Perda Kota Jambi Nomor: 15 Tahun 2016

Status tidak tersedia
Gunakan versi desktop untuk pengalaman lengkap
PERATURAN DAERAH KOTA JAMBI
NOMOR 15 TAHUN 2016
 
TENTANG
 
PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KOTA JAMBI NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KOTA JAMBI TAHUN ANGGARAN 2016
 
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
WALIKOTA JAMBI,
 
 
 

Menimbang

a.
bahwa sehubungan dengan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), keadaan yang menyebabkan pergeseran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja, keadaan yang menyebabkan sisa lebih tahun anggaran sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan maka perlu dilakukan perubahan APBD Tahun Anggaran 2016;
b.
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a, perlu menetapkan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 16 Tahun 2015 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Jambi Tahun Anggaran 2016;
 
 
 

Mengingat

1.
Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota Besar dalam lingkungan Daerah Provinsi Sumatera Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 20);
2.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
3.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
4.
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);
5.
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
6.
Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
7.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5049);
8.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 224, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
9.
Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4502); sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 171, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5340);
10.
Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2005 Tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 138, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4576), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2005 Tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 110, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5155);
11.
Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
12.
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);
13.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5165);
14.
Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2011 tentang Pinjaman Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5219);
15.
Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2012 tentang Hibah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5272);
16.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
 
 
 
Dengan Persetujuan Bersama
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA JAMBI
dan
WALIKOTA JAMBI
 
 
 
MEMUTUSKAN:

Menetapkan

PERATURAN DAERAH TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KOTA JAMBI NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KOTA JAMBI TAHUN ANGGARAN 2016.
 
 
 

Pasal 1

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016 semula berjumlah Rp1.532.048.090.999,00 bertambah/berkurang sejumlah Rp90.662.012.776,00 sehingga menjadi Rp1.622.710.103.775,00 sebagai berikut:
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pendapatan
 
 
 
1.
Semula
1.532.048.090.999,00
 
 
2.
Bertambah/berkurang
90.662.012.776,00
 
 
Jumlah Pendapatan setelah Perubahan
 
1.622.710.103.775,00
b.
Belanja
 
 
 
1.
Semula
1.651.870.297.737,00
 
 
2.
Bertambah/berkurang
96.152.557.583,00
 
 
Jumlah Pendapatan setelah Perubahan
 
1.712.022.855.320,00
 
Surplus/(Defisit) setelah Perubahan
 
(89.312.751.545,00)
c.
Pembiayaan
 
 
 
1.
Penerimaan
 
 
 
 
1.
Semula
83.822.206.738,00
 
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
46.228.306.460,00
 
 
 
Jumlah Penerimaan setelah Perubahan
 
130.050.513.198,00
 
2.
Pengeluaran
 
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
 
2.
Bertambah/berkurang
40.737.761.653,00
 
 
 
Jumlah Pengeluaran setelah Perubahan
 
40.737.761.653,00
 
 
Jumlah Pembiayaan neto setelah perubahan
 
89.312.751.545,00
 
 
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tahun Berkenaan
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pendapatan
 
 
 
1.
Semula
1.532.048.090.999,00
 
 
2.
Bertambah/berkurang
90.662.012.776,00
 
 
Jumlah Pendapatan setelah Perubahan
 
1.622.710.103.775,00
b.
Belanja
 
 
 
1.
Semula
1.651.870.297.737,00
 
 
2.
Bertambah/berkurang
96.152.557.583,00
 
 
Jumlah Pendapatan setelah Perubahan
 
1.712.022.855.320,00
 
Surplus/(Defisit) setelah Perubahan
 
(89.312.751.545,00)
c.
Pembiayaan
 
 
 
1.
Penerimaan
 
 
 
 
1.
Semula
83.822.206.738,00
 
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
46.228.306.460,00
 
 
 
Jumlah Penerimaan setelah Perubahan
 
130.050.513.198,00
 
2.
Pengeluaran
 
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
 
2.
Bertambah/berkurang
40.737.761.653,00
 
 
 
