
(2)
Injection moulding
 
(3)
Slush moulding
 
(4)
Rotational Casting
 
(5)
Dip moulding
 
(6)
Assembly by vulcanizing
 
(7)
Bonding and vulcanizing
 
(8)
High frequency welding
 
(9)
Cementing
 
 
 
Selanjutnya hal. 959 EN Second Edition (1986) menyatakan: This heading (Pos 6402) covers footwear with outer soles and uppers of rubber or plastics, other than those of heading 6401. Cara pembuatan Pos 6401 disebut dengan cara "Moulding atau Casting/Vulcanizing/Welding/Cementing, sementara cara atau proses pembuatan barang pada Pos 6402 tidak diatur/tidak dirinci, namun disebutkan secara eksplisit salah satu contoh barangnya adalah "Sandal";
 
 
f.
Bahwa atas kasus atau sengketa dengan jenis barang yang sama (serupa), yaitu Eva Sandals telah diajukan PK (Peninjauan Kembali) oleh CV. Pujima Goarna ke Mahkamah Agung RI dan Mahkamah Agung RI telah menerbitkan putusan setentangnya nomor: 1073IB/PK/PJK/2017 tanggal 7 Juni 2017 dengan amar putusan mengabulkan permohonan PK dan menetapkan klasifikasi barang sesuai pos tarif yang diberitahukan dalam PIB nomor 478142 tanggal 26 November 2013, diklasifikasikan dalam Pos tarif 6402.99.90.00 dengan BM 0%. (Fotocopy putusan/Bukti P-1 terlampir);
 
 
g.
Bahwa PIB yang menjadi sengketa Nomor: 084221 tanggal 3 Agustus 2018 telah dilengkapi Form E nomor E183508003230007 tanggal 18 Juli 2018 dan merujuk ketentuan Rule 25 Revised OCP ACFTA yang menyatakan: "In the case of dispute concerning origin determination, classification or product or other matters, the Government authorities concerned in the importing and exporting Parties shall consult each other with a view to resolving the dispute, and the result shall be reporting to the other Parties for information". Berdasarkan Rule 25 Revised OCP ACFTA di atas, dalam hal terjadi sengketa berkenaan dengan penentuan asal barang, klasifikasi atau produk-produk atau hal-hal lain (other matters), otoritas pemerintahan berwenang di negara pengimpor dan pengekspor harus berkonsultasi terlebih dahulu untuk menyelesaikan sengketa dimaksud, dan hasilnya dilaporkan kepada pihak-pihak terkait lainnya sebagai informasi. Pemohon berpendapat bahwa pengguguran/koreksi Form E nomor E183508003230007 tanggal 18 Juli 2018 dan penetapan klasifikasi dan tarif bea masuk yang berbeda dengan Form E a quo tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan pihak penerbit Form E, hal itu melanggar ketentuan Rule 25 Revised OCP ACFT A yang telah diratifikasi oleh Pemerintah RI sesuai Keppres 48 Tahun 2004 yo PP 37 Tahun 2011. Bahwa ratifikasi ACFTA tersebut mengandung makna bahwa kesepakatan ACFTA telah memiliki kedudukan hukum yang sama atau setara dengan hukum positif lainnya yang berlaku di Indonesia, oleh karenanya harus ditaati dan dilaksanakan sepenuhnya. Pengguguran/koreksi Form E a quo dan penetapan klasifikasi barang yang berbeda dengan pemberitahuan PIB Nomor: 084221 tanggal 3 Agustus 2018 tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan penerbit melanggar ketentuan Rule 25 ROCP ACFTA, oleh karenanya koreksi/penetapan Terbanding harus dibatalkan;
 
 
bahwa berdasarkan uraian di atas Pemohon berpendapat:
a.
Pengguguran/koreksi Form E Nomor: E1835083230007 tanggal 18 Juli 2018 dan penetapan klasifikasi barang pos 1-3 dalam tarif 6401.99.90 dengan bea masuk 5% ACFTA adalah keliru, tidak sesuai ketentuan sehingga pengguguran/koreksi Form E dan penetapan klasifikasi barang tersebut harus dibatalkan;
b.
Klasifikasi barang dan tarif bea masuk yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 084221 tanggal 3 Agustus 2018 dalam Pos tarif 6402.99.90 dengan bea masuk 0% ACFTA sudah benar, sesuai identifikasi dan klasifikasi barang berdasarkan BTKI 2017 dan Explanatory Notes (EN) Second Edition (1986) dan Putusan MA nomor: 1073/B/PK/PJK/2017 tanggal 7 Juni 2017. Oleh karenanya PIB Nomor: 084221 tanggal 3 Agustus 2018 harus diterima;
 
