Ilustrasi Kasus

Penghitungan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan

Soal
PT. Adadia melakukan pembelian pasir dan kerikil sebesar 100 m3 dan tanah liat sebesar 100 m3 untuk keperluan usahanya di Kabupaten X. Bila di daerah tersebut ditetapkan tarif pajak mineral bukan logam dan batuannya sebesar 25%. Hitunglah berapa pajak mineral bukan logam dan batuan terutang bila nilai pasar tanah liat Rp20.000 dan nilai pasar pasir dan kerikil Rp250.000?
 
Jawab:
Berdasarkan ilustrasi kasus di atas, maka perhitungan pajaknya adalah sebagai berikut:
Tanah Liat
=
100 m3 x Rp20.000 x 25%
=
Rp500.000
Pasir dan Kerikil
=
100 m3 x Rp250.000 x 25%
=
Rp6.250.000
Total pajak mineral bukan logam dan batuan terutang
=
Rp6.750.000
 
Adapun pemungutan pajak mineral bukan logam dan batuan terutang ini dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten X dan dipungut di wilayah daerah tempat pengambilan mineral bukan logam dan batuan.
REFERENSI:
Undang-Undang Nomor 28 TAHUN 2009
Perlu bantuan?

Mengalami kendala dalam menemukan dokumen yang Anda cari? Kami siap membantu, serta mengharapkan kritik dan saran dari Anda.


Mempersiapkan
Print File