Jumlah Pengeluaran setelah Perubahan
 
40.737.761.653,00
 
 
Jumlah Pembiayaan neto setelah perubahan
 
89.312.751.545,00
 
 
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tahun Berkenaan
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pendapatan
 
 
 
1.
Semula
1.532.048.090.999,00
 
 
2.
Bertambah/berkurang
90.662.012.776,00
 
 
Jumlah Pendapatan setelah Perubahan
 
1.622.710.103.775,00
b.
Belanja
 
 
 
1.
Semula
1.651.870.297.737,00
 
 
2.
Bertambah/berkurang
96.152.557.583,00
 
 
Jumlah Pendapatan setelah Perubahan
 
1.712.022.855.320,00
 
Surplus/(Defisit) setelah Perubahan
 
(89.312.751.545,00)
c.
Pembiayaan
 
 
 
1.
Penerimaan
 
 
 
 
1.
Semula
83.822.206.738,00
 
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
46.228.306.460,00
 
 
 
Jumlah Penerimaan setelah Perubahan
 
130.050.513.198,00
 
2.
Pengeluaran
 
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
 
2.
Bertambah/berkurang
40.737.761.653,00
 
 
 
Jumlah Pengeluaran setelah Perubahan
 
40.737.761.653,00
 
 
Jumlah Pembiayaan neto setelah perubahan
 
89.312.751.545,00
 
 
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tahun Berkenaan
 
0,00
 
 
 

Pasal 2

(1)
Pendapatan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terdiri dari:
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pendapatan Asli Daerah
 
 
 
1.
Semula
303.486.943.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
12.976.830.600,00
 
 
Jumlah Pendapatan Asli Daerah setelah Perubahan
 
316.463.773.600,00
b.
Dana Perimbangan
 
 
 
1.
Semula
1.150.438.395.308,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
35.202.051.623,00
 
 
Jumlah Perimbangan setelah Perubahan
 
1.185.640.446.931,00
c.
Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah
 
 
 
1.
Semula
78.122.752.691,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
42.483.130.553,00
 
 
Jumlah lain-lain Pendapatan yang sah setelah Perubahan
 
120.605.883.244,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pendapatan Asli Daerah
 
 
 
1.
Semula
303.486.943.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
12.976.830.600,00
 
 
Jumlah Pendapatan Asli Daerah setelah Perubahan
 
316.463.773.600,00
b.
Dana Perimbangan
 
 
 
1.
Semula
1.150.438.395.308,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
35.202.051.623,00
 
 
Jumlah Perimbangan setelah Perubahan
 
1.185.640.446.931,00
c.
Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah
 
 
 
1.
Semula
78.122.752.691,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
42.483.130.553,00
 
 
Jumlah lain-lain Pendapatan yang sah setelah Perubahan
 
120.605.883.244,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pendapatan Asli Daerah
 
 
 
1.
Semula
303.486.943.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
12.976.830.600,00
 
 
Jumlah Pendapatan Asli Daerah setelah Perubahan
 
316.463.773.600,00
b.
Dana Perimbangan
 
 
 
1.
Semula
1.150.438.395.308,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
35.202.051.623,00
 
 
Jumlah Perimbangan setelah Perubahan
 
1.185.640.446.931,00
c.
Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah
 
 
 
1.
Semula
78.122.752.691,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
42.483.130.553,00
 
 
Jumlah lain-lain Pendapatan yang sah setelah Perubahan
 
120.605.883.244,00
 
 
 
(2)
Pendapatan Asli Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat 1 huruf a terdiri dari jenis pendapatan:
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pajak Daerah
 
 
 
1.
Semula
186.882.000.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
370.000.000,00
 
 
Jumlah Pendapatan Asli Daerah setelah Perubahan
 
187.252.000.000,00
b.
Retribusi Daerah
 
 
 