 
Pendapat Majelis
bahwa Pemohon Banding melakukan importasi jenis barang berupa Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), negara asal: China, supplier: Olicom (jinjiang) Imp and Exp Co., Ltd., yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 dengan klasifikasi HS. 6402.99.90 pembebanan BM 0% (ACFTA) sesuai Form E Nomor: E183508003230007 tanggal 18 Juli 2018
 
bahwa Terbanding menerbitkan SPTNP Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018, dan Pemohon Banding mengajukan keberatan dengan surat Nomor: 042/PDR/IX/2018 tanggal 06 September 2018, dan keberatan tersebut ditolak dengan Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018, tentang Penetapan atas Keberatan terhadap Surat Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPTNP) Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018, yang menetapkan klasifikasi HS 6401.99.90 dengan pembebanan BM 5% (/MFN) yang mengakibatkan kurang bayar bea masuk dan pajak dalam rangka impor sebesar Rp60.792.000.-(enam puluh juta tujuh ratus sembilan puluh dua ribu rupiah), yang tidak disetujui Pemohon Banding, sehingga Pemohon Banding dengan Surat Permohonan Banding Nomor: 02/BDG/PDR/I/2019 tanggal 02 Januari 2019 mengajukan banding.
 
bahwa Terbanding pada pokoknya mengemukakan hal-hal sebagai berikut:
 
bahwa atas barang pada Pos 1 s/d 3 diidentifikasi sebagai alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian atas dari karet atau dari plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki atau lutut;
 
bahwa berdasarkan KUM HS 1 dinyatakan bahwa judul Bagian, Bab dan Sub-bab hanya dimaksudkan untuk mempermudah referensi saja, untuk keperluan hukum klasifikasi harus ditentukan menurut uraian yang terdapat dalam pos dan berbagai catatan bagian atau bab yang berkaitan;
 
bahwa berdasarkan PIB, Invoice, Packing list dan Laporan Surveyor dan penelusuran open source terkait data foto barang, alas barang pada pos 1 sd 3 diidentifikasi sebagai alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dan plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut;
 
bahwa barang pada Pos 1 s/d 3 tidak dapat dikategorikan pada Pos 6402.99.90 (sebagaimana pemberitahuan) dan lebih tepat diklasifikasikan pada pos tarif 6401.99.90. bahwa barang termasuk "Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut, dengan pembebanan pos tarif 5%-ACFTA;
 
bahwa selanjutnya, alas barang pada pos 1 sd 3 yang digugurkan tarif klasifikasinya dan ditetapkan pada HS 6401.99.90 dikenakan tarif BM sebesar 5%-ACFTA
 
bahwa Pemohon Banding pada pokoknya mengemukakan hal-hal sebagai berikut: (surat banding, bantahan)
 
bahwa Pemohon Banding berpendapat perbedaan barang pada Pos 6401 dan Pos 6402 adalah masalah tahan air (waterproof) atau tidak tahan air (non-waterproof). Jenis barang yang masuk dalam Pos 6401 adalah dari jenis yang tahan air (Waterproof) sementara yang masuk Pos 6402 adalah dari jenis yang tidak tahan air (non-waterproof). Pemohon berpendapat Terbanding telah keliru mengidentifikasi alas kaki berupa sandal (Eva Sandal) sebagai alas kaki dari jenis yang tahan air (waterproof) karena hanya melihat dari bahan baku yang digunakan (plastik/karet) dan cara atau proses pembuatannya {bagian alas dan bagian bawah/sol tidak dipasang atau tidak dirakit).
 
bahwa memperhatikan barang impor yang disengketakan adalah alas kaki berupa sandal, salah satu ciri atau karakteristik dari sandal adalah bagian bawah/sol dan bagian atasnya tidak tertutup seluruhnya/sekelilingnya seperti sepatu, ada bagian-bagian tertentu yang terbuka/tidak tertutup sehingga air yang berada di atas sol dapat masuk membasahi kaki (telapak/jari kaki) pemakainya. Meskipun bagian alas dan bagian bawah (sol) dibuat atau diproses dengan cara moulding, casting, vulcanizing, welding atau cementing, air tetap dapat masuk karena ada bagian-bagian tertentu yang terbuka/tidak tertutup seluruhnya;
 
bahwa Pemohon berpendapat terdapat perbedaan pendapat antara Pemohon dengan Terbanding mengenai pengertian alas kaki tahan air dengan alas kaki lainnya atau alas kaki tidak tahan air. Pemohon berpendapat bahwa alas kaki tahan air adalah alas kaki yang tidak dapat dimasuki oleh air apabila pengguna/pemakainya berjalan diatas genangan air yang tingginya sebatas sol karena seluruh/sekeliling sol tertutup dan bagian atasnya tidak dipasang pada sol atau tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau diproses semacam itu. Menurut Pemohon bagian alas dan bawah (sol) dipasang dengan cara antara lain: moulding/casting/cementing sehingga bagian alas dan bawah menyatu menjadi satu kesatuan dan tidak tembus air. Sedangkan yang dimaksud dengan alas kaki lainnya adalah alas kaki yang tidak tahan air (dari bahan baku yang sama dan cara pembuatan yang sama atau tidak), karena bagian alas dari solnya tidak dipasang seluruhnya (masih ada bagian-bagian yang terbuka) sehingga apabila pemakai/penggunanya berjalan di atas genangan air sebatas sol, air dapat masuk dan membasahi kaki pengguna/pemakai;
 
bahwa Pemohon Banding berpendapat pengertian waterproof Pos 6401 harus dilihat dari sisi pemakai atau penggunanya, apakah kaki (telapak dan jari kaki) pemakai/pengguna alas kaki tersebut akan basah {kemasukan air) saat berjalan melalui jalan berair yang airnya tergenang lebih tinggi dari sol. Apabila air masuk dan membasahi kaki (telapak dan jari kaki) pengguna/pemakainya, maka alas kaki tersebut dikategorikan sebagai alas kaki yang tidak tahan air (non-waterproof), sebaliknya disebut sebagai alas kaki yang tahan air (waterproof) apabila air tidak dapat masuk. Barang impor yang disengketakan adalah alas kaki dari jenis yang tidak tahan air (non-waterproof), karena ada bagian-bagian tertentu dari sol dan bagian atasnya yang terbuka/tidak tertutup seluruhnya sehingga air dapat masuk. Oleh karenanya alas kaki "Eva Sandals" tersebut tidak dapat diklasifikasikan dalam Pos 6401 tetapi harus diklasifikasikan dalam Pos 6402;
 
bahwa memperhatikan tentang apa yang dimaksud dengan kata atau anak kalimat (frasa) "alas kaki tahan air" dan "alas kaki lainnya", Pemohon berpendapat bahwa alas kaki tahan air, dengan bahan baku/bahan dasar dari karet atau plastik atau yang semacam dan dikerjakan dengan cara sebagaimana diuraikan dalam uraian barang (bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu) diklasifikasikan dalam pos 6401. Sementara alas kaki lainnya (yang tidak tahan air) walaupun bahan baku/dasarnya sama (dari karet atau plastic) dan cara pembuatannya sama ((bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu) harus diklasifikasikan dalam pos 6402;
 
bahwa memperhatikan Putusan MA nomor: 1073/B/PK/PJK/2017 tanggal 7 Juni 2017 alas barang serupa (Eva Sandal) yang diajukan PK ke MA oleh CV. Pujima Goarna dan telah diputus oleh MA dengan amar putusan mengabulkan permohonan PK dan klasifikasi ditetapkan sesuai dengan PIB nomor 478142 tanggal 26 November 2013, diklasifikasikan dalam Pos tarif 6402.99.90.00 dengan BM 0%;
 
bahwa Pemohon berpendapat bahwa Terbanding telah keliru mengidentifikasi barang pos 1 s/d 3 sebagai alas kaki tahan air, masuk pos 6401. Terbanding hanya melihat dari sisi bahan baku/bahan dasarnya (karet dan plastic atau semacamnya) dan cara proses pembuatannya (tidak dijahit/dirakit/dipaku/dikeling/dll). Berdasarkan gambar dan contoh barang, pos 1 s/d 3 adalah alas kaki berupa "sandal" yang bagian sisi atau sampingnya tidak tertutup seluruhnya (sebagian masih terbuka) sehingga air dapat masuk membasahi telapak kaki pengguna/pemakai. Pemohon berpendapat bahwa alas kaki tersebut adalah alas kaki dari jenis yang tidak tahan air atau dalam BTKI disebut sebagai alas kaki lainnya (other footwear), sehingga diklasifikasikan dalam pos 6402, masuk pos tarif 6402.99.90 dengan BM 0% (ACFTA);
 
bahwa berdasarkan uraian di atas Pemohon berpendapat:
a.
Pengguguran/koreksi Form E Nomor: E1835083230007 tanggal 18 Juli 2018 dan penetapan klasifikasi barang pos 1-3 dalam tarif 6401.99.90 dengan bea masuk 5% ACFTA adalah keliru, tidak sesuai ketentuan sehingga pengguguran/koreksi Form E dan penetapan klasifikasi barang tersebut harus dibatalkan;
b.
Klasifikasi barang dan tarif bea masuk yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 084221 tanggal 3 Agustus 2018 dalam Pos tarif 6402.99.90 dengan bea masuk 0% ACFTA sudah benar, sesuai identifikasi dan klasifikasi barang berdasarkan BTKI 2017 dan Explanatory Notes (EN) Second Edition (1986) dan Putusan MA nomor: 1073/B/PK/PJK/2017 tanggal 7 Juni 2017. Oleh karenanya PIB Nomor: 084221 tanggal 3 Agustus 2018 harus diterima;
 