1.
Semula
58.705.026.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
14.974.445.000,00
 
 
Jumlah retribusi Daerah setelah Perubahan
 
73.679.471.000,00
c.
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan
 
 
 
1.
Semula
12.000.000.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(4.000.000.000,00)
 
 
Jumlah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan setelah perubahan
 
8.000.000.000,00
d.
Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah
 
 
 
1.
Semula
45.899.917.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
1.632.385.600,00
 
 
Jumlah lain-lain pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
47.532.302.600,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pajak Daerah
 
 
 
1.
Semula
186.882.000.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
370.000.000,00
 
 
Jumlah Pendapatan Asli Daerah setelah Perubahan
 
187.252.000.000,00
b.
Retribusi Daerah
 
 
 
1.
Semula
58.705.026.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
14.974.445.000,00
 
 
Jumlah retribusi Daerah setelah Perubahan
 
73.679.471.000,00
c.
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan
 
 
 
1.
Semula
12.000.000.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(4.000.000.000,00)
 
 
Jumlah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan setelah perubahan
 
8.000.000.000,00
d.
Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah
 
 
 
1.
Semula
45.899.917.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
1.632.385.600,00
 
 
Jumlah lain-lain pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
47.532.302.600,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pajak Daerah
 
 
 
1.
Semula
186.882.000.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
370.000.000,00
 
 
Jumlah Pendapatan Asli Daerah setelah Perubahan
 
187.252.000.000,00
b.
Retribusi Daerah
 
 
 
1.
Semula
58.705.026.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
14.974.445.000,00
 
 
Jumlah retribusi Daerah setelah Perubahan
 
73.679.471.000,00
c.
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan
 
 
 
1.
Semula
12.000.000.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(4.000.000.000,00)
 
 
Jumlah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan setelah perubahan
 
8.000.000.000,00
d.
Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah
 
 
 
1.
Semula
45.899.917.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
1.632.385.600,00
 
 
Jumlah lain-lain pendapatan asli daerah setelah perubahan
 
47.532.302.600,00
 
 
 
(3)
Dana Perimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 huruf b terdiri dari jenis pendapatan:
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Dana Bagi Hasil
 
 
 
1.
Semula
87.774.378.908,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(3.311.733.577,00)
 
 
Jumlah Dana Bagi Hasil setelah Perubahan perubahan
 
84.462.645.331,00
b.
Dana Aloksi Umum
 
 
 
1.
Semula
727.564.344.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Dana Alokasi Umum setelah Perubahan
 
727.564.344.000,00
c.
Dana Alokasi Khusus Fisik
 
 
 
1.
Semula
149.445.950.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
75.618.686.000,00
 
 
Jumlah Alokasi Khusus setelah Perubahan
 
225.064.636.000,00
d.
Dana Alokasi Khusus Non Fisik
 
 
 
1.
Semula
185.653.722.400,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(37.104.900.800,00)
 
 
Jumlah Alokasi Khusus setelah Perubahan
 
148.548.821.600,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Dana Bagi Hasil
 
 
 
1.
Semula
87.774.378.908,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(3.311.733.577,00)
 
 
Jumlah Dana Bagi Hasil setelah Perubahan perubahan
 
84.462.645.331,00
b.
Dana Aloksi Umum
 
 
 
1.
Semula
727.564.344.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Dana Alokasi Umum setelah Perubahan
 
727.564.344.000,00
c.
Dana Alokasi Khusus Fisik
 
 
 
1.
Semula
149.445.950.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
75.618.686.000,00
 
 
Jumlah Alokasi Khusus setelah Perubahan
 
225.064.636.000,00
d.
Dana Alokasi Khusus Non Fisik
 
 
 
1.
Semula
185.653.722.400,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(37.104.900.800,00)
 
 
Jumlah Alokasi Khusus setelah Perubahan
 
148.548.821.600,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Dana Bagi Hasil
 
 
 