 
 
bahwa Majelis berpendapat pokok sengketa dalam sengketa banding ini adalah perbedaan Klasifikasi Pos Tarif dan Pembebanan BM alas importasi berupa Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan P/8) yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 Pos Tariff 6402.99.90 dengan pembebanan tarif BM 0%-ACFTA ditetapkan oleh Terbanding menjadi Klasifikasi Pos Tarif 6401.99.90 pembebanan tarif BM 5%-ACFTA sehingga Pemohon Banding diharuskan membayar kekurangan pembayaran berupa bea masuk, pajak dalam rangka impor dan denda administrasi sebesar Rp60.792.000,00 yang tidak disetujui oleh Pemohon Banding
 
bahwa Majelis melakukan pemeriksaan sengketa a quo berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, yang diantaranya menyatakan sebagai berikut;
 
bahwa Pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak menyatakan;
Pasal 69
(1)
Alat bukti dapat berupa: 
 
a.
surat atau tulisan;
 
b.
keterangan ahli;
 
c.
keterangan para saksi;
 
d.
pengakuan para pihak; dan/atau
 
e.
pengetahuan Hakim
 
 
bahwa Pasal 76 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak menyatakan;
Pasal 76
"Hakim menentukan apa yang harus dibuktikan, beban pembuktian beserta penilaian pembuktian dan untuk sahnya pembuktian diperlukan paling sedikit 2 (dua) alat bukti sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 ayat (1)".
 
bahwa Pasal 78 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak menyatakan;
Pasal 78
"Putusan Pengadilan Pajak diambil berdasarkan hasil penilaian pembuktian, dan berdasarkan peraturan perundang-undangan perpajakan yang bersangkutan, serta berdasarkan keyakinan Hakim''.
 
bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap bukti yang disampaikan Terbanding dan Pemohon Banding dalam persidangan, Majelis mengidentifikasi barang impor Eva Sandals sebagai alas kaki dengan sol luar (outer soles) dan bagian atas (uppers) terbuat dari plastik, bagian atasnya (uppers) dipasang atau dirakit pada sol dengan cara moulding;
 
 
 
Klasifikasi Pos Tarif
bahwa Catalan 1 Ketentuan Umum untuk Menginterpretasikan Harmonized System (KUMHS) menyatakan: "Judul dari Bagian, Bab dan Sub-bab dimaksudkan hanya untuk mempermudah referensi saja; untuk keperluan hukum, klasifikasi harus ditentukan berdasarkan uraian yang terdapat dalam pos dan berbagai Catatan Bagian atau Bab yang berkaitan serta berdasarkan catatan ketentuan berikut ini, asalkan pos atau catatan tersebut tidak menentukan lain";
 
bahwa berdasarkan Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2012, Sistematika Bab 64 Alas kaki, pelindung kaki dan sejenisnya; bagian dari barang tersebut, adalah sebagai berikut:
 
64.01
Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastik, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu.
64.02
Alas kaki lainnya dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau plastik.
64.03
Alas kaki dengan sol luar dari karet, plastik, kulit samak atau kulit komposisi dan bagian alas sepatu dari kulit samak.
64.04
Alas kaki dengan sol luar dari karet, plastik, kulit samak atau kulit komposisi dan bagian atasnya dari bahan tekstil.
64.05
Alas kaki lainnya.
64.06
Bagian dari alas kaki (termasuk bagian alas dipasang sol maupun tidak selain sol luar); sol dalam yang dapat dilepas, bantalan tumit dan barang semacam itu; pelindung kaki, pembalut kaki dan barang semacam itu, serta bagiannya.
 
bahwa pengertian sol luar (outer sole) dan bagian alas (upper) pada alas kaki dijelaskan dalam Explanatory Notes to HS Fifth Edition 2012 pada halaman Xll-64-3 pada huruf C dan D sebagai berikut:
(C)
The term " outer sole " as used in headings 64.01 to 64.05 means that part of the footwear (other than an attached heel) which, when in use, is in contact with the ground. The constituent material of the outer sole for purposes of classification shall be taken to be the material having the greatest surface area in contact with the ground. In determining the constituent material of the outer sole, no account should be taken of attached accessories or reinforcements which partly cover the sole (see Note 4 (b) to this Chapter). These accessories or reinforcements include spikes, bars, nails, protectors or similar attachments (including a thin layer of textile flocking e.g., for creating a design) or a detachable textile material, applied to but not embedded in the sole).
 
In the case of footwear made in a single piece (e.g, clogs) without applied soles, no separate outer sole is required; such footwear is classiffied with reference to the constituent material of its lower surface
 
 
(D)
For the purposes of the classification of footwear in this Chapter, the constituent material of the uppers must also be taken into account. The upper is the art of the shoe or boot above the sole. However, in certain footwear with plastic moulded soles or in shoes of the American Indian moccasin type, a single piece of material is used to form the sole and either the whole or art of the upper, thus making it difficult to identify the demarcation between the outer sole and the upper. In such cases, the upper shall be considered to be that portion of the shoe which covers the sides and to of the foot. The size of the uppers varies very much between different types of footwear, from those covering the foot an the whole leg, including the thigh (for example, fishermen's boots), to those which consist simply of straps or things (for example, sandals).
 
If the upper consists of two or more materials, classification is determined by the constituent material which has the greatest external surface area, no account being taken of accessories or reinforcements such as ankle patches, protective or ornaments strips or edging, other ornamentation (e.g., tassels, pompons or raid), buckles, tabs, eyelet stays, laces or slide fasteners. The constituent material of any lining has no effect on classification.
 
bahwa berdasarkan Explanatory Notes to HS Fifth Edition 2012 pada halaman Xl l-64-3 di atas, Alas kaki (footwear), tersusun oleh 2 bagian utama, yaitu:
-
Sol luar (outer sole), adalah bagian alas kaki, bila dipakai, bersinggungan langsung dengan tanah.
-
Bagian alas (upper), adalah bagian alas kaki yang terletak di atas sol.
 
 
bahwa dalam hal sulit ditemukan batas antara bagian outer sole dan bagian upper, sebagai contoh footwear dari bahan plastik produk proses moulding (cetak), maka upper adalah bagian alas kaki yang melindungi kaki bagian samping dan alas kaki.
 
bahwa berdasarkan sistematika Bab 64 dan Explanatory Notes to HS Fifth Edition 2012 pada bagian General, Pos 64.01 sampai dengan Pos 64.05 dibedakan berdasarkan bahan penyusun outer sole dan upper.
-
Pos 64.01 dan 64.02, klasifikasi untuk alas kaki dengan outer sole dan upper terbuat dari bahan karet atau plastik;
-
Pos 64.03, klasifikasi untuk alas kaki dengan outer sole terbuat dari karet, plastik, kulit atau kulit komposisi, sedang bagian upper terbuat dari bahan kulit.
-
Pos 64.04, klasifikasi untuk alas kaki dengan outer sole terbuat dari karet, plastik, kulit atau kulit komposisi, sedang bagian upper terbuat dari bahan tekstil.
-
Pos 64.05, klasifikasi untuk alas kaki dengan outer sole atau upper terbuat dari bahan kombinasi atau bahan yang tidak diatur dalam Pos 64.01 s/d pos 64.04. Sebagai contoh: Alas kaki dengan outer sole terbuat dari karet atau plastik, sedang upper terbuat dari bahan selain karet, plastik, kulit atau tekstil.
 
bahwa dari Sistematika Bab 64 sebagaimana uraian di atas dapat disimpulkan bahwa untuk alas kaki dengan sol luar (outer soles) dan bagian alas (uppers) yang terbuat dari karet atau plastik dimasukkan dalam dua pos yaitu pos 64.01 dan 64.02;
 
bahwa berdasarkan Catatan 1 KUMHS, dari uraian yang terdapat pada pos 64.01 dan 64.02, Majelis berkesimpulan bahwa alas kaki dengan sol luar (outer soles) dan bagian alas (uppers) yang terbuat dari karet atau plastik dimasukkan pada:
-
pos 64.01 apabila bagian atasnya tidak dipasang atau tidak dirakit pada sol dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu (the uppers of which are neither fixed to the sole nor assembled by stitching, riveting, nailing, screwing, plugging or similar processes.);
-
pos 64.02 apabila proses pemasangan atau perakitan bagian atasnya pada sol, dipasang atau dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu;
 
bahwa penjelasan tentang Pos 64.01 berdasarkan Explanatory Notes to HS Fifth Edition 2012 halaman Xll-6401-1 dan Xll-6401-2 menyatakan bahwa:
 
This heading covers waterproof footwear with both the Outer soles and the uppers (see General Explanatory Note, paragraphs (C) and (D)), of rubber (as defined in Note 1 to Chapter 40), plastics or textile material with an external layer of rubber or plastics being visible to the naked eye (see Note 3 (a) to this Chapter), provided the uppers are neither fixed to the sole nor assembled by the processes named in the heading.
 
The heading includes footwear constructed to protect against penetration by water or other liquids and would include, inter alia, certain snow-boots, galoshes, overshoes and ski-boots.
 
Footwear remains in this heading even if it is made partly of one and partly of another of the specified materials (e.g., the soles may be of rubber and the uppers of woven fabric with an external layer of plastics being visible to the naked eye; for the purpose of this provision no account should be taken of any resulting change of colour).
 