1.
Semula
87.774.378.908,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(3.311.733.577,00)
 
 
Jumlah Dana Bagi Hasil setelah Perubahan perubahan
 
84.462.645.331,00
b.
Dana Aloksi Umum
 
 
 
1.
Semula
727.564.344.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Dana Alokasi Umum setelah Perubahan
 
727.564.344.000,00
c.
Dana Alokasi Khusus Fisik
 
 
 
1.
Semula
149.445.950.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
75.618.686.000,00
 
 
Jumlah Alokasi Khusus setelah Perubahan
 
225.064.636.000,00
d.
Dana Alokasi Khusus Non Fisik
 
 
 
1.
Semula
185.653.722.400,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(37.104.900.800,00)
 
 
Jumlah Alokasi Khusus setelah Perubahan
 
148.548.821.600,00
 
 
 
(4)
Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri dari pendapatan
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Hibah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
39.039.797.000,00
 
 
Jumlah Dana Hibah setelah Perubahan
 
39.039.797.000,00
b.
Dana Darurat
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Dana Darurat setelah Perubahan
 
0,00
c.
Dana Bagi hasil Pajak
 
 
 
1.
Semula
73.737.652.691,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
3.443.333.553,00
 
 
Jumlah Bagi hasil pajak setelah Perubahan
 
77.180.986.244,00
d.
Dana Penyesuaian dan Otonomi khusus
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Penyesuaian dan Otonomi khusus setelah Perubahan
 
0,00
e.
Bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainya
 
 
 
1.
Semula
4.385.100.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainya setelah Perubahan
 
4.385.100.000,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Hibah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
39.039.797.000,00
 
 
Jumlah Dana Hibah setelah Perubahan
 
39.039.797.000,00
b.
Dana Darurat
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Dana Darurat setelah Perubahan
 
0,00
c.
Dana Bagi hasil Pajak
 
 
 
1.
Semula
73.737.652.691,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
3.443.333.553,00
 
 
Jumlah Bagi hasil pajak setelah Perubahan
 
77.180.986.244,00
d.
Dana Penyesuaian dan Otonomi khusus
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Penyesuaian dan Otonomi khusus setelah Perubahan
 
0,00
e.
Bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainya
 
 
 
1.
Semula
4.385.100.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainya setelah Perubahan
 
4.385.100.000,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Hibah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
39.039.797.000,00
 
 
Jumlah Dana Hibah setelah Perubahan
 
39.039.797.000,00
b.
Dana Darurat
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Dana Darurat setelah Perubahan
 
0,00
c.
Dana Bagi hasil Pajak
 
 
 
1.
Semula
73.737.652.691,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
3.443.333.553,00
 
 
Jumlah Bagi hasil pajak setelah Perubahan
 
77.180.986.244,00
d.
Dana Penyesuaian dan Otonomi khusus
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Penyesuaian dan Otonomi khusus setelah Perubahan
 
0,00
e.
Bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainya
 
 
 
1.
Semula
4.385.100.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainya setelah Perubahan
 
4.385.100.000,00
 
 
 

Pasal 3

(1)
Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 terdiri dari:
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja Tidak Langsung
 
 
 
1.
Semula
849.192.561.646,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(6.407.137.413,00)
 
 
Jumlah Belanja Tidak Langsung setelah Perubahan
 
842.785.424.233,00
b.
Belanja Langsung
 
 
 
1.
Semula
766.677.736.091,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
102.559.694.996,00
 
 
Jumlah Belanja Langsung setelah Perubahan
 
869.237.431.087,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja Tidak Langsung
 
 
 
1.
Semula
849.192.561.646,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(6.407.137.413,00)
 
 
Jumlah Belanja Tidak Langsung setelah Perubahan
 
842.785.424.233,00
b.
Belanja Langsung
 
 
 
1.
Semula
766.677.736.091,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
102.559.694.996,00
 
 
Jumlah Belanja Langsung setelah Perubahan
 
869.237.431.087,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja Tidak Langsung
 