The heading covers, inter alia, footwear obtained by any of the processes described below
(1)
Press moulding
In this process, a core, sometimes covered by a textile "sock " which later forms the lining of the article, is placed in a mould with either preforms or granules.
The mould is closed and placed between the platens of a press, which are heated to a high temperature.
Under the influence of the heat, the preforms or granules acquire a certain degree of viscosity and completely fill the space between the core and the walls of the mould; the excess material escapes through vents. The material then vulcanises (rubber) or gels (polyvinyl chloride).
When the moulding process is complete, the shoe is taken out of the mould and the core is removed.
(2)
Injection moulding
This process is similar to press moulding, except that the preforms or granules used in the press moulding process are replaced by a rubber-based or poly(vinyl chloride }-based mix, preheated to give it the viscosity required for injection into the mould.
(3)
Slush moulding
In this process, poly(vinyl chloride) or polystyrene_paste is injected into a mould to form a complete coating which gels, excess material escaping through vents.
(4)
Rotational casting
This process is similar to slush moulding, except that the coating is formed by rotating the paste in a closed mould.
(5)
Dip moulding
In this process, a hot mould is dipped into the paste (this process is rarely used in the footwear industry).
(6)
Assembly by vulcanizing
In this process, the raw material (usually rubber or thermoplastics) is prepared with sulphur powder and passed through a press to produce a flat sheet. The sheet is cut (and sometimes calendered) into the shape of the various parts of the Outer sole and upper (i.e., vamps, quarters, counters, toe pieces, etc.). The parts are slightly heated to make the material tacky and are then assembled on a last, the shape of which conforms to the shape of the footwear. The assembled footwear is pressed against the last, so that the parts adhere to one another, and then vulcanised. Footwear obtained by this process is known in the trade as " built-up footwear ".
(7)
Bonding and vulcanizing This process is used for moulding and vulcanising an Outer sole and heel of rubber on a pre assembled upper in one operation. The sole is firmly bonded to the upper with cement which hardens during vulcanisation.
(8)
High frequency welding
In this process, materials are bonded by heat and pressure, without the use of cement.
(9)
Cementing
In this process, soles which have been previously moulded or cut from a sheet are stuck to the uppers with an adhesive; pressure is applied, and the article is left to dry. Although pressure may be applied at a raised temperature, the material used for the sole is in its final form before the sole is stuck to the upper, and its physical qualities are in no way modified by this operation.
 
 
bahwa berdasarkan Explanatory Notes to HS Fifth Edition 2012 untuk pengklasifikasian pos 64.01 dan 64.02 dapat dibedakan berdasarkan cara pembuatan alas kaki tersebut, yaitu:"Alas kaki dari berbagai jenis (sandal, sepatu, boot, terompah, dan lain lain) dengan proses pembuatan bagian atasnya dipasang atau dirakit pada sol dengan cara press moulding, injection moulding, slush moulding, rotational casting, dip moulding, assembly by vulcanising, bonding and vulcanising, high frequency welding, cementing atau proses semacam itu diklasifikasikan pada pos 64.01."
 
bahwa dalam Explanatory Notes to HS Fifth Edition 2012 untuk pos 64.01 tidak disebutkan secara jelas definisi waterproof, namun diterangkan bahwa pos 64.01 meliputi alas kaki yang dibuat/dikonstruksi untuk menahan penetrasi air atau cairan lainnya, dimana Outer sole dan upper terbuat dari bahan karet atau plastik dengan proses pembuatan bagian atasnya dipasang atau dirakit pada sol dengan cara press moulding, injection moulding, slush moulding, rotational casting, dip moulding, assembly by vulcanising, bonding and vulcanising, high frequency welding, cementing atau proses semacam itu;
 
bahwa dengan demikian, berdasarkan hal tersebut diatas yang dimaksud dengan waterproof footwear adalah bila alas kaki tersebut terbuat dari bahan yang dapat menahan penetrasi air (dalam hal ini dari plastik atau karet) dan proses pemasangan atau perakitan antara sol dan bagian atasnya dengan cara press moulding, injection moulding, slush moulding, rotational casting, dip moulding, assembly by vulcanising, bonding and vulcanising, high frequency welding, cementing atau proses semacam itu atau dengan cara tidak dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu sehingga air tidak merembes/menembus pori-pori alas kaki tersebut diklasifikasikan pada pos 64.01 sebagai waterproof footwear.
 
bahwa penjelasan Pos 64.02 berdasarkan Explanatory Notes to HS Fifth Edition 2012 halaman Xll-6402-1 menyatakan:
 
This heading covers footwear with Outer soles and uppers of rubber or plastics, other than those of heading 64.01.
 
Footwear remains in this heading even if it is made partly of one and partly of another of the specified materials (e.g., the soles may be of rubber and the uppers of woven fabric with an external layer of plastics being visible to the naked eye; for the purpose of this provision no account should be taken of any resulting change of colour).
 
The heading covers, inter alia:
(a)
Ski-boots consisting of several moulded parts hinged on rivets or similar devices;
(b)
Clogs without quarter or counter, the uppers of which are produced in one piece usually attached to the base or platform by riveting;
(c)
Slippers or mules without quarter or counter, the uppers of which, being produced in one piece or assembled other than by stitching, are attached to the sole by stitching;
(d)
Sandals consisting of straps across the instep and of counter or heel strap attached to the sole by any process;
(e)
Thong-type sandals in which the thongs are attached to the sole by plugs which lock into holes in the sole;
(f)
Non-waterproof footwear produced in one piece (for example, bathing slippers).
 
bahwa berdasarkan Explanatory Notes to HS Fifth Edition 2012 halaman Xll-6402-1 untuk pengklasifikasian pos 64.01 dan 64.02 dapat dibedakan berdasarkan cara pembuatan alas kaki tersebut, yaitu: " ... Sedangkan alas kaki dari berbagai jenis (sandal, sepatu, boot, terompah, dan lain-lain) dengan proses pembuatan bagian atasnya dipasang atau dirakit pada sol dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu (stitching, riveting, nailing, screwing, plugging, or similar processes), diklasifikasikan pada pos 64.02."
 
bahwa berdasarkan uraian di atas, Majelis berpendapat bahwa barang impor "Eva Sandals" yang diidentifikasikan sebagai alas kaki dengan sol luar (outer soles) dan bagian alas (uppers) terbuat dari plastik, bagian atasnya (uppers) dipasang atau dirakit pada sol dengan cara moulding diklasifikasikan ke dalam pos tarif 6401.99.00.00 (lain-lain);
 
Menimbang, bahwa Hakim Widhi Hartono, S.E., M.E. mempunyai pendapat berbeda (Dissenting Opinion) dengan pendapat sebagai berikut:
bahwa alas surat atau tulisan, penjelasan dan/atau pengakuan para pihak dalam proses persidangan serta peraturan perundang-undangan yang terkait dengan sengketa ini, Hakim Dissenting melakukan pemeriksaan, penilaian dan pengujian alat bukti sebagai berikut:
 
Identifikasi Barang
 
bahwa Hakim Dissenting berpendapat bahwa alas barang pada pos 1 sd 3 diidentifikasi sebagai alas kaki dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dan plastik jenis Eva, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, tidak menutupi mata kaki dan lutut;
 
Klasifikasi dan Pembebanan Bea Masuk
 
bahwa berdasarkan KUM HS 1 dinyatakan bahwa judul Bagian, Bab dan Sub-bab hanya dimaksudkan untuk mempermudah referensi saja, untuk keperluan hukum klasifikasi harus ditentukan menurut uraian yang terdapat dalam pos dan berbagai catatan bagian atau bab yang berkaitan;
 
bahwa BTKI 2017,Pos 6401 dan Pos 6402, uraian barang menyatakan:
-
Pos 6401: Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastik, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau semacam itu;
-
Pos 6402: Alas kaki lainnya dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau plastic;
 
 
HS Code
Uraian Barang
64.01
Alas kaki tahan air dengan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastik, bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu.
6401.10.00
-
Alas kaki dilengkapi logam pelindung jari
 
-
Alas kaki lainnya:
6401.92.00
-
-
Menutupi mata kaki tetapi tidak menutupi lutut
6401.99
-
-
Lain-lain:
6401.99.10
-
-
-
Menutupi lutut
6401.99.90
-
-
-
Lain-lain:
64.02
Alas kaki lainnya dengan sol luar dan bagian atas dari karet atau plastik.
 
-
Alas kaki olahraga:
6402.12.00
-
-
Bot ski, alas kaki ski untuk lintas alam dan bot papan luncur salju
6402.19
-
-
Lain-lain:
6402.19.10
-
-
-
Alas kaki gulat
6402.19.90
-
-
-
Lain-Lain
6402.20.00
-
Alas kaki dengan tali pengikat atau tali kulit diatasnya dirakit pada sol dengan alat penusuk
 
-
Alas kaki lainnya:
6402.91
-
-
Menutupi mata kaki
6402.91.10
-
-
-
Sepatu selam
 
-
-
-
Lain-lain:
6402.91.91
-
-
-
-
Dilengkapi logam pelindung Jari
6402.91.99
-
-
-
-
Lain-lain
13402.99
-
-
Lain-lain:
6402.99.10
-
-
-
Dilengkapi logam pelindung jari
6402.99.90
-
-
-
Lain-lain:
 
bahwa berdasarkan struktur pengklasifikasian diatas, Hakim Dissenting berpendapat sebagai berikut:
1.
Untuk pos tariff 6401, identifikasi barang harus memenuhi tiga kriteria, yaitu:
 
-
Alas kaki tahan air
 
-
bahan sol luar dan bagian atas dari karet atau dari plastik,
 
-
bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu.
2.
Untuk pos tariff 6402, identifikasi barang harus memenuhi tiga kriteria, yaitu:
 
-
Alas kaki tidak tahan air
 
-
bahan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastik,
 
-
bagian atasnya dipasang pada sol dan dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu.
 
bahwa barang diidentifikasikan sebagai alas kaki dengan bahan sol luar dan bagian alas dari karet atau dari plastic, bagian atasnya dipasang pada sol dan dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu.
 