 
 
1.
Semula
849.192.561.646,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(6.407.137.413,00)
 
 
Jumlah Belanja Tidak Langsung setelah Perubahan
 
842.785.424.233,00
b.
Belanja Langsung
 
 
 
1.
Semula
766.677.736.091,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
102.559.694.996,00
 
 
Jumlah Belanja Langsung setelah Perubahan
 
869.237.431.087,00
 
 
 
(2)
Belanja Tidak Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis belanja:
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja Pegawai
 
 
 
1.
Semula
830.306.870.396,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(7.230.903.620,00)
 
 
Jumlah Belanja pegawai setelah Perubahan
 
823.075.966.776,00
b.
Belanja Bunga
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Belanja bunga setelah Perubahan
 
0,00
c.
Belanja Subsidi
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
321.744.000,00
 
 
Jumlah Belanja subsidi setelah Perubahan
 
321.744.000,00
d.
Belanja Hibah
 
 
 
1.
Semula
9.820.750.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
100.000.000,00
 
 
Jumlah Belanja hibah setelah Perubahan
 
9.820.750.000,00
e.
Belanja Bantuan Sosial
 
 
 
1.
Semula
2.367.000.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(100.000.000,00)
 
 
Jumlah Belanja bantuan sosial setelah Perubahan
 
2.267.000.000,00
f.
Belanja Bagi Hasil
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Belanja bagi hasil setelah Perubahan
 
0,00
g.
Belanja Bantuan Keuangan
 
 
 
1.
Semula
5.677.232.400,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Belanja bantuan keuangan setelah Perubahan
 
5.677.232.400,00
h.
Belanja Tidak Terduga
 
 
 
1.
Semula
1.020.708.850,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
502.022.207,00
 
 
Jumlah Belanja tidak terduga setelah Perubahan
 
1.522.731.057,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja Pegawai
 
 
 
1.
Semula
830.306.870.396,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(7.230.903.620,00)
 
 
Jumlah Belanja pegawai setelah Perubahan
 
823.075.966.776,00
b.
Belanja Bunga
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Belanja bunga setelah Perubahan
 
0,00
c.
Belanja Subsidi
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
321.744.000,00
 
 
Jumlah Belanja subsidi setelah Perubahan
 
321.744.000,00
d.
Belanja Hibah
 
 
 
1.
Semula
9.820.750.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
100.000.000,00
 
 
Jumlah Belanja hibah setelah Perubahan
 
9.820.750.000,00
e.
Belanja Bantuan Sosial
 
 
 
1.
Semula
2.367.000.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(100.000.000,00)
 
 
Jumlah Belanja bantuan sosial setelah Perubahan
 
2.267.000.000,00
f.
Belanja Bagi Hasil
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Belanja bagi hasil setelah Perubahan
 
0,00
g.
Belanja Bantuan Keuangan
 
 
 
1.
Semula
5.677.232.400,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Belanja bantuan keuangan setelah Perubahan
 
5.677.232.400,00
h.
Belanja Tidak Terduga
 
 
 
1.
Semula
1.020.708.850,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
502.022.207,00
 
 
Jumlah Belanja tidak terduga setelah Perubahan
 
1.522.731.057,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja Pegawai
 
 
 
1.
Semula
830.306.870.396,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(7.230.903.620,00)
 
 
Jumlah Belanja pegawai setelah Perubahan
 
823.075.966.776,00
b.
Belanja Bunga
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Belanja bunga setelah Perubahan
 
0,00
c.
Belanja Subsidi
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
321.744.000,00
 
 
Jumlah Belanja subsidi setelah Perubahan
 
321.744.000,00
d.
Belanja Hibah
 
 
 
1.
Semula
9.820.750.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
100.000.000,00
 
 
Jumlah Belanja hibah setelah Perubahan
 
9.820.750.000,00
e.
Belanja Bantuan Sosial
 
 
 
1.
Semula
2.367.000.000,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
(100.000.000,00)
 
 
Jumlah Belanja bantuan sosial setelah Perubahan
 
2.267.000.000,00
f.
Belanja Bagi Hasil
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Belanja bagi hasil setelah Perubahan
 
0,00
g.
Belanja Bantuan Keuangan
 
 
 
1.
Semula
5.677.232.400,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah Belanja bantuan keuangan setelah Perubahan
 
5.677.232.400,00
h.
Belanja Tidak Terduga
 
 
 
1.
Semula
1.020.708.850,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
502.022.207,00
 
 
Jumlah Belanja tidak terduga setelah Perubahan
 
1.522.731.057,00
 
 
 
(3)
Belanja Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis belanja:
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja pegawai
 
 
 
1.
Semula
62.364.050.675,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
6.387.646.443,00
 
 
Jumlah Belanja pegawai setelah Perubahan
 
68.751.697.118,00
b.
Belanja Barang dan jasa
 
 
 
1.
Semula
343.082.863.152,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
7.752.731.722,00
 
 
Jumlah Belanja barang dan jasa setelah Perubahan
 
350.835.594.874,00
c.
Belanja Modal
 
 
 
1.
Semula
361.230.822.264,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
88.419.316.831,00
 
 
Jumlah Belanja subsidi setelah Perubahan
 
449.650.139.095,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja pegawai
 
 
 
1.
Semula
62.364.050.675,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
6.387.646.443,00
 
 
Jumlah Belanja pegawai setelah Perubahan
 
68.751.697.118,00
b.
Belanja Barang dan jasa
 
 
 
1.
Semula
343.082.863.152,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
7.752.731.722,00
 
 
Jumlah Belanja barang dan jasa setelah Perubahan
 
350.835.594.874,00
c.
Belanja Modal
 
 
 
1.
Semula
361.230.822.264,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
88.419.316.831,00
 
 
Jumlah Belanja subsidi setelah Perubahan
 
449.650.139.095,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Belanja pegawai
 
 
 
1.
Semula
62.364.050.675,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
6.387.646.443,00
 
 
Jumlah Belanja pegawai setelah Perubahan
 
68.751.697.118,00
b.
Belanja Barang dan jasa
 
 
 
1.
Semula
343.082.863.152,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
7.752.731.722,00
 
 
Jumlah Belanja barang dan jasa setelah Perubahan
 
350.835.594.874,00
c.
Belanja Modal
 
 
 
1.
Semula
361.230.822.264,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
88.419.316.831,00
 
 
Jumlah Belanja subsidi setelah Perubahan
 
449.650.139.095,00
 
 
 

Pasal 4

(1)
Pembiayaan Daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 terdiri dari:
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Penerimaan sejumlah
 
 
 
1.
Semula
83.822.206.738,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
46.228.306.460,00
 
 
Jumlah penerimaan setelah Perubahan
 
130.050.513.198,00
b.
Pengeluaran sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
40.737.761.653,00
 
 
Jumlah pengeluaran setelah Perubahan
 
40.737.761.653,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Penerimaan sejumlah
 
 
 
1.
Semula
83.822.206.738,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
46.228.306.460,00
 
 
Jumlah penerimaan setelah Perubahan
 
130.050.513.198,00
b.
Pengeluaran sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
40.737.761.653,00
 
 
Jumlah pengeluaran setelah Perubahan
 
40.737.761.653,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Penerimaan sejumlah
 
 
 
1.
Semula
83.822.206.738,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
46.228.306.460,00
 
 
Jumlah penerimaan setelah Perubahan
 
130.050.513.198,00
b.
Pengeluaran sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
40.737.761.653,00
 
 
Jumlah pengeluaran setelah Perubahan
 
40.737.761.653,00
 
 
 