bahwa terkait dengan kriteria apakah alas kaki memenuhi kriteria tahan air atau tidak tahan air, Hakim Dissenting berpendapat bahwa alas kaki dikategorikan tahan air jika memenuhi kriteria minimal menutupi mata kaki dan bagian atasnya tidak dipasang pada sol dan tidak dirakit dengan cara dijahit, dikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, namun dipasang dan dirakit dengan, misalnya; Press moulding, Injection moulding, Slush moulding, Rotational Casting, Dip moulding, Assembly by vulcanizing, Bonding and vulcanizing, High frequency welding, Cementing.
 
bahwa berdasarkan uraian diatas, Hakim Dissenting berpendapat bahwa alas kaki tersebut adalah alas kaki dari jenis yang tidak tahan air atau dalam BTKI disebut sebagai alas kaki lainnya (other footwear), sehingga diklasifikasikan dalam pos 6402, masuk pos tarif 6402.99.90 dengan BM 0% (ACFTA)
 
bahwa berdasarkan pemeriksaan, penilaian dan pengujian atas surat atau tulisan, penjelasan dan/atau pengakuan para pihak dalam proses persidangan serta peraturan perundang-undangan yang terkait dengan sengketa ini, Hakim Dissenting berpendapat bahwa alas importasi Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), negara asal: China, supplier: Olicom (jinjiang) Imp and Exp Co., Ltd., yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 diklasifikasikan pada HS. 6402.99.90 dengan pembebanan BM 0% (ACFTA) sesuai Form E Nomor: E183508003230007 tanggal 18 Juli 2018 dan Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018 tidak dapat dipertahankan.
 
Menimbang, bahwa berdasarkan Pasal 79 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak diatur bahwa putusan diambil berdasarkan musyawarah yang dipimpin oleh Hakim Ketua dan apabila dalam musyawarah tidak dapat dicapai kesepakatan, putusan diambil dengan suara terbanyak. Dengan demikian pendapat Majelis berdasarkan suara terbanyak adalah berkesimpulan untuk menolak permohonan banding Pemohon Banding dan menetapkan tarif bea masuk alas importasi berupa Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), negara asal: China, supplier: Olicom (jinjiang) Imp and Exp Co., Ltd., yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 diklasifikasikan pada HS. 6401.99.90 dengan pembebanan tarif bea masuk 5% (ACFTA);
 
Mengingat, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006, dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berkaitan dengan sengketa ini;
 
 
 
 
 
MENGADILI
Menolak banding Pemohon Banding terhadap Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-1752/WBC.11/2018 tanggal 08 November 2018, tentang Penetapan atas Keberatan terhadap Surat Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPTNP) Nomor: SPTNP-005698/NTL/WBC.11/KPP.MP.01/2018 tanggal 24 Agustus 2018, atas nama: PT. Panca Dinamika Raya, NPWP: 31.234.171.2-028.000, beralamat di JI. Cideng Barat No.66 RT 014 RW 02 Cideng-Gambir Jakarta Pusat, dan menetapkan klasifikasi pos tarif alas importasi jenis barang: Eva Sandals dan lain-lain (3 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), negara asal: China, supplier: Olicom (Jinjiang) Imp and Exp Co., Ltd., yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 084221 tanggal 03 Agustus 2018 diklasifikasikan pada HS. 6401.99.90 dengan pembebanan tarif bea masuk 5% (ACFTA), sehingga kekurangan pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka impor sebesar Rp60.792.000,00 (enam puluh juta tujuh ratus sembilan puluh dua ribu rupiah);
 
Demikian diputus di Jakarta berdasarkan suara terbanyak setelah pemeriksaan dalam persidangan yang dicukupkan di Surabaya pada hari Rabu tanggal 16 Oktober 2019 oleh Hakim Majelis XVIIA Pengadilan Pajak, dengan susunan Majelis dan Panitera Pengganti sebagai berikut:
Widhi Hartono, S.E., M.E. sebagai Hakim Ketua,
Wahyu Tri Mulyo, S.E. sebagai Hakim Anggota,
Hafsah Febrianti, S.H., LL.M. sebagai Hakim Anggota,
Henri Hutabarat sebagai Panitera Pengganti.
 
Dan diucapkan di Jakarta dalam sidang terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua pada hari Rabu, tanggal 08 Juli 2020, dengan dihadiri oleh para Hakim Anggota, Panitera Pengganti, serta tidak dihadiri oleh Terbanding maupun Pemohon Banding.
 
 
Hakim Ketua
ttd.
Widhi Hartono, S.E., M.E.
 
Hakim Anggota
ttd.
Wahyu Tri Mulyo, S.E.
 
Hakim Anggota
ttd.
Hafsah Febrianti, S.H., LL.M.
 
Panitera Pengganti
ttd.
Henri Hutabarat
 
 
 
 
 
Salinan sesuai dengan aslinya,
Wakil Panitera
Budi Setyawan M. N. Y. Ak., M.A.
NIP 196906051990031002
 
Perlu bantuan?

Mengalami kendala dalam menemukan dokumen yang Anda cari? Kami siap membantu, serta mengharapkan kritik dan saran dari Anda.


Mempersiapkan
Print File