(2)
Penerimaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pembiayaan:
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
SILPA tahun anggaran sebelumnya sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah SILPA tahun anggaran sebelumnya setelah Perubahan
 
0,00
b.
Pencairan dana cadangan sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah pencairan dana cadangan setelah Perubahan
 
0,00
c.
Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan setelah Perubahan
 
0,00
d.
Penerimaan pinjaman daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah penerimaan pinjaman daerah setelah Perubahan
 
0,00
e.
Penerimaan kembali pemberian pinjaman sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah penerimaan kembali pemberian pinjaman setelah Perubahan
 
0,00
f.
Penerimaan piutang daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah piutang daerah setelah Perubahan
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
SILPA tahun anggaran sebelumnya sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah SILPA tahun anggaran sebelumnya setelah Perubahan
 
0,00
b.
Pencairan dana cadangan sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah pencairan dana cadangan setelah Perubahan
 
0,00
c.
Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan setelah Perubahan
 
0,00
d.
Penerimaan pinjaman daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah penerimaan pinjaman daerah setelah Perubahan
 
0,00
e.
Penerimaan kembali pemberian pinjaman sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah penerimaan kembali pemberian pinjaman setelah Perubahan
 
0,00
f.
Penerimaan piutang daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah piutang daerah setelah Perubahan
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
SILPA tahun anggaran sebelumnya sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah SILPA tahun anggaran sebelumnya setelah Perubahan
 
0,00
b.
Pencairan dana cadangan sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah pencairan dana cadangan setelah Perubahan
 
0,00
c.
Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan setelah Perubahan
 
0,00
d.
Penerimaan pinjaman daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah penerimaan pinjaman daerah setelah Perubahan
 
0,00
e.
Penerimaan kembali pemberian pinjaman sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah penerimaan kembali pemberian pinjaman setelah Perubahan
 
0,00
f.
Penerimaan piutang daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)                
0,00
 
 
Jumlah piutang daerah setelah Perubahan
 
0,00
 
 
 
(3)
Pengeluaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis pembiayaan:
 
 
 
 
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pembentukan dana cadangan sejumlah:
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembentukan dana cadangan setelah perubahan
 
0,00
b.
Penyertaan modal (investasi) Pemerintah Daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah penyertaan modal (investasi) daerah setelah Perubahan
 
0,00
c.
Pembayaran utang Pihak Ketiga sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembayaran cicilan pokok hutang yang jatuh tempo setelah Perubahan
 
0,00
d.
Pemberian pinjaman daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pemberian pinjaman daerah dan obligasi daerah setelah Perubahan
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pembentukan dana cadangan sejumlah:
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembentukan dana cadangan setelah perubahan
 
0,00
b.
Penyertaan modal (investasi) Pemerintah Daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah penyertaan modal (investasi) daerah setelah Perubahan
 
0,00
c.
Pembayaran utang Pihak Ketiga sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembayaran cicilan pokok hutang yang jatuh tempo setelah Perubahan
 
0,00
d.
Pemberian pinjaman daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pemberian pinjaman daerah dan obligasi daerah setelah Perubahan
 
0,00
Uraian
Jumlah
(Rp)
a.
Pembentukan dana cadangan sejumlah:
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembentukan dana cadangan setelah perubahan
 
0,00
b.
Penyertaan modal (investasi) Pemerintah Daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah penyertaan modal (investasi) daerah setelah Perubahan
 
0,00
c.
Pembayaran utang Pihak Ketiga sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pembayaran cicilan pokok hutang yang jatuh tempo setelah Perubahan
 
0,00
d.
Pemberian pinjaman daerah sejumlah
 
 
 
1.
Semula
0,00
 
 
2.
Bertambah/(berkurang)
0,00
 
 
Jumlah pemberian pinjaman daerah dan obligasi daerah setelah Perubahan
 
0,00
 
 
 

Pasal 5

Uraian mengantisipasi pendanaan keadaan darurat termasuk belanja untuk kepentingan mendesak harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
a.
Bukan merupakan kegiatan normal dari aktivitas pemerintah daerah dan tidak dapat diprediksi sebelumnya
b.
Tidak diharapkan terjadi secara berulang
c.
Berada diluar kendali dan pengaruh pemerintah daerah
d.
Memiliki dampak yang signifikan terhadap anggaran dalam rangka pemulihan yang disebabkan oleh kondisi darurat
 
 
 

Pasal 6

Uraian lebih lanjut Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini, terdiri dari:
a.
Lampiran I
:
Ringkasan Perubahan APBD;
b.
Lampiran II
:
Ringkasan Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah dan Organisasi SKPD;
c.
Lampiran III
:
Rincian Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan;
d.
Lampiran IV
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, Program dan Kegiatan;
e.
Lampiran V
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja Daerah untuk Keselarasan dan Keterpaduan Urusan Pemerintah Daerah dan Fungsi Dalam;
 
 
 
kerangka Pengelolaan Keuangan Negara;
f.
Lampiran VI
:
Daftar Perubahan jumlah Pegawai Per Golongan dan Per Jabatan;
g.
Lampiran VII
:
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah;
h.
Lampiran VIII
:
Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran sebelumnya yang belum diselesaikan dan dianggarkan kembali dalam tahun anggaran ini;
i.
Lampiran IX
:
Daftar Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah.
a.
Lampiran I
:
Ringkasan Perubahan APBD;
b.
Lampiran II
:
Ringkasan Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah dan Organisasi SKPD;
c.
Lampiran III
:
Rincian Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan;
d.
Lampiran IV
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, Program dan Kegiatan;
e.
Lampiran V
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja Daerah untuk Keselarasan dan Keterpaduan Urusan Pemerintah Daerah dan Fungsi Dalam;
 
 
 
kerangka Pengelolaan Keuangan Negara;
f.
Lampiran VI
:
Daftar Perubahan jumlah Pegawai Per Golongan dan Per Jabatan;
g.
Lampiran VII
:
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah;
h.
Lampiran VIII
:
Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran sebelumnya yang belum diselesaikan dan dianggarkan kembali dalam tahun anggaran ini;
i.
Lampiran IX
:
Daftar Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah.
a.
Lampiran I
:
Ringkasan Perubahan APBD;
b.
Lampiran II
:
Ringkasan Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah dan Organisasi SKPD;
c.
Lampiran III
:
Rincian Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan;
d.
Lampiran IV
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi SKPD, Program dan Kegiatan;
e.
Lampiran V
:
Rekapitulasi Perubahan Belanja Daerah untuk Keselarasan dan Keterpaduan Urusan Pemerintah Daerah dan Fungsi Dalam;
 
 
 
kerangka Pengelolaan Keuangan Negara;
f.
Lampiran VI
:
Daftar Perubahan jumlah Pegawai Per Golongan dan Per Jabatan;
g.
Lampiran VII
:
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah;
h.
Lampiran VIII
:
Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran sebelumnya yang belum diselesaikan dan dianggarkan kembali dalam tahun anggaran ini;
i.
Lampiran IX
:
Daftar Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah.
 
 
 

Pasal 7

Walikota menetapkan Peraturan tentang Perubahan Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagai landasan Operasional Pelaksanaan.
 
 
 

Pasal 8

Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
 
 
 
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kota Jambi.
 
 
 
Ditetapkan di Jambi
pada tanggal, 17 Oktober 2016
WALIKOTA JAMBI,
ttd.
SYARIF FASHA

Diundangkan di Jambi
Pada Tanggal, 17 Oktober 2016
SEKRETARIS DAERAH KOTA JAMBI,
ttd.
DARU PRATOMO

LEMBARAN DAERAH KOTA JAMBI TAHUN 2016 NOMOR 15
Background
Menemukan kesalahan ketik? Klik di sini agar kami dapat memperbaikinya.